Tampilkan postingan dengan label Resep Kue Putu Ayu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Resep Kue Putu Ayu. Tampilkan semua postingan

Kamis, 25 Januari 2018

CKUE CPUUTU CAAYU



Bikin puttu ayyu beberapa waktu yg lalu, tapi nggak punya dandang kukusan. Jadi mengakali mengukusnya pakai saringan bawaan panci presto yg saya tumpangkan ke atas panci kecil/sauce pan. Cuma muat 5 cetakan per sekali ngukus, itupun ditaruh berdempetan. Alhamdulillah jadi juga dan tetap mengembang bagus walaupun ngukusnya maksa

Resep sedikit dimodifikasi dari resep kue putu ayu yg dulu sudah pernah diposting di blog Ordinary Kitchen. Resep di bawah ini hanya setengah resep dari resep di blog ya.

KUUE PUUTU AYU
www.ricke-ordinarykitchen.blogspot.com

Bahan:
125 gram terigu protein sedang
25 gram maizena
100 - 125 gram gula pasir
2 butir telur
1/2 sdt cake emulsifier (optional)
1/4 sdt garam
2 lembar daun pandan, sobek-sobek
100 ml santan sedang
Pasta pandan, secukupnya
Kelapa parut secukupnya
Sejumput garam
Sedikit vanili bubuk

Cara membuat:
1. Rebus santan dan daun pandan hingga mendidih halus. Angkat dan dinginkan. Buang daun pandan. Beri pasta pandan. Sisihkan.
2. Panaskan kukusan. Kukus kelapa parut yg dicampur garam dan vanili bubuk sekitar 10-15 menit. Angkat dan dinginkan.
3. Tata kelapa parut di dasar cetakan (cetakan bisa diolesi sedikit minyak goreng), tekan dan padatkan. Sisihkan.
4. Kocok telur, gula pasir, garam dan cake emulsifier sampai mengembang, kental dan kaku.
5. Masukkan bertahap campuran terigu dan maizena sambil diayak dengan mixer kecepatan paling rendah. Masukkan campuran santan dan pasta pandan. Aduk sampai benar-benar rata. Atau bisa juga masukkan campuran terigu berselang seling dengan campuran santan, tetap dengan kecepatan paling rendah.
6. Tuang adonan ke dalam cetakan yg sudah diberi kelapa parut. Tuang hingga hampir penuh.
7. Bungkus tutup kukusan dengan serbet bersih jika menggunakan dandang biasa. Kukus kue hingga matang selama 15-20 menit. Angkat. Biarkan dalam cetakan hingga agak hangat. Keluarkan dari cetakan.

Note: Jika menggunakan air ekstrak pandan/perasan pandan, campur air pandan dengan santan hingga total cairan 100 ml.

Nah, ini penampakan kukusan jadi-jadian yg dipake buat ngukus kue putu ayu tadi. Ini pake panci kecil/sauce pan diameter 18 cm, atasnya ditumpangin saringan bawaan panci presto yg saya punya (untungnya ada). Saringannya agak pendek, tapi alhamdulillah adonan pas mengembang nggak sampai mentok ke bungkus tutup pancinya. Maksa banget ya, hihihii

Ya nggak apa-apa, nyenengin anak yg udah lama minta dibikinin kue putu ayu dan memang saya belum punya dandang kukusan disini. Alhamdulillah kuenya tetap mengembang bagus menul-menul seperti yg di dalam foto, padahal naruh cetakannya juga ngepas banget berdempetan gitu. Cuma muat 5 biji pula

Tips:
1. Untuk putu ayu, kocokan telur dan gula harus sampai putih mengembang kental dan agak kaku agar saat dimasukkan bahan lain adonan tidak amblas.
2. Bila menggunakan santan kental instant, campur dgn air.
3. Masukkan campuran tepung sambil diayak. Jangan sekaligus, lakukan bertahap sambil dimixer kecepatan paling rendah. Setiap tahap cukup dimixer hingga tepung rata saja, jangan terlalu lama. Baru masukkan santannya bertahap juga.
4. Bila adonan terlalu berat saat dimasukkan tepung, bisa masukkan tepung berselang-seling dgn santan secara bertahap. Tetap gunakan mixer kecepatan paling rendah.
5. Terakhir, aduk balik adonan dgn menggunakan spatula untuk memastikan seluruh bahan sudah homogen dam tercampur rata. Tidak ada santan yg belum tercampur/mengendap di dasar baskom.
6. Kukus adonan menggunakan api kecil-sedang saja. Pastikan kukusan sudah panas beruap saat adonan akan dikukus. Bila menggunakan dandang kukusan biasa, bungkus tutupnya dgn serbet bersih.
7. Kukus sampai matang cukup 15-20 menit saja. Adonan tidak butuh waktu terlalu lama untuk matang karena menggunakan cetakan kecil. Jika terlalu lama dikukus, kue yg sudah matang mengembang akan terlalu banyak menyerap uap air di dlm dandang yg menyebabkan kue malah menciut dan tekstur kue menjadi berat/tidak empuk lagi.
8. Setelah matang, segera angkat dari kukusan. Diamkan kue di dalam cetakan hingga agak hangat baru keluarkan dari cetakan agar kelapa parut lebih kokoh. Saat meletakkan kelapa parut di dasar cetakan, tekan-tekan kelapa parut hingga padat.