http://ricke-ordinarykitchen.blogspot.co.id/
Tampilkan postingan dengan label Jajanan Pasar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jajanan Pasar. Tampilkan semua postingan
Selasa, 10 April 2018
Putu Ayu Ketan Item
Kebetulan kemarin ini dapat orderan 100 pcs putu ayu ketan item. Ada sisa beberapa biji ya sudah lumayan buat cemilan sore-sore. Resepnya pakai resep putu ayu biasa (pandan) cuma telurnya aku kurangi jadi hanya 3 butir saja. Rasanya? Enakkk deh, legit dan harum khas ketan item.
Klo putu ayu yang dari terigu bertekstur empuk, klo yang dari ketan item bertekstur legit. Kelapanya saya kukus dulu bersama daun pandan, garam dan vanili. Santannya juga saya masak dahulu bersama daun pandan dan vanili. Jadi lebih awet dan wangi ^__^
Yang mau coba silahkan, ini dia resepnya... Yang gak mau ribet silahkan, pesan saja pada saya ^__*
Putu Ayu Ketan Item
by Ricke 'Bunda Nadhifa' Indriani
Bahan:
250 gram tepung ketan hitam
3 butir telur ukuran besar
150 gram gula pasir (klo suka lebih manis bisa pakai 200 gram)
1 sdt emulsifier
1/8 sdt garam (sejumput saja)
200 ml santan sedang yang sudah dimasak bersama pandan dan vanili (lebihkan sedikit jumlah santannya sebelum dimasak karena setelah matang akan sedikit menyusut, takar 200 ml setelah matang), dinginkan
Bahan kelapa parut:
200 gram kelapa parut
2 lembar daun pandan, sobek-sobek
1/4 sdt garam
1/4 sdt vanili
---> Kukus semuanya selama 10 menit, dinginkan
Cara membuat:
1. Panaskan kukusan/klakat. Siapkan cetakan kue, olesi dengan minyak goreng tipis-tipis. Padatkan kelapa parut secukupnya di dasar cetakan. Sisihkan.
2. Kocok telur, gula pasir, emulsifier dan garam hingga putih, kental dan kaku dengan mixer kecepatan tinggi. Masukkan tepung ketan hitam sedikit demi sedikit sambil diaduk rata atau dikocok dg mixer kecepatan paling rendah.
3. Masukkan santan. Aduk rata. Tuang ke dalam cetakan sampai hampir penuh. Kukus selama 10 menit dengan api sedang. Keluarkan dari cetakan.
Selamat mencoba :)
Minggu, 08 April 2018
CKUE CTALAM CLABU CKUNING
Kue talam ini bermacam-macam. Biasanya terdiri minimal 2 lapis atau ada juga yang tiga lapis. Lapisan atas umumnya berwarna putih dengan rasa gurih santan atau ada juga yang berwarna coklat karena memakai gula merah. Di Indonesia lebih terkenal yang dibuat di cetakan mangkuk kecil-kecil ini (cetakan cucing), sedangkan di Malaysia kue talamnya dibuat di loyang dan dipotong-potong sebelum disajikan. Yang ini jenis talam manis, ada juga talam gurih seperti talam ebi.
Kue talam manis ada yang menggunakan umbi-umbian (ubi, talas, kentang, labu kuning, singkong, dsb) dan ada juga yang tanpa umbi. Bila membuat talam yang tanpa umbi biasanya saya menggunakan campuran tepung beras dan tepung sagu. Tepung beras untuk membuat kue menjadi lembut dan tepung sagu untuk efek agak kenyal.
Tapi untuk kue talam yang menggunakan umbi saya hanya menggunakan tepung sagu atau tapioka saja, karena umbi yang ditambahkan ke adonan sudah membuat kue menjadi lembut. Kemarin saat membuat saya sedang tidak punya tapioka, jadi saya subtitusi dengan tepung pati kentang/aci kentang (potato starch powder). Hasilnya hampir sama, hanya saja menurut saya lebih pas kenyalnya jika pakai tepung sagu/tapioka.
Kue talam ini biasanya menjadi salah satu jenis kue yang suka dipesan untuk isi snackbox. Di Indonesia biasanya jika membuat yang memakai umbi, saya pakai ubi kuning. Ini resep yang saya pakai ya... Saya kemarin hanya bikin setengah resep di bawah ini ya, karena yang makan cuma bertiga saja :)
Kue Talam Labu Kuning
by Ricke Indriani
Lapisan Kuning (Bawah):
500 gram labu kuning, dikukus
300 ml santan sedang, matang (lebihkan sedikit saat membuat santan mentah, setelah matang ditakar menjadi 300 ml)
1/2 sdt garam
150 gram tepung sagu/tapioka
175 gram gula pasir (silahkan ditambah jika suka lebih manis)
1/2 sdt vanili bubuk
Lapisan Putih (Atas):
400 ml santan kental matang
1/2 sdt garam
60 gram tepung beras
40 gram tepung sagu/tapioka
2 sdm gula pasir
1/4 sdt vanili bubuk
Cara membuat:
1. Panaskan dandang kukusan/klakat. Jika memakai dandang biasa, lapisi tutupnya dengan serbet bersih.
2. Lapisan bawah (kuning): Blender labu kuning dan setengah bagian santan sampai benar-benar halus. Tuang ke dalam wadah/baskom. Masukkan tepung sagu/tapioka, garam, gula pasir dan vanili bubuk. Aduk rata dengan hand whisk. Masukkan sisa santan sambil diaduk rata hingga adonan licin. Tuang ke dalam cetakan yang sudah diolesi sedikit minyak goreng. Isi sampai 2/3 tinggi cetakan. Kukus 10 menit.
2. Lapisan atas (putih): Campur dan aduk rata semua bahan. Tuang ke atas lapisan bawah (kuning) tadi. Kukus kembali 10 menit atau hingga lapisan atas 'set' (memadat). Angkat. Biarkan sampai agak hangat dalam cetakan lalu keluarkan.
Note: Kadar air dalam labu kuning yang digunakan bisa berbeda-beda. Kebetulan saya menggunakan labu kuning yang kadar airnya sudah cukup banyak dan lembek setelah dikukus (labu kuning yang kecil, kulit luarnya hijau). Tapi ada juga jenis labu kuning yang kadar airnya lebih sedikit dan setelah dikukus bertekstur legit. Jumlah santan pada lapisan kuning bisa disesuaikan, adonan akhir cukup kentalnya, tidak terlalu encer dan juga tidak terlalu berat.
Selamat mencoba :)
Sabtu, 07 April 2018
CCILOK (CACI CDICOLOK)
Teman-teman di Korea banyak yang lagi pada terkena virus cilok, gara-gara beberapa waktu yang lalu saya upload foto cilok fresh from the steamer di Facebook, hihihiii... Waktu ada Muslimah Taklim Seoul bulanan yang bulan September ini diadakan di Anseong, saya pun menyuguhkan cilok ini sebagai salah satu hidangan untuk menjamu teman-teman yang datang ke Taklim, hehehe...
Cilok yang dibikin 3 minggu yang lalu sekitar minggu pertama September, tapi baru mejeng sekarang. Tiba-tiba saja pengen makan cilok. Bahan-bahan ada semua jadi langsung eksekusi.
Kata Abinya Nadhifa ini namanya K-Lok alias Korean Cilok, karena isinya pake odeng (korean fish cake) :D
Cilok bisa plain saja tanpa isi, atau mau diisi sesuai selera, bisa daging ayam cincang, lemak/gajih, telur rebus yang dipotong-potong, abon, tempe, omcom, suka-suka lah ya.
Bagi mungkin yang belum tau, cilok ini salah satu jajanan tradisional dari Jawa Barat yang terbuat dari aci (kanji/tapioka). Mengingatkan kita akan masa kecil karena suka sekali beli cilok ini. Yah masih saudara sama cireng dan cimol, hihiii... Biar gak dibilang cuma makan aci, jadi cilok ini bisa diberi isian juga sesuka hati ^^
Resep dulu banget sudah pernah saya posting di blog. Yang mau bikin silahkan ini resepnya ya...
CILOK
by Ricke Indriani
Bahan:
200 gram tepung sagu tani atau tapioka
200 gram terigu protein sedang
2 siung bawang putih, haluskan
1 sdt garam
1 sdt kaldu bubuk (optional)
1/4 sdt merica bubuk
1 sdt gula pasir
400 ml air (bila ingin lebih gurih bisa pakai air kaldu ayam)
2 batang daun bawang, iris halus
Isi sesuai selera, atau tanpa isi
Air di panci untuk merebus cilok
Cara membuat:
1. Campurkan tepung sagu tani/tapioka dan terigu. Tambahkan daun bawang. Aduk rata dan sisihkan.
2. Campurkan air, bawang putih halus, garam, kaldu bubuk, merica bubuk dan gula pasir. Masak hingga mendidih.
3. Panas-panas tuangkan air rebusan tadi bertahap ke dalam campuran tepung, sambil diaduk rata menggunakan sendok kayu (jangan pake tangan yaaa, ntar kepanasan, hihihiii...). Bila dirasa adonan sudah kalis dan bisa dipulung dan air masih bersisa, hentikan penambahan air.
4. Biarkan sampai agak hangat. Ambil sedikit adonan, beri isi dan bulatkan sebesar bakso. Lakukan hingga adonan habis.
5. Didihkan air yang banyak dalam panci, rebus cilok hingga mengambang dan biarkan sekitar 10-15 menit mengambang. Angkat. Kemudian kukus cilok hingga empuk dan matang.
Bumbu saus kacang:
100 gram kacang tanah, digoreng, dihaluskan
3 siung bawang putih utuh, goreng sebentar
5 buah cabai merah (atau sesuai selera)
2 lembar daun jeruk
Garam, merica bubuk dan gula pasir secukupnya (cicipi saja sesuai selera)
500 ml air
Perasan air jeruk nipis/lemon (bila suka)
Pelengkap: Saus sambal botolan dan kecap manis
Cara membuat:
Campur kacang tanah halus, bawang putih, cabai merah dan air. Blender hingga bumbu halus merata. Tambahkan daun jeruk dan masak di atas api sampai mendidih, mengental dan keluar minyaknya. Beri garam, merica bubuk dan gula pasir. Cicipi. Beri sedikit perasan air jeruk nipis/lemon. Angkat.
Sajikan cilok dengan bumbu saus kacang dan pelengkapnya. Nikmati cilok sambil dicolok :D
Selamat mencoba ^_^
Kamis, 05 April 2018
TAHU ACI KHAS TEGAL
Tahu aci ini adalah salah satu makanan khas Tegal, Jawa Tengah, masih saudaraan sama cireng deh ya, soalnya sama-sama judulnya aci yang digoreng, bedanya tahu aci pakai tahu. Adonan acinya juga berbeda dengan cireng, kalau cireng adonannya lebih kering dan mudah dibentuk, sedangkan tahu aci adonannya lebih lembek dan mudah disendoki. Selain tahu aci, di Tegal juga ada yang namanya tahu pletok, mirip dengan tahu aci ini tapi teksturnya lebih renyah. Pada tahu pletok, tahu dibelah tipis lalu dibentangkan, kemudian adonan acinya ditempelkan di salah satu sisi permukaan tahunya dan digoreng.
Aslinya tahu aci ini menggunakan tahu kuning ukuran satuan kecil yang dibelah melintang diagonal jadi bentuk segitiga, lalu ditempeli adonan aci dan digoreng. Tapi yang saya bikin ini menggunakan tahu kulit karena yang lagi ada stok di rumah itu, ada tahu putih cuma 1 bungkus (yang ukuran besar standar) dan tidak cukup untuk dipakai seluruh adonan. Jadi tahu putihnya saya pakai untuk campuran adonan saja, sedangkan untuk menempelkan adonan acinya saya pakai tahu kulit. Terinspirasi juga dari Mba Citra di Kumamoto, Jepang yang membuat tahu aci ini memakai tahu kulit juga. Hasilnya tahunya jadi lebih renyah. Terima kasih inspirasinya ya Mba :)
Buat penggemar gorengan dari aci seperti saya, makan tahu ini gak kerasa bisa habis banyak, hehehe... cocol terus pokoknya :D . Tahu aci ini bisa disajikan dengan cabai rawit atau sambal kecap untuk cocolan. Next time mau bikin lagi pakai tahu putih yang biasa saya pakai untuk bikin siomay dan batagor disini. Tahu aci ini lebih enak dinikmati fresh selagi masih hangat karena teksturnya masih ada renyahnya, setelah dingin memang jadi tidak serenyah saat masih fresh tapi tenang saja acinya (cirengnya) tidak menjadi keras walau sudah dingin lho, tetap kenyal dan empuk digigitnya ^_^
Yang mau mencoba untuk membuatnya, berikut resepnya ya... Inshaa Allah mudah untuk dipraktekkan dan yang terpenting tahu aci ini saat digoreng tidak perlu takut akan meletus atau loncat dari penggorengan kok, hehehee...
TAHU ACI KHAS TEGAL
15-20 buah tahu kuning ukuran kecil satuan, dibelah melintang diagonal membentuk segitiga (hasil jadi 30-40 buah) ~ saya pakai tahu kulit
*bila tahunya tawar, bisa diberi sedikit garam dan merica bubuk lalu diamkan sebentar agar meresap, siap dipakai
2 buah tahu kuning/putih kecil ukuran kecil, haluskan ~ saya pakai setengah bagian tahu putih ukuran besar standar
150 gram aci/tapioka/sagu tani
50 gram terigu protein sedang/all purpose
5 siung bawang putih, haluskan
1,5 sdt garam (kalau suka lebih asin bisa pakai 2 sdt)
1 sdt merica bubuk
1 sdt gula pasir
50 ml air
4 batang daun bawang kecil atau daun kucai, iris halus
Minyak goreng yang banyak untuk menggoreng
Cara membuat:
1. Campur tahu kuning/putih yang dihaluskan, tepung aci/tapioka/sagu tani dan terigu. Aduk hingga tercampur rata. Sisihkan.
2. Campur air, bawang putih halus, garam, merica bubuk dan gula pasir. Panaskan di atas kompor hingga mendidih pertama kali.
3. Tuang campuran air mendidih ini ke campuran tahu dan tepung tadi. Aduk rata dengan sendok hingga membentuk adonan yang lembek. Adonan bertekstur lembek dan mudah disendokkan, tapi tidak terlalu cair/runny dan juga tidak kering seperti adonan cireng. Bila dirasa masih terlalu kering, bisa ditambahkan air sedikit demi sedikit karena kelembekan adonan juga tergantung kadar air dari tahu yang dipakai.
4. Tambahkan daun bawang atau daun kucai, aduk rata.
5. Tempelkan adonan aci pada tahu yang telah disiapkan. Lakukan hingga adonan habis.
6. Panaskan minyak goreng yang banyak dengan api sedang, goreng tahu aci hingga matang dan kecoklatan. Angkat dan sajikan dengan cabai rawit atau sambal kecap.
Sambal kecap:
5 sdm kecap manis
1 sdm saus sambal
1 siung bawang putih, haluskan/parut
Cabai rawit merah sesuai selera pedasnya, diiris dan digerus kasar dengan sendok agar keluar pedasnya
3 buah bawang merah, dipotong-potong
Sedikit perasan air jeruk nipis atau cuka makan
Bila terlalu kental bisa ditambahkan 1 sdm air matang
---> Campur semua bahan jadi satu dan siap menjadi sambal cocolan tahu aci
Tahu aci ini juga bisa disajikan dengan saus sambal kacang, jadinya batagor aci deh. Tahu acinya bedol desa dari Jawa Tengah ke Jawa Barat donk soalnya jadi batagor, hehee... Enak juga lho. Selamat mencoba! ^_^
Rabu, 04 April 2018
DADAR GULUNG
Bismillah... setelah beberapa bulan tidak update blog, disempatkan lagi untuk menengok blog yang sudah berdebu ini (*sambil nyapuin debu). Kali ini mau sharing resep dadar gulung yang biasa saya pakai. Disingkat darlung alias dadar gulung, kalau disingkat darling nanti jadinya dadar guling (halah!). Dadar gulung ini biasanya saya gunakan untuk salah satu isian snack box atau pesanan kue nampan/tampah. Buat teman ngeteh sore hari, why not?
Kali ini saya share dadar gulung original ya, yaitu dadar gulung dengan kulit yang hijau, isi unti kelapa dan gula merah (atau kalau mau putih pakai gula pasir saja). Kulit dadar gulungnya bisa dimodifikasi misalnya menjadi coklat, pink, bermotif, dan lain-lain. Isinya juga bisa diganti, misalnya pisang keju/coklat, vla keju, vla buah, cream cheese, atau yang lainnya. Tapi kali ini khusus share yang original dulu yaaa.. ini juga fotonya sudah lama (6 bulan yang lalu saya motretnya, lebihan pesanan).
Trik khusus untuk membuat kulit dadar gulung yang berpori dan bopeng-bopeng khas dadar gulung adalah pada panas wajan/pan yang dipakai untuk membuat dadar kulitnya. Wajan/pan harus sudah dalam keadaan panas, jadi begitu adonan dituang langsung 'cessssss' adonan bagian bawahnya akan bergejolak dan membentuk gelembung-gelembung pori yang akhirnya membuat kulit jadi bopeng-bopeng. Kalau wajan/pan yang digunakan kurang panas, maka kulit dadar gulung akan mulus saja tanpa bopeng (kalau wajah sih pasti pada pengennya mulus ya, hehee..). Hmmmm... jajanan pasar Indonesia itu kayaknya sebagian besar kalau dilihat dari bahan-bahannya memang mudah, tapi proses membuatnya itu yang agak tricky ya.
By the way, dadar gulung ini kalau membuatnya di Korea sini (dan juga di negara lain yang tidak familiar dengan bahan-bahannya) jadinya mahal modalnya bow! Ya iya, santannya mahal, kelapa parutnya mahal, gula merahnya mahal, pandannya mahal, yuhuuuu... So precious deh pokoknya itu bahan-bahannya, hehee... Bersyukur masih bisa makan si darlung ini ^^
DADAR GULUNG
(Indonesian Green Pancake Roll Stuffed with Grated Coconut and Palm Sugar)
by Ricke Indriani
Bahan kulit dadar:
250 gram terigu protein sedang
1/2 sdt garam
2 butir telur, kocok lepas
700 ml santan encer matang
1-2 sdt pasta pandan (sesuaikan dengan keinginan warna hijaunya)
Margarin secukupnya untuk olesan wajan dadar
Bahan unti kelapa:
200 gram kelapa parut kasar (jika menggunakan kelapa parut segar, pilih yang setengah tua)
100 gram gula merah
50 gram gula pasir (jika ingin unti berwarna putih, skip gula merah dan pakai 100 gram gula pasir semua)
1/2 sdt garam
100 ml air
1 lembar daun pandan, sobek-sobek
1/4 sdt vanili bubuk
Cara membuat:
Kulit Dadar:
1. Campur terigu dan garam, buat lubang di tengahnya lalu tuang telur dan santan sedikit demi sedikit sambil diaduk rata menggunakan hand whisker hingga adonan licin. Saring. Tambahkan pasta pandan. Aduk rata.
2. Panaskan wajan/pan datar diameter 18-20 cm (saya menggunakan wajan teflon). Setelah benar-benar panas, olesi wajan/pan dengan margarin tipis (gunakan kuas silikon ya). Tuang 1 sendok sayur ukuran sedang (sesuaikan dengan ukuran wajan/pan agar hasilnya tidak terlalu tebal). Masak hingga matang dan permukaannya tidak lengket bila disentuh. Angkat. Lakukan hingga adonan habis. Dinginkan.
Unti Kelapa:
1. Panaskan air, gula merah, gula pasir, garam dan daun pandan. Masak dan aduk-aduk hingga gula larut. Masukkan kelapa parut. Aduk-aduk hingga airnya menyerap semua (kelapa jangan terlalu kering dan jangan terlalu basah). Tambahkan vanili bubuk. Aduk rata. Angkat dan dinginkan.
Penyelesaian:
Ambil selembar kulit dadar, beri isi unti kelapa. Lipat dan gulung. Lakukan hingga habis.
Tips:
- Jika ingin menggunakan pewarna hijau alami, bisa membuat dari juice daun suji dan daun pandan yang diblender bersama air dan disaring. Ambil 50-100 ml juice-nya dan kurangi jumlah santan yang dipakai sesuai dengan jumlah juice yang ditambahkan.
- Pastikan adonan yang dibuat licin tanpa bergerindil (disarankan disaring)
- Pastikan wajan/pan sudah benar-benar panas saat adonan dituang agar kulit dadar yang dihasilkan berpori/bopeng-bopeng khas dadar gulung.
- Sesuaikan takaran adonan saat dituang dengan ukuran wajan/pan yang digunakan agar kulit tidak terlalu tebal (susah digulung).
- Jangan memasak kulit dadar terlalu lama agar kulit tidak kering dan warnanya tetap hijau cantik.
- Setelah jadi, sebaiknya simpan dadar gulung dalam wadah tertutup atau bungkus satu persatu dengan plastik bening agar kulitnya tidak cepat kering terkena udara terbuka
Selamat mencoba ^_^
Kamis, 22 Maret 2018
Donat Gula
Assalamu'alaikum.
New blogpost again, yeay! Alhamdulillah, ada mood dan kesempatan buat update blog lagi, hihihii... Ngomongin soal donat, kalau throwback ke kenangan masa kecil dulu, makan donat ya pakai balutan gula halus. Donatnya dimasukkan ke dalam kantong plastik berisi gula halus/gula tepung dan lalu dikocok beberapa kali dan voila donat balut gula halus pun siap dinikmati. Nah kadang ada juga anak yang gula halusnya saja dijilatin sampai bersih, tapi donatnya nggak dimakan atau cuma digigit sedikit. Siapa yang mengalami kenangan yang sama? ^_^
Jaman saya kecil dulu, ada seorang pedagang kue yang masih bisa dibilang tetangga. Beliau seorang bapak yang berjualan kue keliling dan kuenya semua dibikin sendiri. Aneka kue yang dijual seperti onde-onde, kue ku/kue thok, dadar gulung dan juga donat gula halus. Semua kuenya enak dan karena masih tetangga jadi cukup tahu kalau tempat produksinya bersih. Donatnya enak deh, empuk dan montok, lumayan bikin kenyang, hihihiii. Suka pokoknya. Sampai saat ini, saya kalau bikin donat memang paling sering dinikmati hanya dengan gula halus saja. Praktis (euh, atau males yak). Tapi sesekali suka juga pakai topping yang lain seperti keju cheddar parut, cokelat meisses, atau dicelup coklat cair.
Donat jadoel ini adonannya tidak memakai kentang dan saya menggorengnya hanya dengan minyak goreng biasa (bukan minyak padat) tapi menggunakan minyak goreng baru ya, jangan minyak jelantah apalagi minyak bekas menggoreng ikan asin :D . Adonan diuleni sampai kalis (tidak lengket) dan mulus permukaannya. Adonan jangan terlalu lembek tapi jangan juga terlalu padat/kering, jadi pakai perasaan ya saat menambahkan airnya sampai adonan dirasa pas. Setelah adonan dicetak, adonan jangan didiamkan terlalu lama sampai over proofing atau terlalu mengembang besar. Adonan yang over proofing atau kelewat mengembang jika digoreng akan menyerap banyak minyak dan juga biasanya setelah diangkat dari penggorengan donat akan mudah kempes tidak menul-menul lagi. Selain itu adonan juga menjadi lebih susah untuk dipindahkan ke penggorengan.
Menggoreng donat harus dengan api yang pas dan juga panas minyak yang pas. Panaskan minyak dengan api sedang, ketika sudah cukup panas (jangan terlalu panas) lalu kecilkan apinya. Minyak yang terlalu panas akan membuat adonan cepat menjadi coklat permukaannya tapi bagian dalamnya belum matang sempurna. Minyak yang terlalu panas juga menyebabkan donat tidak ada kesempatan mengembang dengan baik saat digoreng. Agar donat bisa mempunyai 'cincin putih' selain adonan mengembangnya harus pas, juga minyaknya pas panasnya. Cincin putih terbentuk karena donat mengambang di permukaan minyak saat digoreng, lalu perlahan mengembang. Jadi ada 'gap' antara dua permukaan donat yang mencoklat karena bersentuhan dengan minyak saat digoreng.
DONAT JADUL/DONAT BALUT GULA
Bahan:
500 gram terigu protein tinggi
50 gram susu bubuk
50 gram gula pasir
11 gram ragi instant
1 sdt vanilla
4 kuning telur
200 ml air (bisa dikurangi atau ditambah sesuai kondisi adonan)
1/2 sdt garam
80 gram butter (atau margarine)
Minyak goreng untuk menggoreng
Gula halus/gula tepung untuk coating
Cara membuat:
1. Campur dalam wadah/bowl bahan kering (terigu, susu bubuk, gula pasir dan ragi instant). Campur dan aduk rata.
2. Masukkan kuning telur dan vanilla. Campur dan aduk rata sambil dituangi air (perhatikan konsistensi adonan saat menambahkan air). Uleni hingga semua menjadi satu, tercampur rata dan setengah kalis.
3. Masukkan garam dan butter (atau margarine). Campur rata dan uleni lagi hingga adonan mulus, licin dan lentur (elastis). Bila menguleni manual, setelah adonan kalis (tidak lengket lagi di wadah), pindahkan ke meja kerja yang ditaburi terigu tipis dan uleni hingga mulus, licin dan lentur (elastis).
4. Taruh adonan dalam wadah yang dilolesi minyak, tutup wadah dan diamkan 30 menit.
5. Kempeskan adonan, uleni lagi sebentar hingga adonan lentur kembali. Adonan siap dicetak. Saya timbang adonan masing-masing 40-45 gram, bulatkan (rounding), letakkan dalam loyang/nampan bertabur terigu tipis dan diamkan sebentar sampai terlihat adonan menjadi lebih montok (kira-kira 10 menit). Lalu pipihkan sedikit. Lubangi adonan (bisa pakai tutup botol, lubang spuit besar atau cookies cutter bulat). Diamkan lagi sebentar.
6. Panaskan minyak goreng dengan api sedang, bila sudah cukup panas (jangan terlalu panas) lalu kecilkan api. Goreng donat, biarkan mengembang dan kecoklatan di satu bagian sisinya (jangan dibolak balik). Setelah satu sisi kecoklatan, lalu balik dan lanjutkan menggoreng hingga sisi yang satunya lagi kecoklatan. Angkat dan tiriskan.
7. Balut donat dengan gula halus/gula tepung. Sajikan.
(Adonan sudah dicetak dan siap digoreng)
(Proses menggoreng donat, biarkan hingga satu sisinya kecoklatan)
(Balik donat dan lanjutkan menggoreng sampai sisi satunya lagi kecoklatan)
(Setelah minyak cukup panas, apinya saya kecilkan seperti ini)
(Alhamdulillah, donatnya sudah matang)
Note:
- Bila menguleni manual dengan tangan, setelah adonan kalis (tidak menempel lagi di wadah/bowl) lalu pindahkan adonan ke meja kerja atau meja dapur bersih yang ditaburi terigu tipis dan uleni adonan hingga mulus, licin dan lentur elastis.
- Bila menggunakan standing mixer, gunakan dough hook dan campur bahan kering terlebih dahulu lalu masukkan bahan basah dan uleni hingga kalis, licin, mulus dan lentur elastis.
- Bila menggunakan mesin bread maker, ikuti petunjuk mesin (bahan basah dahulu lalu bahan kering) dan pilih menu dough.
- Selagi mencetak, minyak goreng bisa mulai dipanaskan. Setelah cukup panasnya, kecilkan api. Minyak jangan terlalu panas dan jangan juga kurang panas.
- Jangan mendiamkan adonan yang telah dicetak terlalu lama hingga over proofing dan kelewat mengembang karena donat akan lebih sulit dipindahkan ke penggorengan, biasanya akan lebih banyak menyerap minyak saat digoreng dan mudah kempes/keriput kembali setelah diangkat. Jika adonan sudah terlihat montok dan mengembang bisa langsung digoreng.
- Saat menggoreng donat cukup satu kali dibalik. Biarkan satu sisi kecoklatan dan donatnya terlihat mengembang di penggorengan agar 'cincin puti'-nya terbentuk, lalu balik dan lanjutkan menggoreng hingga sisi satunya lagi kecoklatan.
(Yang ini versi pakai balutan cinnamon sugar, enak!)
Jumat, 09 Maret 2018
CRISOLES RAAGOUT SAYURAN
Terdiri dari wortel dan kentang yang dipotong kotak-kotak kecil, jagung
manis kalengan (atau fresh, karena disini cuma ada jagung manis yang
kalengan), ayam suwir dan daun bawang. Bumbunya bawang putih ditumis
sampai harum, masukkan wortel dan kentang, kemudian diberi susu cair
secukupnya. Masukkan jagung manis dan ayam suwir, masak hingga susu agak
menyusut sedikit. Bumbui dengan garam, merica bubuk dan gula pasir
secukupnya. Beri sedikit terigu untuk mengentalkan masak hingga kental.
Matikan api kemudian panas-panas beri sedikit margarin. Aduk rata.
Dinginkan dan siap dipakai deh :)
(Sebagian kulit risoles yang sudah didadar)
(Risoles beku baru keluar dari freezer, siap digoreng)
(Sebagian kulit risoles yang sudah didadar)
(Risoles beku baru keluar dari freezer, siap digoreng)
Risolesnya sebagian dibikin bentuk segitiga dan sebagian lagi digulung
biasa, isinya sama aja sih, cuma lagi iseng aja dibentuk berbeda-beda.
Buat yang belum tau cara membentuk risoles sigitiga, mohon maaf saya
tidak sempat membuat foto step by stepnya karena waktu bikin sudah
lumayan larut malam dan memang kalau memotret pada saat sedang proses
memasak terkadang suka malas kecuali sedang bagus mood-nya
Minggu, 25 Februari 2018
CLAAPIS CSINGGKONG CPELANGI
Si lapiis singkoong pelangi nongol lagi ya, buat tema jajanan pasar hari ini. Salah satu jajanan pasar yg banyak disukai nih, plus laris manis kalau ada pesanan snack box atau sajian utk berbagai acara.
LAAPIS SINNGKONG PELANGI
by @rickeindriani_ordinarykitchen
Bahan:
1 kg singkong parut
350 ml santan sedang
200 gram gula pasir
1 bungkus agar-agar bubuk putih
1/4 sdt vanili bubuk
Pewarna makanan hijau, merah, kuning (atau pasta/perisa) secukupnya
Taburan:
100 gram kelapa parut
1/4 sdt garam
1/4 sdt vanili bubuk
1 lembar daun pandan (optional)
---> Semua bahan dicampur jadi satu dan kukus selama 10 menit
Cara membuat:
1. Siapkan kukusan dan didihkan air. Bungkus tutup kukusan dengan serbet.
2. Siapkan loyang, olesi dengan minyak goreng, alasi dasarnya dgn plastik tahan panas food grade atau baking paper dan olesi lagi. Sisihkan.
3. Jika singkong terlalu berair bisa peras sedikit airnya.
4. Dalam wadah, campur rata gula pasir dan agar-agar bubuk. Masukkan santan. Aduk rata.
5. Masukkan singkong parut dan vanili bubuk. Aduk rata.
6. Bagi adonan menjadi 3 bagian sama rata. Satu bagian diberi pewarna hijau, satu bagian lagi diberi pewarna merah dan sisanya kuning atau biarkan tanpa warna.
7. Tuang adonan hijau dalam loyang. Kukus 20 menit hingga matang. Tuang lagi adonan kuning/putih, kukus lagi 20 menit. Terakhir tuang adonan merah dan kukus 30 menit hingga matang. Angkat dan biarkan dalam loyang hingga benar2 dingin (bisa disimpan dulu di kulkas).
8. Keluarkan kue dari loyang, potong2 dan balut dengan kelapa parut kukus.
Note:
- Jangan mengeluarkan kue dari loyang selagi masih panas karena kue masih lembek dan belum kokoh.
- Agar memotongnya rapi dan tidak lengket, potong menggunakan spatula plastik atau pisau plastik, bisa juga pisau biasa yg dibungkus plastik.
Jumat, 16 Februari 2018
CCEENIL
CENNIL
by @rickeindriani_ordinarykitchen
Bahan biang:
50 gram sagu tani/tapioka
150 gram air
Bahan utama:
175 gram sagu tani/tapioka
Pewarna makanan merah dan hijau
Air untuk merebus
Taburan:
100 gram kelapa parut
1/4 sdt garam
1/4 sdt vanili bubuk
1 lembar daun pandan
----> Kukus 10 menit
Pelengkap:
Gula pasir secukupnya
Saus gula merah (lihat di resep lupis)
Cara membuat:
1. Campur rata bahan biang dalam panci. Panaskan di atas kompor sambil diaduk-aduk hingga adonan mengental seperti lem. Angkat.
2. Masukkan tepung sagu/tapioka bertahap sambil diaduk rata hingga adonan kalis dan bisa dipulung (tepung bisa kurang tergantung kadar air).
3. Bagi 2 adonan. Beri pewarna merah dan hijau pada masing-masing bagian dan uleni hingga warna merata.
4. Pulung adoan dan pilin memanjang di atas talenan. Potong-potong serong memanjang.
5. Didihkan air. Rebus adonan tadi hingga matang dan mengapung (jangan terlalu lama direbus setelah mengapung). Angkat dan tiriskan.
6. Gulingkan ke kelapa parut. Sajikan dgn taburan gula pasir dan saus gula merah.
Note: Tradisionalnya cenil memang hanya dibuat dari kanji/tapioka/sagu tani dgn sensasi kenyal kenyil saat dikunyah, disini khasnya. Jika mau agak empuk bisa dicampur dgn terigu.
Rabu, 14 Februari 2018
CLUUPIS
LUPIIS
by @rickeindriani_ordinarykitchen
500 gram beras ketan putih, rendam sekitar 2 jam
1/2 sdt garam
Air pandan/pasta pandan sedikit
2 lembar daun pandan
Air secukupnya utk merebus
200 gram kelapa parut
1/4 sdt garam
1/4 sdt vanili bubuk (optional)
---> Kukus selama 10 menit
Saus:
200 gram gula merah
4 sdm gula pasir
200 ml air
1 lembar daun pandan
---> Rebus hingga gula larut dan mengental, sesekali diaduk. Saring dan dinginkan. Jika ingin lebih kental bisa dikentalkan dgn sedikit larutan sagu/tapioka
Cara membuat:
1. Buang air rendaman beras ketan, cuci bersih beras dan tiriskan.
2. Beri garam dan sedikit air pandan/pasta pandan (beberapa tetes saja, agar tdk terlalu hijau). Aduk rata.
3. Bungkus beras ketan dgn daun pisang (atau alumunium foil) bentuk segitiga atau memanjang seperti lontong. Semat dgn lidi/tusuk gigi. Lakukan hingga beras ketan habis.
4. Didihkan air yg banyak dalam panci (saya pakai panci presto). Masukkan lupis dan usahakan harus terendam semua dlm air. Masukkan daun pandan dlm air rebusan. Rebus hingga lupis matang sekitar 3 jam (saya pakai presto selama 1 jam). Jika air berkurang/hampir habis dan lupis belum matang, tambahkan air panas dan lanjutkan merebus.
5. Angkat dan tiriskan. Biarkan lupis hingga dingin, buka bungkusnya. Sajikan dgn balutan kelapa parut dan saus gula merah.
Senin, 12 Februari 2018
CAMERICAN CRISOLES (AMRIS)
American Risoles
by Ricke Indriani
Bahan kulit:
100 gram terigu protein tinggi (saya lebih suka pakai terigu protein tinggi karena hasilnya lebih lentur, tapi bisa juga menggunakan terigu protein sedang)
1/4 sdt garam
1/4 sdt merica bubuk
1 butir telur
300 ml susu cair
1/2 sdm margarin dilelehkan atau 1 sdm minyak goreng
Isi:
Smoked beef, diiris atau sosis dipotong memanjang
Keju cheddar, dipotong memanjang
Telur rebus, dipotong memanjang
Selada, bila suka
Mayoinase
Pelapis:
2 butir telur, kocok lepas
Tepung panir/bread crumbs secukupnya
Pelengkap:
Saus tomat
Saus sambal
Cara membuat:
1. Ayak terigu dan taruh dalam wadah. Beri garam dan merica bubuk, aduk rata. Buat lubang di tengah2 terigu, masukkan telur, aduk dengan menggunakan hand whisk. Masukkan susu cair sedikit demi sedikit sambil terus diaduk sampai adonan benar-benar mulus dan tidak ada yang bergerindil. Saring bila perlu. Masukkan margarin cair. Aduk rata.
2. Panaskan wajan datar anti lengket dengan api kecil. Buat dadar tipis-tipis (sekitar 1 sendok sayur per 1 lembar). Masak sebentar hingga permukaannya tidak lengket. Angkat. Lakukan sampai habis.
3. Ambil selembar kulit, tata bahan isi, lipat dan gulung. Lakukan sampai habis.
4. Gulingkan ke tepung panir, celupkan ke kocokan telur, gulingkan lagi ke tepung panir. Lakukan sampai habis.
5. Goreng dalam minyak panas dengan api sedang sampai kuning kecoklatan. Angkat dan tiriskan. Hidangkan dengan saus tomat dan saus sambal.
Hasil: 12-14 buah risoles
Salam risoles ^___^
Sabtu, 10 Februari 2018
CLAAPIS CSINGGKONG CPELANGI
Resepnya sama seperti yg dulu pernah diposting di blog Ordinary Kitchen ya
LAAPIS SINGGKONG PELANGI
by @rickeindriani_ordinarykitchen
Bahan:
1 kg singkong parut
350 ml santan sedang
200 gram gula pasir
1 bungkus agar-agar bubuk putih
1/4 sdt vanili bubuk
Pewarna makanan hijau, merah, kuning (atau pasta/perisa) secukupnya
Taburan:
100 gram kelapa parut
1/4 sdt garam
1/4 sdt vanili bubuk
1 lembar daun pandan (optional)
---> Semua bahan dicampur jadi satu dan kukus selama 10 menit
Cara membuat:
1. Siapkan kukusan dan didihkan air. Bungkus tutup kukusan dengan serbet.
2. Siapkan loyang, olesi dengan minyak goreng, alasi dasarnya dengan plastik tahan panas food grade atau baking paper dan olesi lagi. Sisihkan.
3. Jika singkong terlalu berair bisa peras sedikit airnya.
4. Dalam wadah, campur rata gula pasir dan agar-agar bubuk. Masukkan santan. Aduk rata.
5. Masukkan singkong parut dan vanili bubuk. Aduk rata.
6. Bagi adonan menjadi 3 bagian sama rata. Satu bagian diberi pewarna hijau, satu bagian lagi diberi pewarna merah dan sisanya kuning atau biarkan tanpa warna.
7. Tuang adonan hijau dalam loyang. Kukus 20 menit hingga matang. Tuang lagi adonan kuning/putih, kukus lagi 20 menit. Terakhir tuang adonan merah dan kukus 30 menit hingga matang. Angkat dan biarkan dalam loyang hingga benar-benar dingin (bisa disimpan dulu di kulkas).
8. Keluarkan kue dari loyang, potong-potong dan balut dengan kelapa parut kukus.
Note:
- Jangan mengeluarkan kue dari loyang selagi masih panas karena kue masih lembek dan belum kokoh/khawatir hancur.
- Agar memotongnya rapi dan tidak lengket, potong menggunakan spatula plastik atau pisau plastik, bisa juga pisau biasa yg dibungkus plastic
Rabu, 07 Februari 2018
CKUUE CPUTTRI CSAALJU CPANDAN
Ini versi yg nggak pakai kacang mede dan nggak pakai telur. Teksturnya renyah dan ngeprul. Gunakan butter kualitas baik agar lebih enak. Yg pasti ngemilin kue kayak gini suka susah berhentinya
KUE PUUTRI SALLJU PANDAN
by @rickeindriani_ordinarykitchen
Bahan:
250 gram butter
50 gram gula halus
1/4 sdt garam
1-2 sdt pasta pandan
200 gram terigu protein sedang
100 gram maizena
25 gram susu bubuk
Coating:
Gula halus/icing sugar/gula donat
Cara membuat:
1. Kocok butter dan gula halus sampai lembut, tidak perlu lama/tidak perlu mengembang.
2. Masukkan pasta pandan, kocok rata.
3. Ayak terigu, maizena dan susu bubuk. Masukkan ke adonan butter. Aduk rata menggunakan spatula/sendok kayu.
4. Pulung adonan secukupnya, bentuk bulat. Tata dalam loyang tanpa dioles (saya alasi baking paper).
5. Panggang dalam oven yg telah dipanaskan suhu rendah (saya 150'C) hingga matang. Saya sekitar 25-30 menit hingga terlihat pinggiran/bagian bawah kue mulai agak kecoklatan. Sesuaikan dgn oven masing-masing.
6. Keluarkan kue dari oven, biarkan agak hangat. Gulingkan di gula halus/icing sugar/gula donat. Diamkan sampai benar-benar dingin sebelum dimasukkan ke toples.
Note: Untuk rasa original, skip pasta pandan dan bisa ditambahkan vanilla. Untuk rasa green tea, tambahkan matcha powder yg telah dicampur sedikit air panas sampai jadi pasta kental dan dinginkan.
Sabtu, 27 Januari 2018
CPASSTEL CGOORENG CRENYAH
Pastel buleud for snack time kala itu 😁. Pastel, jalangkote, epok-epok, karipap, dsb apapun namanya.
Ini tipe kulit pastel yg renyah. Kalau bikin pastel saya lebih suka yg hasil kulitnya bruntusan. Kembali lagi ke selera masing-masing ya. Untuk isiannya suka-suka saja, bisa isi sayuran (biasanya pakai wortel, kentang, buncis), isi bihun (bihun, wortel, telur rebus), isi ayam atau daging bumbu kari, dsb dan isian dibuat agak kering tidak seperti ragout basah supaya pastel lebih tahan lama renyahnya setelah digoreng.
PASSTEL GORRENG RENYAH
Bahan:
500 gram terigu protein sedang
1 sdt garam
100 gram margarin, lelehkan
150-200 ml air hangat (secukupnya)
Isian:
Sesuai selera (sayuran/bihun telur/ayam/daging, dsb)
Cara membuat:
1. Campur terigu dan garam. Aduk rata.
2. Masukkan margarin leleh. Aduk rata sambil dituangi air hangat secara bertahap.
3. Aduk rata hingga menjadi adonan yg kalis tidak lengket di baskom. Hentikan penambahan air jika adonan sudah pas.
4. Adonan tidak perlu diuleni, cukup dicampur rata hingga menjadi adonan yg kalis saja.
5. Bungkus adonan dg plastik. Diamkan selama 15-30 menit agar adonan menjadi lebih lentur.
6. Bentuk adonan. Ambil adonan secukupnya, tipiskan/gilas adonan, cetak bulat dg ring cutter/gelas/mangkok kecil. Beri isian secukupnya. Jika ingin bentuk bulat, tutup atasnya dg adonan yg sama. Jika ingin bentuk biasa, lipat dua adonan menutupi isi. Rapatkan pinggirannya dan pilin.
7. Goreng pastel dalam minyak banyak dan sudah cukup panas hingga matang dan kedua sisinya kuning kecoklatan. Angkat dan tiriskan.
8. Sajikan dgn sambal kacang, saus sambal encer atau cabai rawit sesuai selera.
Note: Saat mencetak dan membentuk adonan, sebaiknya adonan sisa yg masih mengantri tetap ditutup/dibungkus agar tidak cepat kering.
Pastel goreng versi yg sudah digigit. Terlihat kulitnya flaky dan renyah
Tips membuat pastel:
- Membuat adonan kulit pastel tidak perlu diuleni lama. Cukup dicampur rata dan diaduk hingga adonan kalis (tidak lengket di wadah) saja, lalu bulatkan.
- Penambahan air secara bertahap, sesuaikan dgn kebutuhan adonan. Jangan terlalu lembek dan jangan terlalu kering juga.
- Bungkus adonan dgn plastik dan diamkan sekitar minimal 15-30 menit agar kulit pastel menjadi lebih lentur.
- Saat mencetak dan membentuk pastel, adonan sisa yg masih antri sebaiknya tetap ditutup/dibungkus agar tidak cepat kering.
- Gilas tipis adonan pastel, cetak bulat dg ring cutter/gelas/mangkok, dsb. Beri isian secukupnya, lebih banyak isinya lebih mantap.
- Rapatkan pinggiran kulit pastel sambil ditekan-tekan sebelum dipilin, agar tidak mudah terbuka. Pilin pinggiran pastel. Saya lebih suka memilin pastel dgn cara manual dgn jari tangan ketimbang pakai cetakan pastel.
- Goreng pastel dalam minyak yg sudah cukup panas dgn api sedang. Ini akan menghasilkan kulit pastel yg bruntusan. Jika minyak kurang panas biasanya kulit pastel akan lebih mulus hasilnya.
- Saat menggoreng, pastel bisa sambil disiram-siram dgn minyak agar lebih menggembung hasilnya. Goreng hingga kuning kecoklatan. Angkat dan tiriskan.
- Saya lebih suka membuat isian pastel yg agak kering agar pastel lebih tahan lama renyahnya, jadi bukan tipe yg basah seperti ragout. Isian sesuai selera saja, bisa sayuran, bihun telur, ayam atau daging, dsb.
Resep kulit pastel renyah ada di foto sebelah/foto sebelumnya
Kamis, 25 Januari 2018
CKUE CPUUTU CAAYU

Bikin puttu ayyu beberapa waktu yg lalu, tapi nggak punya dandang kukusan. Jadi mengakali mengukusnya pakai saringan bawaan panci presto yg saya tumpangkan ke atas panci kecil/sauce pan. Cuma muat 5 cetakan per sekali ngukus, itupun ditaruh berdempetan. Alhamdulillah jadi juga dan tetap mengembang bagus walaupun ngukusnya maksa
Resep sedikit dimodifikasi dari resep kue putu ayu yg dulu sudah pernah diposting di blog Ordinary Kitchen. Resep di bawah ini hanya setengah resep dari resep di blog ya.
KUUE PUUTU AYU
www.ricke-ordinarykitchen.blogspot.com
Bahan:
125 gram terigu protein sedang
25 gram maizena
100 - 125 gram gula pasir
2 butir telur
1/2 sdt cake emulsifier (optional)
1/4 sdt garam
2 lembar daun pandan, sobek-sobek
100 ml santan sedang
Pasta pandan, secukupnya
Kelapa parut secukupnya
Sejumput garam
Sedikit vanili bubuk
Cara membuat:
1. Rebus santan dan daun pandan hingga mendidih halus. Angkat dan dinginkan. Buang daun pandan. Beri pasta pandan. Sisihkan.
2. Panaskan kukusan. Kukus kelapa parut yg dicampur garam dan vanili bubuk sekitar 10-15 menit. Angkat dan dinginkan.
3. Tata kelapa parut di dasar cetakan (cetakan bisa diolesi sedikit minyak goreng), tekan dan padatkan. Sisihkan.
4. Kocok telur, gula pasir, garam dan cake emulsifier sampai mengembang, kental dan kaku.
5. Masukkan bertahap campuran terigu dan maizena sambil diayak dengan mixer kecepatan paling rendah. Masukkan campuran santan dan pasta pandan. Aduk sampai benar-benar rata. Atau bisa juga masukkan campuran terigu berselang seling dengan campuran santan, tetap dengan kecepatan paling rendah.
6. Tuang adonan ke dalam cetakan yg sudah diberi kelapa parut. Tuang hingga hampir penuh.
7. Bungkus tutup kukusan dengan serbet bersih jika menggunakan dandang biasa. Kukus kue hingga matang selama 15-20 menit. Angkat. Biarkan dalam cetakan hingga agak hangat. Keluarkan dari cetakan.
Note: Jika menggunakan air ekstrak pandan/perasan pandan, campur air pandan dengan santan hingga total cairan 100 ml.
Nah, ini penampakan kukusan jadi-jadian yg dipake buat ngukus kue putu ayu tadi. Ini pake panci kecil/sauce pan diameter 18 cm, atasnya ditumpangin saringan bawaan panci presto yg saya punya (untungnya ada). Saringannya agak pendek, tapi alhamdulillah adonan pas mengembang nggak sampai mentok ke bungkus tutup pancinya. Maksa banget ya, hihihii
Ya nggak apa-apa, nyenengin anak yg udah lama minta dibikinin kue putu ayu dan memang saya belum punya dandang kukusan disini. Alhamdulillah kuenya tetap mengembang bagus menul-menul seperti yg di dalam foto, padahal naruh cetakannya juga ngepas banget berdempetan gitu. Cuma muat 5 biji pula
Tips:
1. Untuk putu ayu, kocokan telur dan gula harus sampai putih mengembang kental dan agak kaku agar saat dimasukkan bahan lain adonan tidak amblas.
2. Bila menggunakan santan kental instant, campur dgn air.
3. Masukkan campuran tepung sambil diayak. Jangan sekaligus, lakukan bertahap sambil dimixer kecepatan paling rendah. Setiap tahap cukup dimixer hingga tepung rata saja, jangan terlalu lama. Baru masukkan santannya bertahap juga.
4. Bila adonan terlalu berat saat dimasukkan tepung, bisa masukkan tepung berselang-seling dgn santan secara bertahap. Tetap gunakan mixer kecepatan paling rendah.
5. Terakhir, aduk balik adonan dgn menggunakan spatula untuk memastikan seluruh bahan sudah homogen dam tercampur rata. Tidak ada santan yg belum tercampur/mengendap di dasar baskom.
6. Kukus adonan menggunakan api kecil-sedang saja. Pastikan kukusan sudah panas beruap saat adonan akan dikukus. Bila menggunakan dandang kukusan biasa, bungkus tutupnya dgn serbet bersih.
7. Kukus sampai matang cukup 15-20 menit saja. Adonan tidak butuh waktu terlalu lama untuk matang karena menggunakan cetakan kecil. Jika terlalu lama dikukus, kue yg sudah matang mengembang akan terlalu banyak menyerap uap air di dlm dandang yg menyebabkan kue malah menciut dan tekstur kue menjadi berat/tidak empuk lagi.
8. Setelah matang, segera angkat dari kukusan. Diamkan kue di dalam cetakan hingga agak hangat baru keluarkan dari cetakan agar kelapa parut lebih kokoh. Saat meletakkan kelapa parut di dasar cetakan, tekan-tekan kelapa parut hingga padat.
Selasa, 23 Januari 2018
CDAADAR CGUULUNG
Biasanya dadaar guluung terlihat khas jika kulitnya bertekstur bopeng-bopeng alias tidak mulus. Untuk menghasilkan kulit dadar gulung yg bopeng-bopeng, panaskan pan/wajan datar hingga benar-benar panas. Jika kurang panas maka hasilnya kulit dadar akan mulus. Kekentalan adonan serta ketebalan kulit juga harus pas agar saat digulung kulit lentur tidak mudah pecah, tetap lembut dan tidak keras ketika dingin.
Resep kulit dadar beraneka ragam, sesuai selera saja ya. Selama ini saya pakai resep seperti di bawah ini. Selain pandan isi unti kelapa, kulit dadar ini juga bisa dibuat rasa cokelat dengan isi pisang keju cokelat atau isi vla vanilla buah.
DAADAR GUULUNG
www.ricke-ordinarykitchen.blogspot.com
Bahan dadar:
250 gram terigu protein sedang
1/2 sdt garam
2 butir telur, kocok lepas
700 ml santan encer matang
1-2 sdt pasta pandan
Margarin secukupnya untuk olesan wajan
Bahan unti:
200 gram kelapa parut (jika menggunakan kelapa parut segar, pilih yang setengah tua/agak muda)
100 gram gula merah
50 gram gula pasir
1/2 sdt garam
100 ml air
1 lembar daun pandan, sobek-sobek
1/4 sdt vanili bubuk
Cara membuat:
Kulit Dadar:
1. Campur terigu dan garam, tuang telur dan santan sedikit demi sedikit sambil diaduk rata menggunakan hand whisk hingga adonan licin. Saring. Tambahkan pasta pandan. Aduk rata.
2. Panaskan wajan datar diameter 18-20 cm. Setelah benar-benar panas, olesi wajan dengan margarin tipis. Tuang adonan ke wajan dan ratakan dgn memutar wajan, sesuaikan banyaknya adonan yg dituang dgn ukuran wajan agar hasilnya tidak terlalu tebal. Masak hingga matang dan permukaannya tidak lengket bila disentuh. Angkat. Lakukan hingga adonan habis. Dinginkan.
Unti:
1. Panaskan air, gula merah, gula pasir, garam dan daun pandan. Masak dan aduk-aduk hingga gula larut. Masukkan kelapa parut. Aduk-aduk hingga airnya menyerap semua (kelapa jangan terlalu kering/terlalu basah). Tambahkan vanili bubuk. Aduk rata. Angkat dan dinginkan.
Penyelesaian:
Ambil selembar kulit, isi dgn unti kelapa. Lipat dan gulung. Lakukan hingga habis.
Note: Jika menggunakan air ekstrak daun suji/pandan, campur dengan santan encer hingga jumlah total cairan 700 ml.
Minggu, 21 Januari 2018
CKUE CLUMMPUR CPANNDAN CNANGKA
Kue Luumpur Panndan pakai topping nangka, klop, cocok dan enak banget pokoknya mah! *menurutku ya, hihiii...
Kue lummpur yg dibikin waktu Ramadhan kemarin. Kebetulan masih ada nangka kalengan di kulkas, setelah sebagian dibikin campuran es dawet.
Kue lumpur ini bikinnya dgn metode campur dan aduk-aduk aja, bisa pakai handwhisk atau mixer kecepatan rendah. Adonan nggak perlu disaring, biarkan tekstur adonannya seperti lumpur.
KUE LUMMPUR PANDDAN NANGKA
Bahan:
250 gram kentang kukus
125 gram gula pasir
2 butir telur
250 ml santan+susu cair (saya pakai 150 ml susu cair dan 100 ml santan)
1 lembar daun pandan, sobek-sobek
1/4 sdt garam
125 gram terigu protein sedang
50 gram margarin, lelehkan
1 sdt pasta pandan (sesuai selera)
Nangka, potong dadu
Cara membuat:
1. Rebus susu cair, santan, daun pandan dan garam hingga timbul gelembung halus (mendidih halus). Angkat dan dinginkan. Sisihkan.
2. Haluskan kentang kukus panas-panas Masukkan gula pasir. Aduk hingga gula tercampur rata. Diamkan hingga agak hangat.
3. Masukkan telur ke adonan kentang, kocok rata dengan mixer kecepatan rendah atau handwhisk.
4. Masukkan susu dan santan bertahap sambil dikocok rata.
5. Masukkan terigu sambil diayak, kocok rata.
6. Masukkan margarin leleh dan pasta pandan. Aduk rata.
7. Panaskan cetakan kue lumpur di atas kompor dengan api kecil. Oles tipis dengan margarin.
Tuang adonan ke dalam cetakan. Tutup dan biarkan setengah matang. Beri topping potongan nangka. Tutup dan masak kembali hingga matang. Angkat.
Sabtu, 20 Januari 2018
CONDDE-CONDE
Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung." QS. Al Israa': 37.
Semoga Allah jadikan hati-hati kita senantiasa menjadi hati yg tunduk kepada-Nya. Yaa muqollibal qulub tsabbit qolbi 'ala diinik. Wahai Zat yg Maha membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu. Aamiin.
Onnde-onnde yang dibuat bersama anak beberapa waktu yg lalu untuk takjil buka puasa. Agar lebih fun, onde-ondenya dibuat warna-warni
ONNDE-ONDE
Bahan kulit:
250 gram tepung ketan putih
25 gram tepung beras
50 gram gula pasir
1/4 sdt garam
100 gram kentang kukus, haluskan
160-180 ml air hangat (saya siapkan 200 ml tapi tidak terpakai semua)
Pewarna makanan/pasta perisa secukupnya, sesuai selera
Bahan isi:
150 gram kacang hijau kupas, rendam 1-2 jam
100 gram gula pasir
200 ml santan encer
1/4 sdt garam
1 lembar daun pandan, sobek-sobek
Vanilla secukupnya
100 gram wijen putih
Air secukupnya
Minyak goreng yg banyak untuk menggoreng
Cara membuat isi:
Kukus kacang hijau kupas sampai empuk sekitar 30 menit. Haluskan/diblender dengan sebagian santan. Masak bersama gula pasir, sisa santan, garam, dan daun pandan sambil diaduk hingga kalis dan bisa dipulung. Tambahkan vanilla, aduk rata. Angkat dan dinginkan. Bentuk bulat sesuai selera.
Kulit:
Campur semua bahan kecuali air hangat dan aduk rata. Masukkan air hangat secara bertahap sambil diaduk rata (jangan sekaligus) hingga didapatkan adonan yang lembut dan kalis. Hentikan penambahan air jika adonan sudah pas. Bagi adonan dan beri warna sesuai selera.
Penyelesaian:
Ambil adonan secukupnya, beri isi. Bulatkan. Celup ke air, gulingkan ke wijen, padatkan. Lakukan sampai habis.
Nyalakan api kecil, jika minyak mulai hangat masukkan onde-onde (tidak menunggu minyak panas) dan diamkan hingga terlihat minyak mulai mengeluarkan gelembung dan onde-onde mengapung. Goreng sambil aduk perlahan sampai mengembang, api bisa dibesarkan sedikit dan goreng hingga kokoh, permukaan kering dan keemasan.
Tips menggoreng onde-onde.
1. Goreng onde-onde dalam keadaan minyak belum panas (masih hangat) dengan api kecil.
2. Gunakan minyak banyak dan onde-onde terendam minyak saat pertama kali dimasukkan ke dalam minyak.
3. Biarkan onde-onde hingga terlihat minyak mulai bergelembung halus. Onde-onde akan mengapung perlahan. Jangan terlalu sering diaduk dulu agar wijen tidak banyak yg rontok.
4. Setelah onde-onde mengapung, goreng onde-onde sambil diaduk memutar di dalam minyak. Ini agar onde-onde mengembang (dalamnya kopong) dan menjadi bulat cantik. Api bisa dibesarkan sedikit saja dan lanjutkan menggoreng hingga onde-onde berwarna kuning kecoklatan.
5. Goreng onde-onde hingga kulit kokoh, permukaan kering dan kecoklatan. Membutuhkan waktu menggoreng agak lama agar onde-onde tidak kempes setelah diangkat dari penggorengan.
6. Besar ukuran onde-onde dan ketebalan kulit sesuai selera saja.
Resep onde-onde ada di foto sebelah (foto sebelumnya) ya. Saya menggunakan kentang, hasilnya onde-onde yg kenyal dan empuk. Tidak keras walaupun sudah dingin atau keesokan harinya.
Kamis, 18 Januari 2018
CLAPIS SIINGKONG (ONGOL ONGOL SINGKONG)

Resepnya adaptasi dari DetikFood tapi sudah aku modifikasi sedemikian rupa hingga pas menurut seleraku. Ini aku buat di loyang ukuran 18x18 cm, hasilnya tidak terlalu tinggi dan setelah dipotong-potong jadinya cukup imut seperti finger food, cukup 2 kali gigitan sepotong langsung lenyap masuk mulut :D
Klo mau hasilnya lebih tinggi bisa menggunakan loyang ukuran 16x16 cm atau loyang loaf.

Bahan:
1 kg singkong (aku menggunakan basis berat bersih setelah dikupas), parut atau haluskan dengan chopper
350 ml santan sedang (aku pakai 200 ml santan kental instant ditambah air 150 ml)
200 gram gula pasir
1 bungkus agar-agar bubuk putih
1/4 sdt vanili bubuk
Pewarna makanan hijau dan merah (aku pakai pasta pandan dan pasta cocopandan biar ada rasanya juga)
Taburan:
100 gram kelapa parut setengah tua
1/4 sdt garam
1/4 sdt vanili bubuk
---> Semua bahan dicampur jadi satu dan kukus selama 10 menit
Cara membuat:
1. Siapkan kukusan dan didihkan air. Bungkus tutup kukusan dengan serbet.
2. Siapkan loyang, olesi dengan minyak goreng, alasi dasarnya dengan plastik tahan panas food grade dan olesi lagi. Sisihkan.
3. Peras air singkong tapi jangan sampai singkongnya jadi kering, buang airnya. Sisihkan parutan singkong.
4. Dalam wadah/baskom, campur rata gula pasir dan agar-agar bubuk. Masukkan santan. Aduk rata.
5. Masukkan singkong parut dan vanili bubuk. Aduk rata.
6. Bagi adonan menjadi 3 bagian sama rata. Satu bagian diberi pewarna hijau (aku pasta pandan), satu bagian lagi diberi pewarna merah (aku pasta cocopandan) dan sisanya biarkan putih.
7. Tuang adonan hijau dalam loyang. Kukus 20 menit hingga matang. Tuang lagi adonan putih, kukus lagi 20 menit. Terakhir tuang adonan merah dan kukus 30 menit hingga matang. Angkat dan biarkan dalam loyang hingga benar-benar dingin.
8. Keluarkan kue dari loyang, potong-potong dan balut dengan kelapa parut kukus.
Tips:
- Jangan mengeluarkan kue dari loyang selagi masih panas karena kue masih lembek dan belum kokoh, nanti hancur.
- Agar memotongnya rapi dan tidak lengket di pisau, bungkus pisau dengan plastik (aku pakai plastik bening) baru gunakan pisau untuk memotong
Langganan:
Postingan (Atom)














































