Tampilkan postingan dengan label Cake. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cake. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 April 2018

CAKE KUKUS COKLAT MOCA PUTIH TELUR



Hoalaah...judulnya panjang banget yak! Heheee...
Di kulkas ada sisa putih telur, mungkin ada dari sekitar 6 putih telur. Kalo bikin kue yg lebih banyak pakai kuning telurnya ya begini jadinya, ada putih telur yg bersisa.
Hmmm...enaknya dibikn apa ya? Dari hasil ubek-ubek resep dan browsing di internet sebentar, akhirnya pilihan jatuh ke cake kukus aja deh. Kukus lagi ni, oven otangnya dikasih cuti dulu, hihihiii...
Resepnya sih diambil dari resep browkus putih telur Ny.Liem, coz resep-resep cake beliau emang terkenal maknyuss^_^
Tapi karena keterbatasan bahan dan pengen bikin cake yg bukan browkus alias ga nyoklat banget, akhirnya aku modified sana sini jadilah cake kukus coklat moca. Cake ini dibuat dua layer dg dua rasa, kopi dan moca. Ny. Liem, maaf ya resepnya aku ubek-ubek dan modifikasi. Thank u so much for the inspiration.
Rasanya??? Hmmmm...alhamduliLLAH enyakkk!! Spongy dan lembuuut...
Ini dia resepnya...

Bahan:
- 250 ml putih telur
- 125 gram gula pasir
- 1/4 sdt garam
- 7 gram emulsifier (sekitar 1 sdt, aku pakai SP)
- 115 gram tepung terigu protein sedang
- 1/2 sdt baking powder
- 1/2 vanili bubuk (aku pakai 1/2 sdt pasta vanili)
- 35 gram dark cooking chocolate, lelehkan dan campur dg 40 ml minyak goreng
- 1/2 sdt pasta coklat
- 35 gram white cooking chocolate, lelehkan dan campur dg 40 ml minyak goreng (pakai milk cooking chocolate juga boleh)
- 1 sdt kopi instan, larutkan dg 2 sdm air panas, dinginkan
- 1/2 sdt pasta moca (aku ga pakai coz ga ada), kalo pakai bisa nambah aroma dan rasa mocanya.
- Coklat meises atau dark cooking coklat yg dicincang halus untuk bahan lapisan

Cara membuat:
- Kocok putih telur dan garam hingga setengah mengembang. Mulai dg kecepatan rendah, lalu naikkan ke kecepatan sedang. Masukkan gula pasir sedikit demi sedikit sambil dikocok terus hingga gula habis. Masukkan emulsifier, kocok kembali hingga mengembang dan kental (soft peak). Masukkan pasta vanili, aduk rata.
- Masukkan tepung terigu dan baking powder sedikit demi sedikit sambil diayak. Aduk rata dg whisker atau mixer kecepatan paling rendah.
- Bagi 2 adonan. Satu bagian diberi campuran dark cooking chocolate leleh dan pasta coklat. Satu bagian lagi diberi white cooking chocolate leleh, larutan kopi dan pasta moca. Aduk rata.
- Tuang adonan coklat ke loyang yg dioles margarin dan dialasi kertas roti. Kukus 15 menit. Beri taburan coklat meises atau dark cooking chocolate halus. Kukus lagi 5 menit.
- Tuang adonan moca di atasnya. Kukus lagi 25-30 menit sampai matang (bisa dilakukan tes tusuk).
- Angkat, keluarkan dari loyang beserta kertas rotinya. Biarkan agak dingin baru kelupas kertas rotinya.
- Potong-otong dan sajikan.


(lapisan coklat dan mocanya ga sama tingginya, aku pakai loyangnya kekecilan, hihihiii...)

Senin, 09 April 2018

CBRUDEL CCAKE CPISANG CCOKLAT






















Resepnya dimodifikasi sedikit, ditambah pisang ambon yg dihancurkan (2 buah, skitar 150-200 gram), setengah jumlah susu diganti dengan coklat bubuk, dan air hangat diganti susu cair hangat, plus ditambahkan kismis ke dalam adonannya :)
Cara pembuatan sama persis, pisangnya dimasukkan setelah susu cair dan telur. Margarin/mentega tetap dimasukkan terakhir, kemudian tambahkan kismis/chocolate chips. Setelah matang bisa diberi dusting gula halus di atasnya.



Ini dia resepnya:

Bahan:
275 gram terigu protein sedang
100 gram gula pasir halus (gula kastor), klo ga ada pakai gula pasir yang diblender agar hasil cake lebih bagus dan halus
2 buah pisang ambon matang (sekitar 150-200 gram), hancurkan dengan garpu
25 gram susu bubuk
25 gram coklat bubuk
1/2 bungkus ragi instan (1 bungkus isi 11 gram)
3 butir telur, kocok lepas
100 ml susu cair hangat
75 gram margarin/mentega (tidak usah dilelehkan ya)
100 gram kismis

Cara membuat:
1. Campur bahan kering: terigu, gula pasir halus, susu bubuk dan ragi instan. Aduk rata dan ayak pada sebuah wadah agak besar.
2. Masukkan telur, aduk rata.
3. Masukkan susu cair sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga rata dan halus.
4. Masukkan pisang yang dihaluskan, aduk rata.
5. Masukkan margarin/mentega. Aduk rata hingga adonan menjadi lembut.
6. Tuang di loyang tulban yang telah dioles margarin. Ratakan permukaannya. Diamkan 30-45 menit sampai naik dan mengembang (tergantung cuaca dan kelembaban di tempat masing-masing ya).
7. Oven 30-45 menit dengan suhu 180'C sampai matang (tes tusuk sudah tidak lengket).
8. Panas-panas oles permukaan cake dengan margarin/mentega.

*Note:
- Tinggi adonan ketika dituang maksimal skitar 1/2 tinggi loyang, setelah didiamkan akan naik dan mengembang hampir 2x lipatnya. Dan setelah dioven akan tambah naik.
- Keluarkan dengan cara dibalik.
- Agar cake tidak cepat kering setelah dingin simpan dalam wadah kedap udara (bisa dipotong-potong dahulu)

Sabtu, 07 April 2018

BRUDEL CAKE MANADO






Bahan:
275 gram terigu protein sedang
100 gram gula pasir halus (gula kastor), klo ga ada pakai gula pasir yang diblender agar hasil cake lebih bagus dan halus
50 gram susu bubuk
1/2 bungkus ragi instan (1 bungkus isi 11 gram)
3 butir telur, kocok lepas
100 ml air hangat
75 gram margarin/mentega (tidak usah dilelehkan ya)
30 gram keju cheddar parut
25 gram kacang kenari cincang (saya kemarin pakai mete)
100 gram fruit mix (cherry merah, cherry hijau dan kismis), potong-potong

Cara membuat:
1. Campur bahan kering: terigu, gula pasir halus, susu bubuk dan ragi instan. Aduk rata dan ayak pada sebuah wadah agak besar.
2. Masukkan telur, aduk rata.
3. Masukkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga rata dan halus.
4. Masukkan keju parut, aduk rata.
5. Masukkan margarin/mentega. Aduk rata hingga adonan menjadi lembut.
6. Tuang di loyang tulban yang telah dioles margarin. Ratakan permukaannya. Diamkan 30-45 menit sampai naik dan mengembang (tergantung cuaca dan kelembaban di tempat masing-masing ya).
7. Taburi permukaannya dengan kenari cincang dan fruit mix.
8. Oven 30-45 menit dengan suhu 180'C sampai matang (tes tusuk sudah tidak lengket).
9. Panas-panas oles permukaan cake dengan margarin/mentega.

*Note:
- Tinggi adonan ketika dituang skitar 1/2 tinggi loyang, setelah didiamkan akan naik dan mengembang hampir 2x lipatnya. Dan setelah dioven akan tambah naik. Kemarin saya menggunakan loyang yang agak tinggi (10 cm), bisa menggunakan loyang tulban dengan tinggi 7 cm nanti cakenya akan menjulang lebih tinggi dari loyang tapi tidak akan tumpah/meluber keluar loyang.
- Keluarkan dengan cara dibalik, jika menggunakan taburan (seperti saya) setelah dikeluarkan balik kembali ke atas piring saji.
- Agar cake tidak cepat kering setelah dingin simpan dalam wadah kedap udara (bisa dipotong-potong dahulu)
- Cake ini rasanya memang tidak terlalu manis, bisa juga disajikan dengan olesan selai atau ditaburi coklat meisyes. Kemarin saya makan pakai olesan selai marmalade, wuiiihhh...mantaphh!! ^_^
- Bisa divariasikan dengan berbagai rasa, misalnya keju, coklat, tape, pisang, dll.

Selamat mencoba! ^_^

Rabu, 04 April 2018

RAINBOW CAKE




Yeap, this is the happening cake nowaday. Telat banget ya baru posting rainbow cake sekarang, kemana aja Bun?? Hehehehee...
Hosnestly, pada awalnya saya gak begitu tertarik untuk bikin cake ini. Dalam pikiran saya cake ini gak ada istimewanya selain warna warninya saja dan pastinya time consuming banget karena harus membuat 6-7 layer cake bernuansa mejikuhibiniu :D
Tapi, ternyata suami saya mengamati juga perkembangan trend dunia mode perkuehan, hihihiiiii... Sampe-sampe dia tau asal muasalnya si rainbow ini bisa booming banget, yaitu dari kisah seorang mahasiswi di Amerika yang membuatkan cake special buat seorang sahabatnya yang suka sekali dengan pelangi dan kemudian diposting di blognya kemudian banyak orang tertarik dg rainbow cake buatannya hingga mahasiswi tersebut diundang ke acara Oprah Show. Kemudian Budhe’ Martha Stewart pun membuat resep rainbow cake yg menjadi acuan banyak foodie blogger. Jadilah demam Rainbow Cake dimana-mana, hehehee...
Dan Abi pun ‘menantang’ saya untuk membuat rainbow cake yang enak di hari ultah Dhifa. Oke lah dipenuhi tantangannya :p



Big hug for you my princess ^__^


14 Juni 2012. Actually, there was nothing to celebrate. Karena kami memang gak pernah merayakan ultah. Hanya Nadhifa sudah jauh-jauh hari bilang "Bunda, Dhifa mau dibikinin kueh ulang tahun dan tiup lilin ya..."
Ya seperti biasa, hanya membuat cake sederhana, tiup lilin dan potong kue di rumah. Just the three of us :)
Bagi-bagi ke tetangga kanan kiri terdekat saja dan sorenya meluncur ke rumah Yangkung dan Yangti sambil bawa kue buat beliau ^___^
Selamat Milad ya anakku sayang... Sehat selalu, tumbuh cerdas, jadi anak yang sholehah, menjadi penyejuk mata dan hati kedua orang tua dan bermanfaat untuk sesama. Aamiin...

So, my girl is now 3 years old. Alhamdulillah... Love you my precious! Mmuuuaaccchhhhh.... :-*



With her 'big twin', Abi :D


Back to my rainbow cake, saya membuatnya saat ulang tahun Nadhifa yang ke-3 tanggal 14 Juni kemarin. Selama ini belum nemu aja resep rainbow cake yang sreg dan sesuai dengan saya. Banyak resep rainbow cake beredar di internet, milis, dan blog teman-teman. Bukan orang Indonesia namanya klo gak kreatif dengan resep, buktinya resep rainbow cake berbagai macam modifikasi ada, dari yang panggang sampe yg kukus, dari tipe buttercake sampe tipe spongecake, dari yang irit telur sampe yang adaptasi dari resep lapis surabaya yang pake telur segambreng, hihihiiii... Semua sah-sah saja, toh tinggal dikasih warna mejikuhibiniu jadi deh Rainbow Cake :D

Bagi saya, klo mau merasakan istimewanya si rainbow ini, jangan bikin yang setengah-setengah. Bikin dengan menggunakan base cake yang enak dan lembut, gunakan frosting yang tidak biasa juga. Agar saat kita memakannya pun rasanya sesuai dengan effort yang sudah kita keluarkan untuk membuat cake ini. *sigh
Klo cuma spongecake standar, oles buttercream standar, ya gak ada istimewanya. CMIIW... ^__*
Saya membuatnya dengan menggunakan resep spongecake yang dikocok dengan metode all in one dan menggunakan lebih banyak kuning telur. Selain lebih praktis mengocoknya, hasil porinya halus, juga cakenya empuk dan lembut karena menggunakan lebih banyak kuning telur.
Hasil sharing dengan Teh Siti Maryam, juragan kue di Garut sana, yang juga cocok dengan resep Yongki yang dikocok dengan metode all in one. Klo kata Teh Iyam mah 'digebruskeun', heuheuheuuu...

Untuk frostingnya saya memakai cream cheese frosting sebagai pasangan si rainbow. Gurih, manis, lembut cream cheese frosting membuat cake ini terasa istimewa :)
Untuk pewarna, tentunya pakailah pewarna yang food grade dan jangan lupa Halal is a must :). Soal intensitas warna yang diinginkan itu sesuai selera saja, mau warna tua silahkan, warna ngejreng is okay, warna soft juga sah-sah saja ;)

Tips pertama, bila mixer Anda mempunyai kapasitas kecil, ditambah oven yang juga kecil, plus loyang yang gak banyak, qiqiqiqiiii... sebaiknya buat dulu setengah resep. Sembari memanggang yang batch pertama, lanjutkan menyiapkan adonan untuk batch kedua. Atau semisal mau membuat sepertiganya dulu juga boleh.
Tips kedua, jangan mengaduk-aduk adonan terlalu banyak (over mixing) karena akan membuat adonan yang sudah mengembang kental jadi turun dan encer kembali. Oleh karena itu, masukkan pewarna dengan yakin! Cukup sekali memasukkan pewarna, aduk seperlunya cukup hingga rata saja. Jangan teteskan sedikit diaduk-aduk, eh merasa kurang warnanya teteskan lagi sedikit aduk-aduk lagi, begitu terus, yang ada nanti adonannya ngambek deh dan kuenya bantat, nangis guling-guling deh! :D
Tips ketiga, karena adonan dibuat tipis-tipis saja, panggang dengan suhu tinggi sekitar 190’C cukup sebentar saja agar cake matang tetapi tetap masih lembut dan moist, tidak kering. Gak perlu sampai berkulit kecoklatan permukaannya yang penting ditest sentuh sudah membal itu sudah cukup.

Ini resep yang saya gunakan, alhamdulillah kata yang sudah pernah icip-icip dan para customer yang sudah memesan rainbow cake ke Ordinary Kitchen katanya weennaaakkk.... :D
Adaptasi dari resep spongecake Pak Yongki, tapi dikocok dengan metode all in one. Hatur nuhun Teh Iyam atas inspirasinya :)



The birthday cake. It's rainbow! *sigh :D


RAINBOW CAKE
By Ricke Indriani

BAHAN CAKE:
8 kuning telur
7 telur antero (utuh) ukuran besar
200 gram gula pasir
15 gram cake emulsifier
¼ sdt garam

125 gram terigu protein sedang
25 gram maizena
15 gram susu bubuk
---> Campur dan ayak
1 sdt vanilla

150 gram mentega, lelehkan

Pewarna makanan merah, orange, kuning, hijau, biru, ungu

6 loyang bulat ukuran 22 cm atau kotak ukuran 20x20 cm, tinggi 3-4 cm

Cara membuat:
1. Panaskan oven 190’C. Siapkan 6 buah bowl/mangkok untuk mewarnai adonan. Siapkan loyang, olesi dengan mentega, alasi dengan kertas roti bagian bawahnya, olesi lagi dengan mentega. Sisihkan.
2. Kocok telur, gula pasir, cake emulsifier dan garam dengan kecepatan rendah cukup hingga tercampur rata. Masukkan semua bahan kering yang sudah diayak dan vanilla, kocok dengan kecepatan rendah sampai tepung tercampur rata. Kemudian naikkan kecepatan mixer kocok dengan kecepatan tinggi (high speed) sampai adonan mengembang, kental berjejak dan putih. Lamanya mengocok tergantung kapasitas mixer masing-masing. Matikan mixer.
3. Masukkan mentega leleh, aduk balik merata dengan spatula.
4. Bagi adonan sama rata menjadi 6 bagian ke dalam bowl yang sudah disiapkan, timbang masing-masing sekitar 200 gram atau total berat adonan dibagi 6. Beri pewarna makanan secukupnya.
5. Tuang ke loyang. Panggang dalam oven sekitar 15-20 menit hingga matang, sesuaikan dengan oven masing-masing. Bisa test sentuh dan test tusuk.
6. Keluarkan cake dari loyang dan dinginkan.


CREAM CHEESE FROSTING

Bahan:
250 gram cream cheese
100 gram unsalted butter, dingin
500 ml non dairy whip cream manis (dingin), kocok hingga kaku (atau bisa menggunakan 200 gram whip cream bubuk dan 400 ml air es)

Cara membuat:
Kocok cream cheese dan unsalted butter hingga lembut. Campurkan ke dalam whipped cream kaku, kocok dengan kecepatan rendah hingga tercampur rata. Simpan dalam kulkas sambil menunggu akan digunakan.

SIMPLE SYRUP
100 gram gula pasir
300 ml air
---> Rebus hingga gula larut dan dinginkan

PENYELESAIAN
Ambil selembar cake (susunan warna dari bawah ke atas yaitu ungu, biru, hijau, kuning, orange dan merah), basahi dengan simple syrup, oles cream cheese frosting, tumpuk kembali dengan selembar cake, ulangi sampai seluruh cake tersusun. Rapikan pinggirannya bila perlu. Hias bagian atasnya atau cover keseluruh bagian cake dengan sisa frosting. Beri taburan sprinkles sugar warna warni atau hias sesuai selera.


Kiss kiss :-*


Blow the candle, huuuffffff.... :D


Let's slice it up! ;)


Alhamdulillah, senangnya melihat senyum bahagianya... Nadhifa bilang, "Bunda, renbow kek-nya enak, uuhhmmm mantap!" *sambil mengacungkan jempolnya ^__^b
Setelah dipotong Nadhifa habis 2 slice, hehehehee... ;)



Enjoy!


So this is my rainbow cake... Happy baking and happy birthday my girl! ^___^

BANANA SPONGE CAKE


































Bulan Juni yang lalu, terjadi tragedi (halah!) lupa kalau menyimpan pisang. Jadi, karena Nadhifa adalah penggemar pisang dimakan begitu saja (Abinya juga sih sebenarnya) kalau mau bikin kue berbahan pisang harus menyembunyikan pisang yang dibeli agar aman dari jangkauan Nadhifa jika pisangnya belum over ripe atau matang sekali. Nah, ternyata malah kelupaan alias bablas kalau menyimpan satu sisir pisang, sampai pisangnya hampir bonyok yang bagian bawah. Beberapa buah pisang yang bagian bawah sudah hitam kulitnya dan lembek sekali. Tapi ketika dikupas alhamdulillah dalamnya bagus tidak busuk, wangiiii pisang sekali (ya iyalah masa wangi duren?)... Langsung saja hari itu juga dieksekusi jadi banana cake. Karena pisang yang bonyok alias kelewat matang (barisan bawah) ada 5 buah, jadi didahulukan menggunakan pisang yang 5 buah tersebut. Sisanya yang barisan atas masih bagus hanya sudah ada bintik-bintik hitam saja kulitnya. Pisangnya saya timbang berat kurang lebih 500 gram (tanpa kulit ya).




































 Banana cake bisa dibuat dengan metode butter cake, quick bread/metode muffin, atau sponge cake. Kali ini saya buat menggunakan metode sponge cake, untuk metode quick bread atau muffin yang dibuat tanpa mixer, silahkan ubek-ubek saja blog ini ya, hehee... Saya juga menggunakan brown sugar dalam cake ini, tambah wangi dan warna cakenya jadi semu kecoklatan. Tapi jika tidak ada brown sugar, teman-teman bisa menggunakan full gula pasir putih saja. Jadi untuk 500 gram pisang tadi, ini komposisi resep yang saya pakai.

BANANA SPONGE CAKE
by Ricke Indriani

500 gram pisang matang, tanpa kulit (jenis cavendish atau ambon)
50 ml susu cair, suhu ruang
4 butir telur (pakai ukuran sedang/besar)
100 gram gula pasir
100 gram brown sugar
1/4 sdt garam
300 gram terigu protein sedang
25 gram maizena
1 sdt baking powder
1 sdt soda kue
1 sdt vanilla
200 gram mentega/margarin, lelehkan
Gula halus dicampur dengan sedikit kayu manis bubuk untuk taburan (opsional)

Cara membuat:
1. Panaskan oven 160'C. Siapkan loyang tulban (loyang bolong di tengah) diameter 23 cm. Olesi dengan mentega/margarin dan taburi terigu tipis-tipis. Sisihkan.
2. Hancurkan pisang hingga lumat dan lembut (karena sudah matang sekali jadi saya hancurkan pakai garpu saja). Campur dengan susu cair. Sisihkan.
3. Ayak terigu, maizena, baking powder dan soda kue. Sisihkan.
4. Kocok telur, gula pasir, brown sugar dan garam hingga mengembang, putih dan kental sekali (ini penting karena adonan akan diberi pisang yang berat).
5. Masukkan campuran pisang dan susu cair dalam 2 tahap, aduk perlahan secara merata dengan spatula.
6. Masukkan campuran tepung (terigu, maizena, baking powder dan soda kue) dalam 3 tahap, aduk merata dengan teknik aduk balik.
7. Masukkan vanilla dan mentega/margarin leleh. Aduk merata dengan teknik aduk balik hingga adonan benar-benar homogen. Jangan ada mentega/margarin leleh yang belum tercampur rata.
8. Tuang ke dalam loyang. Ratakan permukaannya. Hentakkan loyang dengan lembut ke meja 2x (untuk mengeluarkan jika ada gelembung udara yang terperangkap saat menuang adonan).
9. Panggang selama 45-50 menit hingga cake matang kecoklatan dan kokoh (sesuaikan dengan oven masing-masing). Test tusuk dan test sentuh permukaannya sudah membal.
10. Keluarkan dari oven, balikkan loyang untuk mengeluarkan cake. Dinginkan. Taburi permukaannya dengan gula halus yang dicampur sedikit kayu manis bubuk (opsional). Potong-potong dan sajikan.

Note:
- Gunakan pisang yang sudah benar-benar matang agar lebih lembut, manis dan aromanya maksimal. Kulit pisang sudah banyak bintik-bintik hitam/tidak mulus lagi.
- Bila tidak ada brown sugar, bisa menggunakan full gula pasir. Silahkan menyesuaikan jumlah gulanya dengan selera manis masing-masing ya.
- Telur dan gula harus dikocok sampai benar-benar kental sekali, agar stabil saat ditambahkan pisang yang cenderung berat.
- Pastikan saat mengaduk mentega/margarin cair adonan sudah benar-benar homogen agar cake tidak bantat.
- Adonan cake cukup tinggi, jadi panggang dengan suhu rendah saja agar matang sempurna tetapi tidak cepat gosong. Lama memanggang sesuaikan dengan oven masing-masing.





Selamat mencoba. Good luck! ^_^

Selasa, 27 Maret 2018

Cake Coklat


































Cake ini saya kasih embel-embel kata 'simple' karena memang cara membuatnya sangat mudah dan sederhana. Tidak perlu oven karena dikukus, dan tidak perlu mixer karena hanya dicampur aduk menggunakan hand whisk/baloon whisk saja. Bahan-bahan yang digunakan pun mudah sekali didapat. In sya Allah teman-teman pasti bisa membuatnya, ikuti saja instruksi resep dengan baik.

Resep ini dulu saya adaptasi dari Cooking Crave, seringkali jika ingin cemilan kue berbau coklat di rumah dan sedang malas memakai mixer saya membuat cake ini. Cukup aduk-aduk dan kukus 45 menit, bisa sambil ditinggal mengerjakan yang lain. Jadilah cake cokelat yang lembut dan empuk. Dalam resep ini, ukuran cake yang dihasilkan tidak terlalu besar ya. Cukup lah untuk cemilan keluarga kecil. Dalam foto ini saya menggunakan loyang tulban (loyang bulat yang bolong di bagian tengah) diameter 20 cm, atau bisa juga menggunakan loyang bulat biasa ukuran 18 cm.




































SIMPLE STEAMED CHOCOLATE CAKE
Modified by Ricke Indriani

Cake:
100 gram margarine/butter
100 gram minyak goreng
200 gram gula pasir
200 ml susu cair
2 butir telur, kocok lepas hingga berbuih dengan garpu
100 gram terigu protein sedang
50 gram coklat bubuk
½ sdt baking powder
½ sdt soda kue/baking soda
¼ sdt garam
1 sdt vanilla powder

Ganache siram (optional):
100 gram dark cooking chocolate, cincang kecil
80 ml whipping cream cair
3 sdm madu/corn syrup
1 sdm minyak goreng
Panaskan whipping cream cair hingga panas dan pinggirannya mulai berbuih kecil. Matikan api. Masukkan coklat cincang. Diamkan hingga terlihat coklat meleleh. Aduk rata hingga coklat tercampur rata dan licin. Masukkan madu/corn syrup dan minyak goreng. Aduk rata.

Gula halus untuk taburan

Cara membuat:
1. Siapkan kukusan, didihkan air hingga cukup beruap. Bungkus tutup kukusan dengan handuk atau lap bersih. Olesi loyang tulban 20 cm atau loyang bulat 18 cm dengan margarine tipis dan alasi bagian bawahnya dengan kertas roti/baking paper. Olesi margarine lagi dan taburi terigu tipis-tipis. Sisihkan.
2. Campur dalam panci margarine/butter, minyak goreng, gula pasir dan susu cair. Panaskan di atas api sambil diaduk hingga gula larut. Angkat dan biarkan hingga agak hangat/dingin.
3. Masukkan telur dan garam ke dalam campuran susu tadi. Aduk rata menggunakan hand whisk.
4. Masukkan terigu, coklat bubuk, baking powder dan soda kue yang sudah diayak. Aduk rata dengan hand whisk. Masukkan vanilla, aduk rata.
5. Tuang ke dalam loyang. Kukus 45 menit. Angkat. Keluarkan dari loyang dan diamkan hingga benar-benar dingin.
6. Buat ganache siram: Panaskan whipping cream cair hingga panas dan pinggirannya mulai berbuih kecil. Matikan api. Masukkan coklat cincang. Diamkan hingga terlihat coklat meleleh. Aduk rata hingga coklat tercampur rata dan licin. Masukkan madu/corn syrup dan minyak goreng. Aduk rata.
7. Siram cake yang sudah dingin dengan ganache. Dinginkan di kulkas agar ganache lebih set. Taburi gula halus.
8. Potong-potong dan sajikan.
9. Cake ini juga bisa disajikan dengan atau tanpa ganache, sesuai selera.

Source: Cooking Crave.





Yuk, bikin! And, happy steaming ;)

Senin, 26 Maret 2018

CAKE PUTIH TELUR PELANGI


































Sebenarnya disebut rainbow juga enggak sih ya, soalnya warnanya enggak memenuhi warna rainbow, cuma hijau, coklat, merah dan putih, hehehe... Tapi karena warna warni, masih masuk lah ya disebut rainbow (teuteup maksa :p). Kalau mau dibikin lebih colorful silahkan saja ya, suka-suka ;)
Foto ini saya ambil bulan Maret yang lalu (iya, postingan telat lagi memang), saat membuat cake ini saya sedang punya stok putih telur cukup banyak di kulkas sisa membuat pesanan-pesanan kue yang banyak menggunakan kuning telur. Putih telur bisa awet disimpan di kulkas asal wadahnya bersih dan tertutup rapat dan tetap bisa bagus ketika dikocok.

Alhamdulillah cakenya mengembang dengan bagus, hasilnya juga empuk dan lembut. Saya menggunakan pasta perisa untuk mewarnai adonannya (pasta pandan, pasta strawberry, dan pasta cokelat), jadi ada rasanya selain warna. Cake ini mirip dengan angel cake (cake putih yang hanya menggunakan putih telur dalam adonannya), tetapi tidak perlu menggunakan loyang khusus seperti loyang chiffon yang alasnya bisa dilepas. Cake ini bisa menggunakan loyang biasa (saya menggunakan loyang tulban/bundt pan) tanpa khawatir cake akan kempes ketika keluar oven dan loyang tidak perlu dibalik hingga cake dingin. Pengocokan putih telur harus sampai mengembang kental, mulus dan creamy tanpa ada busa lagi. Baru masukkan bahan lain. Pembuatannya sama dengan sponge cake, hanya telurnya menggunakan putihnya saja.

Punya stok putih telur nganggur di rumah? Cake ini bisa jadi salah satu alternatif. Putih telurnya ditimbang ya, karena saya langsung pakai putih telur yang sudah di-stok, bukan sengaja memecahkan dari telur baru. Yuk dicoba :)




































 RAINBOW EGG WHITES CAKE
by Ricke Indriani

Bahan:
500 gram putih telur (ditimbang ya), suhu ruang
250 gram gula pasir
1 sdm cake emulsifier
1/2 sdt garam
250 gram terigu protein sedang
50 gram maizena
200 gram butter/margarin, lelehkan
1 sdt vanilla
Pasta perisa masing-masing 1 sdt (saya pakai pandan, strawberry, cokelat), sesuai selera
Gula halus untuk taburan (optional)

Cara membuat:
1. Panaskan oven 160-170'C. Olesi loyang tulban/bundt pan ukuran 26 cm dengan margarin, lalu taburi dengan terigu tipis-tipis. Sisihkan.
2. Ayak tepung terigu dan maizena. Sisihkan.
3. Kocok putih telur, garam dan emulsifier dengan mixer kecepatan sedang sampai berbusa, masukkan gula pasir dalam 3 tahapan sambil dikocok terus hingga gula habis. Kocok dengan kecepatan tinggi hingga adonan mengembang, kental dan berjejak (saya sertakan foto adonan putih telur setelah dikocok).
4. Masukkan tepung dalam beberapa tahapan (saya biasanya 3 tahap) dan aduk balik dengan spatula hingga rata (saya lakukan dengan mixer kecepatan paling rendah).
5. Masukkan butter/margarin cair dan vanilla. Aduk balik dengan spatula hingga benar-benar rata dan homogen. Tidak ada lagi butter/margarin cair yang belum tercampur dalam adonan.
6. Bagi adonan sesuai jumlah warna yang diinginkan, tambahkan pasta perisa pada masing-masing adonan. Aduk rata.
7. Tuang adonan ke dalam loyang (bisa per lapisan warna atau dibentuk acak motif marble) dan panggang sampai matang, permukaannya sudah kecoklatan dan membal bila disentuh. Test tusuk sudah bersih. Sekitar 50 menit, tergantung oven masing-masing.
8. Keluarkan dari loyang dan dinginkan. Taburi dengan gula halus dan potong-potong.


(Hasil adonan putih telur setelah selesai dikocok, siap dimasukkan bahan lain)


Note:
- Pengocokan putih telur harus sampai mengembang kental, mulus dan creamy tanpa ada busa lagi. Baru masukkan bahan lain.
- Bila tidak memiliki loyang ukuran seperti dalam resep, resep bisa dikonversi sesuai ukuran loyang yang dipakai.

Selamat mencoba ^_^

Minggu, 25 Maret 2018

MARMER BUTTER CAKE

































Assalamu'alaikum semuanyaaa. Fiiuuhhh... setelah sekitar setahunan vakum nge-blog karena berbagai sebab, akhirnya hari ini I'm back! Alhamdulillah ^_^
Banyak sekali teman-teman pembaca blog ini yang bertanya kepada saya kenapa blog saya sudah lama tidak di-update lagi. Ya di facebook, di instagram, email dan juga komentar dalam blog ini ada yang menanyakan kapan update blog lagi. Maaf yaaaa... semoga bisa aktif lagi nge-blog deh. Doakan segala urusan kami dipermudah ya teman-teman. Aamiin.

Dan kali ini saya memulai dengan posting resep classic marble buttercake. Teman-teman pasti sudah tidak asing dengan yang namanya marble cake alias cake marmer, ada yang dibuat dari jenis buttercake dan ada juga yang dibuat dari jenis spongecake. Nah, yang ini adalah jenis buttercake. Teksturnya padat tetapi lembut dan empuk, agak crumbly, aroma dan rasanya buttery. Gunakan real butter yang berkualitas agar hasilnya maksimal. Bisa juga di-mix dengan margarin berkualitas atau full margarin juga boleh. Jadi hasilnya tentu berbeda ya dengan marble cake yang dibuat dengan metode spongecake atau all in one yang hasilnya spongy.

Resep ini bisa dijadikan resep dasar buttercake, kita bisa memodifikasinya untuk membuat aneka varian buttercake.




































CLASSIC MARBLE BUTTER CAKE
by Ricke Indriani

Bahan:
250 gram butter berkualitas (bisa mix dengan margarin/full margarin berkualitas)
200 gram gula pasir halus/gula kastor
4 butir telur ukuran besar (jika ukuran sedang/kecil pakai 5 butir)
1 sdt vanilla
225 gram terigu protein sedang/all purpose flour
2 sdt baking powder
1/2 sdt garam
50 ml susu cair, suhu ruang
2 sdm coklat bubuk, larutkan dengan sedikit air panas hingga menjadi pasta kental, dinginkan
Gula halus untuk taburan (optional)

Cara membuat:
1. Panaskan oven suhu 160'C tergantung oven masing-masing. Siapkan loyang loaf (saya pakai ukuran 22x10x10 cm), olesi margarin tipis, taburi dengan terigu tipis. Sisihkan.
2. Ayak terigu bersama baking powder. Sisihkan.
3. Kocok butter/margarin hingga lembut sekitar 3 menit, masukkan gula pasir halus kocok kembali hingga creamy dan pucat. Masukkan telur satu per satu, kocok asal rata setiap setelah memasukkan telur. Lakukan hingga telur habis. Masukkan garam dan vanilla. Kocok rata.
4. Masukkan campuran terigu dan baking powder dalam 3 tahap, berselang seling dengan susu cair dalam 2 tahap. Awali dengan terigu, akhiri dengan terigu.
5. Ambil sebagian adonan, beri campuran coklat bubuk. Aduk rata. Sisanya biarkan putih.
6. Masukkan adonan putih dan coklat berselang seling secara acak ke dalam loyang. Buat motif marble/marmer dengan bantuan tusuk sate/pisau.
7. Panggang dalam oven yg telah dipanaskan sampai matang dan permukaannya kecoklatan, sekitar 45 menit. Test tusuk sudah bersih.
8. Keluarkan dari loyang dan dinginkan. Taburi gula halus jika suka. Potong-potong dan sajikan dengan secangkir kopi atau teh panas dan ditemani orang tercinta.


(Kocok butter/margarin sampai pucat dan creamy seperti ini)

(Sebelum dipanggang)































Note: Resep ini bisa juga dibuat untuk varian lain. Semisal untuk orange butter cake, ganti susu cair dengan orange juice dan beri parutan kulit orange (orange zest). Bila ingin diberi kismis, rendam 75-100 gram kismis dalam air panas beberapa saat dan peras kemudian taburi dengan terigu. Masukkan paling akhir ke dalam adonan dan aduk rata.


































 

Selamat mencoba dan semoga suka ya ;)

Sabtu, 03 Maret 2018

CMARTABAK CBOLU ISI COKLAT



Marbol ini resepnya sama saja dengan marbol pandan yang pernah saya posting sebelumnya. Hanya saja santan diganti dengan susu cair, tidak menggunakan pasta pandan dan air pandan. Bila suka boleh ditambahkan essence vanilla. Isinya hanya menggunakan rice chocolate (coklat meisyes) dan sedikit susu kental manis.



Bikinnya disambi ngelonin Nadhifa yang tiba-tiba bangun pas adonan udah dituang ke loyang, waduwh makanya agak overcook kulit luarnya, hihihiii... Tapi alhamdulillah ga sampe gosong, cuma agak coklat aja kulitnya, harusnya kan kuning kecoklatan. Tapi yang penting suamikuh tercinta suka banget dan bilang enak (ga pake ngancam lho, Abi tulus dari hati, hehehee...)

Kamis, 01 Maret 2018

COpera CCake








Cake ini dibuat dari beberapa lapis jaconde cake (almond sponge cake) yang disiram coffee syrup, kemudian diberi filling coffee buttercream dan chocolate ganache. Coffee buttercream yang dipakai dalam opera cake berbagai macam versi, ada yang menggunakan French buttercream (yang menggunakan telur yang dikocok dengan gula cair panas), ada yang menggunakan Swiss buttercream (menggunakan meringue/putih telur kocok), ada yang menggunakan buttercream biasa, dsb. Tapi yang membuat enak tentu buttercreamnya dibuat dari real butter (unsalted butter), bukan dari shortening/mentega putih seperti buttercream untuk menghias cake/tart.
Saya suka memakai French buttercream untuk membuat opera cake, mengacu pada resep coffee buttercream yang ada di resep opera cake by Dorie Greenspan (Paris Sweets). Tapi kali ini saya membuat buttercream yang lebih simple tapi tetap enak, menggunakan white cooking chocolate. Saya akan mencantumkan kedua resep buttercream untuk opera cake yang biasa saya pakai, silahkan dipilih sesuai dengan keinginan.
Begitu juga dengan komposisi ganache, ada yang heavy ganache dengan perbandingan coklat dan whip cream 2:1, ada juga yang light ganache yang memakai perbandingan 1:1. Kali ini saya memakai yang 1:1 saja.




OPERA CAKE
ditulis oleh Ricke Indriani

Coffee syrup:
100 ml air
2 sdm gula pasir
1 sdm kopi instant
---> Panaskan air dan gula pasir hingga mendidih, masukkan kopi. Aduk rata. Dinginkan.

Chocolate ganache:
250 gram whip cream dairy cair/fresh cream
250 gram dark cooking chocolate, cincang kecil
---> Panaskan whip cream cair/fres cream jangan sampai mendidih (cukup hingga bagian pinggirannya mulai bergelembung kecil). Matikan api. Masukkan dark cooking chocolate cincang. Diamkan 5 menit hingga coklat meleleh. Aduk-aduk dengan hand whisk sampai rata dan licin. Dinginkan di suhu ruang. Masukkan ke dalam kulkas hingga mengental seperti selai dan bisa dioles.

Coffee buttercream (silahkan pilih salah satu saja)
Versi I (French coffee buttercream):
10 gram kopi instant
15 gram air panas
1 telur utuh
1 kuning telur
100 gram gula pasir
60 gram air
1 sdt vanilla
200 gram unsalted butter dingin, potong-potong dadu, biarkan di suhu ruang
--->Aduk rata kopi instant dan air panas. Dinginkan. Sisihkan.
Kocok telur dan kuning telur hingga pucat dan berbusa.
Sementara itu panaskan gula pasir dan air di atas api hingga mendidih dan mengental. Masukkan perlahan gula cair panas ke dalam kocokan telur sambil dikocok perlahan. Setelah gula cair masuk seluruhnya, kocok dengan kecepatan tinggi hingga mengental dan mengkilap, masukkan vanilla. Kocok terus hingga dingin suhu ruang.
Masukkan unsalted butter secara bertahap sambil dikocok rata dengan kecepatan rendah. Setelah butter seluruhnya masuk, kocok dengan kecepatan tinggi hingga mengembang dan ringan. Masukkan larutan kopi. Kocok rata. Simpan di kulkas dalam wadah tertutup hingga akan digunakan.

Versi II (coffee white chocolate buttercream)
1 sdm kopi instant
1 sdm air panas
250 gram unsalted butter dingin, potong-potong dadu, biarkan di suhu ruang
150 gram susu kental manis putih
100 gram white cooking chocolate, lelehkan, biarkan sampai agak dingin
1/2 sdt pasta mocca (optional)
--->Campur kopi instant dan air panas, dinginkan. Sisihkan.
Kocok unsalted butter hingga lembut dan creamy. Masukkan susu kental manis. Kocok kembali hingga mengembang ringan. Masukkan white cooking chocolate leleh, kocok rata. Masukkan pasta mocca, kocok rata. Simpan dalam kulkas sampai akan digunakan.

Jaconde Cake (Almond Sponge Cake)
Bahan:
225 gram almond bubuk
200 gram gula halus (gula bubuk)
70 gram terigu protein sedang
6 butir telur utuh
1/2 sdt vanilla
50 gram unsalted butter, lelehkan
6 putih telur
1/4 sdt garam
50 gram gula pasir halus

Cara membuat Cake:
1. panaskan oven suhu 200'C. Siapkan 4 buah loyang ukuran 22x22 cm tinggi 3 cm, alasi dengan kertas roti, oles tipis dengan margarin. Sisihkan.
2. Campur almond bubuk, gula halus dan terigu dalam sebuah wadah besar. Aduk rata. Sisihkan.
3. Kocok telur dengan kecepatan tinggi hingga kental. Tuang ke campuran almond dan terigu sambil diaduk rata secara perlahan. Masukkan vanilla dan butter leleh. Aduk rata. Sisihkan.
4. Kocok putih telur dan garam hingga berbusa, tambahkan gula pasir halus sedikit demi sedikit sambil dikocok terus hingga mengembang soft peak form. Jangan sampai terlalu kaku (hard peak form) karena akan membuat tekstur cake menjadi kering dan sulit untuk dicampur rata dengan adonan almond.
5. Masukkan adonan putih telur ke dalam adonan almond secara bertahap sambil diaduk balik perlahan (fold) sampai rata. Aduk perlahan tetapi jangan terlalu lama diaduk karena akan membuat adonan putih telur menjadi banyak kehilangan udara.
6. Tuang ke dalam 4 buah loyang yang telah disiapkan. Panggang suhu 200'C sampai matang 7-10 menit. Jangan terlalu lama karena adonan tipis, jika terlalu lama cake akan menjadi kering.
7. Angkat cake dan segera keluarkan dari loyang, kelupas kertas rotinya. Dinginkan.

Penyusunan:
Siapkan loyang ring tanpa alas yang dilapisi plastik mika di sisinya. Atau jika tidak punya, bisa langsung menyusun cake dan dioles filling.
Letakkan selembar cake, basahi dengan coffee syrup hingga rata. Oleskan dengan setengah bagian coffee buttercream merata. Tumpuk lagi dengan selembar cake, basahi dengan coffee syrup dan oles dengan setengah bagian chocolate ganache. Tumpuk lagi dengan selembar cake. Lakukan hingga selesai (4 lapis jaconde cake, 2 lapis coffee buttercream, 2 lapis chocolate ganache). Dinginkan di dalam kulkas agar cake dan fillingnya menjadi set dan kokoh.

Chocolate glaze (ganache siram):
80 gram whip cream cair
120 gram dark cooking chocolate, cincang kecil
3 sdm madu
1 sdm minyak goreng (bisa juga dengan unsalted butter)
--->Panaskan whip cream cair/fres cream jangan sampai mendidih (cukup hingga bagian pinggirannya mulai bergelembung kecil). Matikan api. Masukkan dark cooking chocolate cincang. Diamkan 5 menit hingga coklat meleleh. Aduk-aduk dengan hand whisk sampai rata dan licin. Masukkan madu dan minyak goreng. Aduk rata.

Keluarkan cake dari kulkas, lepaskan dari ring dan mikanya.
Siramkan chocolate glaze ke atas permukaan cake hingga merata. Masukkan kembali ke dalam kulkas hingga glaze agak set.
Rapikan bagian sisi cake dengan mengirisnya menggunakan pisau panjang bergerigi yang dicelup ke air panas dan dilap kering. Setelah selesai merapikan satu sisi, bersihkan pisau. Celupkan kembali ke air panas dan dilap kering. Lakukan lagi pada sisi yang lain hingga keempat sisinya rapi.
Simpan opera cake dalam suhu dingin hingga saat akan disajikan.

Selamat mencoba. Sepertinya susah bin ribet ya? Tapi insyaAllah semua akan bisa dilakukan jika kita berani memulainya. Good luck friends ^_^

Note:
-Jika buttercream yang disimpan di kulkas sudah terlalu keras, diamkan sebentar di suhu ruang hingga melunak kembali dan bisa juga dikocok sebentar hingga lembut kembali.
-Cake juga bisa dibuat menjadi 6 lembar. Hasil akhir menjadi 6 lapis jaconde, 3 lapis ganache, 3 lapis coffee buttercream. Semakin banyak lapisannya, semakin rempong, hehehehee...

Rabu, 28 Februari 2018

CONTBIJTKOEK




Ontbijtkoek (The Dutch Spice Breakfast Cake), yang artinya adalah kue yang dimakan untuk sarapan (ontbijt = breakfast/sarapan, koek = cake/kue).

Saya membuat ontbijtkoek ini sudah versi Indonesia, menggunakan metode spongecake dan juga tentu ada penggunaan margarin/butter dalam adonannya. Cakenya empuk dan lembut, tidak seret. Beraroma rempah dengan citarasa gula aren yang khas.


ONTBIJTKOEK

Bahan:
5 butir telur
1 sdt cake emulsifier (optional)
100 gram gula aren bubuk/gula semut
50 gram gula pasir
100 gram tepung terigu protein sedang (all purpose flour)
25 gram maizena
20 gram susu bubuk
2 sdt bumbu spekoek (peres/rata)
75 gram margarin/butter, lelehkan
Almond slice/kenari untuk taburan

Cara membuat:
1. Kocok telur, gula aren bubuk, gula pasir dan cake emulsifier hingga mengembang, kental dan berjejak. Masukkan campuran tepung terigu, maizena, susu bubuk dan bumbu spekoek yang sudah diayak secara bertahap. Aduk rata.
2. Masukkan margarin/butter leleh. Aduk balik hingga merata.
3. Tuang ke loyang loaf ukuran 26x11x8 cm (saya pakai 2 buah loyang brownies ukuran 10x30x4 cm) yang sudah dialas kertas roti dan dioles margarin. Taburi almond/kenari.
4. Panggang dalam oven suhu 180'C hingga matang. Test sentuh dan test tusuk. Angkat dan segera keluarkan dari loyang. Dinginkan.

Note:
- Gula aren bubuk/gula semut bisa diganti dengan palm suiker/gula palem yang dijual di pasaran. Tapi sekedar info, palm suiker yang dijual di pasaran adalah gula campuran gula aren dan gula pasir, jadi tidak 100% gula aren. Sedangkan gula aren bubuk/gula semut 100% gula aren.
- Test sentuh permukaan cake ketika merasa cake sudah matang (selain test tusuk), jika permukaan disentuh sudah tidak kempes/lembek berarti cake sudah kokoh untuk dikeluarkan dari oven.
- Selain almond/kenari, bisa juga ditaburi wijen, kismis, chocolate chips, dsb.