Yeap, this is the happening cake nowaday. Telat banget ya baru posting rainbow cake sekarang, kemana aja Bun?? Hehehehee...
Hosnestly, pada awalnya saya gak begitu tertarik untuk bikin cake ini.
Dalam pikiran saya cake ini gak ada istimewanya selain warna warninya
saja dan pastinya time consuming banget karena harus membuat 6-7 layer
cake bernuansa mejikuhibiniu :D
Tapi, ternyata suami saya mengamati juga perkembangan trend dunia mode
perkuehan, hihihiiiii... Sampe-sampe dia tau asal muasalnya si rainbow
ini bisa booming banget, yaitu dari kisah seorang mahasiswi di Amerika
yang membuatkan cake special buat seorang sahabatnya yang suka sekali
dengan pelangi dan kemudian diposting di blognya kemudian banyak orang
tertarik dg rainbow cake buatannya hingga mahasiswi tersebut diundang ke
acara Oprah Show. Kemudian Budhe’ Martha Stewart pun membuat resep
rainbow cake yg menjadi acuan banyak foodie blogger. Jadilah demam
Rainbow Cake dimana-mana, hehehee...
Dan Abi pun ‘menantang’ saya untuk membuat rainbow cake yang enak di hari ultah Dhifa. Oke lah dipenuhi tantangannya :p
Big hug for you my princess ^__^
14 Juni 2012. Actually, there was nothing to celebrate. Karena kami
memang gak pernah merayakan ultah. Hanya Nadhifa sudah jauh-jauh hari
bilang "Bunda, Dhifa mau dibikinin kueh ulang tahun dan tiup lilin
ya..."
Ya seperti biasa, hanya membuat cake sederhana, tiup lilin dan potong kue di rumah. Just the three of us :)
Bagi-bagi ke tetangga kanan kiri terdekat saja dan sorenya meluncur ke
rumah Yangkung dan Yangti sambil bawa kue buat beliau ^___^
Selamat Milad ya anakku sayang... Sehat selalu, tumbuh cerdas, jadi anak
yang sholehah, menjadi penyejuk mata dan hati kedua orang tua dan
bermanfaat untuk sesama. Aamiin...
So, my girl is now 3 years old. Alhamdulillah... Love you my precious! Mmuuuaaccchhhhh.... :-*
With her 'big twin', Abi :D
Back to my rainbow cake, saya membuatnya saat ulang tahun Nadhifa yang
ke-3 tanggal 14 Juni kemarin. Selama ini belum nemu aja resep rainbow
cake yang sreg dan sesuai dengan saya. Banyak resep rainbow cake beredar
di internet, milis, dan blog teman-teman. Bukan orang Indonesia namanya
klo gak kreatif dengan resep, buktinya resep rainbow cake berbagai
macam modifikasi ada, dari yang panggang sampe yg kukus, dari tipe
buttercake sampe tipe spongecake, dari yang irit telur sampe yang
adaptasi dari resep lapis surabaya yang pake telur segambreng,
hihihiiii... Semua sah-sah saja, toh tinggal dikasih warna mejikuhibiniu
jadi deh Rainbow Cake :D
Bagi saya, klo mau merasakan istimewanya si rainbow ini, jangan bikin
yang setengah-setengah. Bikin dengan menggunakan base cake yang enak dan
lembut, gunakan frosting yang tidak biasa juga. Agar saat kita
memakannya pun rasanya sesuai dengan effort yang sudah kita keluarkan
untuk membuat cake ini. *sigh
Klo cuma spongecake standar, oles buttercream standar, ya gak ada istimewanya. CMIIW... ^__*
Saya membuatnya dengan menggunakan resep spongecake yang dikocok dengan
metode all in one dan menggunakan lebih banyak kuning telur. Selain
lebih praktis mengocoknya, hasil porinya halus, juga cakenya empuk dan
lembut karena menggunakan lebih banyak kuning telur.
Hasil sharing dengan Teh Siti Maryam, juragan kue di Garut sana, yang
juga cocok dengan resep Yongki yang dikocok dengan metode all in one.
Klo kata Teh Iyam mah 'digebruskeun', heuheuheuuu...
Untuk frostingnya saya memakai cream cheese frosting sebagai pasangan si
rainbow. Gurih, manis, lembut cream cheese frosting membuat cake ini
terasa istimewa :)
Untuk pewarna, tentunya pakailah pewarna yang food grade dan jangan lupa
Halal is a must :). Soal intensitas warna yang diinginkan itu sesuai
selera saja, mau warna tua silahkan, warna ngejreng is okay, warna soft
juga sah-sah saja ;)
Tips pertama, bila mixer Anda mempunyai kapasitas kecil, ditambah oven
yang juga kecil, plus loyang yang gak banyak, qiqiqiqiiii... sebaiknya
buat dulu setengah resep. Sembari memanggang yang batch pertama,
lanjutkan menyiapkan adonan untuk batch kedua. Atau semisal mau membuat
sepertiganya dulu juga boleh.
Tips kedua, jangan mengaduk-aduk adonan terlalu banyak (over mixing)
karena akan membuat adonan yang sudah mengembang kental jadi turun dan
encer kembali. Oleh karena itu, masukkan pewarna dengan yakin! Cukup
sekali memasukkan pewarna, aduk seperlunya cukup hingga rata saja.
Jangan teteskan sedikit diaduk-aduk, eh merasa kurang warnanya teteskan
lagi sedikit aduk-aduk lagi, begitu terus, yang ada nanti adonannya
ngambek deh dan kuenya bantat, nangis guling-guling deh! :D
Tips ketiga, karena adonan dibuat tipis-tipis saja, panggang dengan suhu
tinggi sekitar 190’C cukup sebentar saja agar cake matang tetapi tetap
masih lembut dan moist, tidak kering. Gak perlu sampai berkulit
kecoklatan permukaannya yang penting ditest sentuh sudah membal itu
sudah cukup.
Ini resep yang saya gunakan, alhamdulillah kata yang sudah pernah
icip-icip dan para customer yang sudah memesan rainbow cake ke Ordinary
Kitchen katanya weennaaakkk.... :D
Adaptasi dari resep spongecake Pak Yongki, tapi dikocok dengan metode all in one. Hatur nuhun Teh Iyam atas inspirasinya :)
The birthday cake. It's rainbow! *sigh :D
RAINBOW CAKE
By Ricke Indriani
BAHAN CAKE:
8 kuning telur
7 telur antero (utuh) ukuran besar
200 gram gula pasir
15 gram cake emulsifier
¼ sdt garam
125 gram terigu protein sedang
25 gram maizena
15 gram susu bubuk
---> Campur dan ayak
1 sdt vanilla
150 gram mentega, lelehkan
Pewarna makanan merah, orange, kuning, hijau, biru, ungu
6 loyang bulat ukuran 22 cm atau kotak ukuran 20x20 cm, tinggi 3-4 cm
Cara membuat:
1. Panaskan oven 190’C. Siapkan 6 buah bowl/mangkok untuk mewarnai
adonan. Siapkan loyang, olesi dengan mentega, alasi dengan kertas roti
bagian bawahnya, olesi lagi dengan mentega. Sisihkan.
2. Kocok telur, gula pasir, cake emulsifier dan garam dengan kecepatan
rendah cukup hingga tercampur rata. Masukkan semua bahan kering yang
sudah diayak dan vanilla, kocok dengan kecepatan rendah sampai tepung
tercampur rata. Kemudian naikkan kecepatan mixer kocok dengan kecepatan
tinggi (high speed) sampai adonan mengembang, kental berjejak dan putih.
Lamanya mengocok tergantung kapasitas mixer masing-masing. Matikan
mixer.
3. Masukkan mentega leleh, aduk balik merata dengan spatula.
4. Bagi adonan sama rata menjadi 6 bagian ke dalam bowl yang sudah
disiapkan, timbang masing-masing sekitar 200 gram atau total berat
adonan dibagi 6. Beri pewarna makanan secukupnya.
5. Tuang ke loyang. Panggang dalam oven sekitar 15-20 menit hingga
matang, sesuaikan dengan oven masing-masing. Bisa test sentuh dan test
tusuk.
6. Keluarkan cake dari loyang dan dinginkan.
CREAM CHEESE FROSTING
Bahan:
250 gram cream cheese
100 gram unsalted butter, dingin
500 ml non dairy whip cream manis (dingin), kocok hingga kaku (atau bisa
menggunakan 200 gram whip cream bubuk dan 400 ml air es)
Cara membuat:
Kocok cream cheese dan unsalted butter hingga lembut. Campurkan ke
dalam whipped cream kaku, kocok dengan kecepatan rendah hingga tercampur
rata. Simpan dalam kulkas sambil menunggu akan digunakan.
SIMPLE SYRUP
100 gram gula pasir
300 ml air
---> Rebus hingga gula larut dan dinginkan
PENYELESAIAN
Ambil selembar cake (susunan warna dari bawah ke atas yaitu ungu, biru,
hijau, kuning, orange dan merah), basahi dengan simple syrup, oles cream
cheese frosting, tumpuk kembali dengan selembar cake, ulangi sampai
seluruh cake tersusun. Rapikan pinggirannya bila perlu. Hias bagian
atasnya atau cover keseluruh bagian cake dengan sisa frosting. Beri
taburan sprinkles sugar warna warni atau hias sesuai selera.
Kiss kiss :-*
Blow the candle, huuuffffff.... :D
Let's slice it up! ;)
Alhamdulillah, senangnya melihat senyum bahagianya... Nadhifa bilang,
"Bunda, renbow kek-nya enak, uuhhmmm mantap!" *sambil mengacungkan
jempolnya ^__^b
Setelah dipotong Nadhifa habis 2 slice, hehehehee... ;)
Enjoy!
So this is my rainbow cake... Happy baking and happy birthday my girl! ^___^