Alhamdulillah, akhirnya semangat untuk menulis perlahan muncul kembali,
setelah sempat vakum menulis di blog karena berbagai alasan. Semoga
semangatnya gak menghilang lagi ke depannya, walaupun wajar ya sesuatu
itu terkadang timbul dan tenggelam (mencari pembenaran, hihihii...).
Okay, ini adalah burger ikan yang saya buat beberapa hari yang lalu.
Baik burger bun (roti burger) dan patty-nya semua saya buat sendiri
alias homemade. Bikinnya tanpa rencana, setelah Dhifa berangkat sekolah
kok tiba-tiba kepikiran Nadhifa yang sudah beberapa kali minta
dibikinkan burger, bukan minta dibelikan ya. Alhamdulillah Nadhifa sudah
mengerti bahwa di Korea ini kita tidak bisa sembarangan beli makanan di
luar, termasuk burger ini. Jadi saat melihat gambar burger di restoran
fast food dia malah minta dibikinkan sama Bundanya, bukan minta beli.
Tapi ya begitulah, Bundanya yang kadang belum semangat membuatnya, malah
lebih ingin bikin kue yang lain saja, hehee... Maafkan Bunda ya sayang
^_^
Nadhifa memang suka makan burger walaupun tetap gak sering makan burger,
dalam setahun mungkin bisa dhitung jari saja karena juga di Indonesia
jarang sekali mampir ke restoran fast food kecuali kepepet jika sedang
diluar rumah.
Setelah lihat isi kulkas, di freezer hanya ada ikan tenggiri, ikan
salmon dan udang. Itupun jumlah masing-masing cuma sedikit karena sudah
terpakai sebelumnya. Sedang tidak punya daging sapi maupun ayam, tadinya
mau bikin burger tempe atau tahu tapi ternyata sedang tidak ada juga.
Ketauan deh belum belanja :D . Ya sudah akhirnya tetap dieksekusi juga
pakai bahan-bahan yang ada, digabungkan semuanya. Jadi deh fish patty
dan enak lho, hehee... Mumpung lagi sudah ada niat dan semangat untuk
memenuhi permintaan anak, jadi jangan ditunda-tunda langsung eksekusi ;)
Saya memakai wijen sangrai untuk taburan, karena hanya punya itu (di
Korea banyak dijual wijen siap pakai yang sudah disangrai, biasanya
untuk dicampurkan atau taburan masakan). Jadi warnanya agak kecoklatan
hasil setelah roti dipanggang, lebih bagus pakai wijen mentah jadi warna
wijennya putih kekuningan setelah roti matang, lebih cantik. Seladanya
saya memakai selada bokor karena teksturnya lebih renyah, tapi jika mau
menggunakan selada keriting juga oke saja, yang penting enak ya :)
Okay, here's the recipe...
BURGER BUNS (ROTI BURGER)
by Ricke Indriani
200 gram terigu protein tinggi
50 gram terigu protein sedang
25 gram gula pasir
6 gram ragi instant
2 kuning telur
125-150 ml air es/susu cair dingin (sesuaikan jumlah air dengan kondisi tepung)
1/2 sdt garam
30 gram butter/margarin
Olesan:
1 putih telur (dari sisa adonan), kocok lepas
1 sdm susu cair
Aduk rata
Wijen untuk taburan
Cara membuat buns/roti:
1. Campur terigu, gula pasir dan ragi instant. Aduk rata.
2. Masukkan kuning telur dan air/susu cair bertahap sedikit demi sedikit
sambil diuleni. Hentikan penambahan air jika dirasa adonan sudah cukup
(tidak kering dan tidak juga lembek). Uleni hingga kalis.
3. Masukkan garam dan butter/margarin. Uleni kembali hingga tercampur
rata. Pindahkan ke alas kerja/meja bersih yang sudah ditaburi sedikit
terigu. Uleni adonan hingga kalis elastis dan adonan sudah licin/mulus.
4. Bulatkan adonan. tempatkan dalam wadah dan tutup dengan plastik wrap
atau serbet lembab. Diamkan hingga volumenya mengembang 2x lipatnya
(45-60 menit) tergantung kondisi ruangan.
5. Kempeskan adonan, uleni kembali sebentar hingga licin kembali. Bagi
menjadi 8 bagian yang sama beratnya. Saya membuat roti burgernya tidak
terlalu besar ukurannya, karena biar pas untuk sekali makan Nadhifa dan
buat porsi saya juga pas, hehee... Jika mau lebih besar bisa dibagi
menjadi 6 bagian.
6. Bulatkan masing-masing adonan, kemudian pipihkan. Tata di loyang yang
sudah dioles mentega. Diamkan kembali hingga mengembang (30-45 menit).
Poles dengan bahan polesan, taburi wijen.
7. Panggang dalam oven yang telah dipanaskan dengan suhu 190-200'C
selama 15 menit hingga matang kecoklatan permukaannya. Angkat dan
dinginkan.
FRIED FISH PATTY
by Ricke Indriani
200 gram filet ikan tenggiri/kakap/salmon (kemarin saya pakai tenggiri dan salmon)
100 gram udang kupas
1 siung bawang putih, haluskan
3/4 sdt garam
1/2 sdt merica bubuk
1/2 sdt gula pasir
1 butir telur
2 sdm tepung roti/panir halus
1/2 sdm tepung sagu/tapioka
1 batang daun bawang, iris halus
Pelapis:
Tepung maizena
1 buah putih telur, kocok lepas
Tepung roti/panir kasar
Minyak untuk menggoreng deep fry.
Cara membuat:
1. Haluskan ikan dan udang. Masukkan bawang putih, garam, merica bubuk, gula pasir dan telur. Aduk rata.
2. Masukkan tepung roti/panir dan tepungs sagu/tapioka, aduk rata. Masukkan daun bawang, aduk rata.
3. Bagi menjadi 8 bagian (atau sesuai jumlah rotinya). Bentuk bulat dan pipihkan sesuai diameter roti.
4. Gulingkan ke tepung maizena. Celup ke putih telur. Balut dengan tepung panir. Lakukan sampai semua adonan habis.
5. Masukkan ke freezer 30 menit agar panir lebih merekat dengan baik.
6. Goreng dalam minyak panas dengan api kecil sedang agar matang sempurna. Angkat dan tiriskan.
Pelengkap:
Mayonaise
Saus tomat dan saus sambal
Selada/lettuce
Timun
Tomat
Keju lembaran (saya tidak pakai)
Penyelesaian:
Belah dua roti, bisa langsung diberi isi. Atau setelah dibelah dua
dipanggang dulu sebentar sisi bagian dalam roti di atas wajan datar yang
diberi sedikit butter sampai kecoklatan dan agak crispy.
Tata bahan isi.
Alhamdulillah, Nadhifa senang sekali saat pulang sekolah (dijemput
Abinya) sampai rumah lihat roti burger. Langsung setelah cuci tangan
minta dibikinkan (diberi isi). Saat itu juga langsung duduk dan
menikmati burgernya sampai habis. Enak katanya ^_^
Abi juga bawa ke lab kampus dan berbagi dengan temannya. Mereka sampai
tidak percaya kalau dari roti sampai patty-nya semua homemade. Enak
banget kata mereka. Terbayar deh capeknya nguprek di dapur :)
Selamat mencoba ya ^_^