Beberapa
proses juga berlaku untuk membuat sponge cake pada umumya, seperti
pengocokan telur hingga kental dan berjejak, teknik aduk balik dalam
mencampur mentega cair, dll.
Semoga bermanfaat ya ^_^

- Lelehkan butter/margarine. Dinginkan.
- Ayak tepung terigu, susu bubuk dan baking powder. Sisihkan.

Kocok telur, gula pasir, emulsifier dan air hingga MENGEMBANG, PUTIH, KENTAL dan BERJEJAK.
Gambar:
1. Warna kocokan telur masih kuning dan terlihat masih terdapat buih/busa.
2. Warna kocokan telur sudah putih dan terlihat mulus tanpa buih/busa.
3.
Cek kekentalan dan jejak dengan cara mengangkat batang pengocok mixer,
jika sudah benar-benar kental, adonan akan jatuh perlahan ke dalam
baskom dengan membentuk pola 'pita bertumpuk' yang meninggalkan jejak
sesaat yang tidak langsung hilang. Inilah yang dinamakan KENTAL
BERJEJAK.
Ini juga berlaku untuk setiap pembuatan cake jenis sponge cake lainnya.

Turunkan
kecepatan mixer ke speed paling rendah. Masukkan campuran terigu yang
sudah diayak bertahap sedikit demi sedikit hingga merata.
NOTE: Jika
kocokan telur sudah kental sempurna, insyaAllah adonan tidak akan turun
walaupun memasukkan terigu sambil dikocok dengan mixer.
Jika Anda
ragu menggunakan mixer, bisa dilakukan dengan cara mengaduk terigu
dengan teknik aduk balik. Masukkan bertahap sedikit demi sedikit.
Aduk rata adonan hingga ke pinggiran baskom dengan menggunakan spatula karet.

Masukkan butter/margarin cair secara bertahap dan aduk dengan teknik ADUK BALIK/ADUK LIPAT (FOLD).
Teknik
aduk balik/aduk lipat (fold) sering digunakan untuk mengaduk adonan
dalam proses pencampuran 2 bahan yang mempunyai konsistensi berbeda agar
cepat tercampur rata tapi tidak sampai 'merusak' adonan yang sudah
mengembang.
Misalnya:
- Mencampur kocokan putih telur dengan adonan.
- Mencampur terigu dengan kocokan telur.
- Mencampur butter/margarine cair dengan adonan.
- DLL
Cara mengaduk adonan dengan aduk balik/aduk lipat (fold), perhatikan gambar di atas (1-6).
1. Tuang bertahap bahan yang akan dicampur ke dalam adonan.
2.
Dengan menggunakan spatula karet yang bergagang cukup panjang lakukan
gerakan 'memotong' adonan pada bagian tengah adonan (seperti pada
gambar). Bagian bawah spatula harus bisa menyentuh dasar baskom.
3. 'Sapu' bagian dasar baskom dengan menggunakan ujung spatula sampai ke bagian sisi dinding baskom.
4. 'Bawa' adonan yang berada di dasar/bawah ke atas melalui bagian pinggiran baskom dengan menggunakan ujung spatula.
5. Balikkan adonan tadi ke bagian tengah adonan seperti gerakan melipat atau seperti jika kita menutup buku.
6.
Putar baskom 90' dan ulangi cara yang sama seperi sebelumnya sambil
dilakukan penambahan bahan yg akan dicampur secara bertahap. Lakukan
sampai adonan benar-benar homogen.
Beberapa link yang bisa dilihat untuk teknik aduk balik:
Ehow
Baking911
You tube
You tube

Tuang adonan ke dalam loyang yang sudah dialasi kertas roti dan dioles margarin/minyak oles loyang.
Jika
ingin membuat motif pada permukaan adonan, ambil sedikit adonan
(sekitar 2-3 sdm). Campur dengan 1 sdt pasta coklat. Aduk rata. Masukkan
dalam pipig bag/kantong segitiga, gunting ujungnya sedikit.
Untuk
motif batik seperti pada gambar, buat garis-garis lurus diagonal.
Kemudian dengan menggunakan tusuk gigi/lidi/sumpit tarik garis yang
memotong garis-garis tadi selang seling berlawanan arah.

- Panggang dalam oven hingga matang dan permukaannya berkulit kecoklatan.
- Memanggang bolu gulung adalah salah satu bagian yang 'tricky' selain proses menggulungnya.
Cake
harus sudah berkulit kecoklatan bagian permukaannya. Jika disentuh
sudah tidak lengket lagi tetapi masih lentur (tidak kering). Hal ini
penting agar saat digulung, kulit tidak lengket dan mudah terkelupas.
Tetapi juga jangan sampai terlalu kering (over bake) karena bisa
menyebabkan cake mudah retak/patah ketika digulung.
- Setelah matang,
segera balikkan cake ke atas kertas roti baru, kemudian balikkan
kembali ke posisi semula di atas rak kawat (agar kulit cake tidak basah
dan menempel akibat 'berkeringat' selama proses pendinginan). Biarkan
dingin.

- Setelah dingin, balikkan cake ke atas kertas roti.
-
Oles dengan filling. Kali ini menggunakan buttercream. Maka cake sudah
harus benar2 dalam keadaan dingin agar cream tidak meleleh.
Karena akan diberi taburan keju, cukup oles cream tipis2 saja.
Cream
bisa dioles agak tebal jika diinginkan, misalnya jika dioles ganache.
Sisakan space sedikit pada bagian pinggirnya agar filling tidak
belepotan keluar dari cake saat digulung.
- Beri taburan keju parut,
salah satu bagian pinggir (yang akan dijadikan gulungan pertama) bisa
diberi keju parut lebih banyak dan diberi potongan keju.

Gulung cake sambil dipadatkan dengan bantuan kertas rotinya. Menggulung cake jangan ragu! Harus PeDe ;)
Saat
pertama kali menggulung, tekuk sedikit bagian ujung cake sampai
benar-benar tertekuk. Kemudian selanjutnya tinggal gulung saja mengikuti
tekukan pertama tadi sambil ditarik kertas rotinya. So, tekukan pertama
itu penting! Hehehee...
- Gulung hingga tergulung habis. Kemudian
kencangkan agar cake bulat sempurna. Biarkan tergulung bersama kertas
rotinya beberapa lama agar gulungan set.
- Buka kertas rotinya perlahan dan hati2 agar tida ada kulit yang terkelupas sedikitpun, klo mau bolgulnya cantik! ;)
Mohon
maaf gak bisa motret saat proses menggulungya, gak ada yg bisa motretin
euy, hikkzzz... Asisten ga bisa motret, trus pas dia yang suruh adegan
menggulung malah kabur katanya takut rusak kuenya, hahahhh... :D
Untuk membantu bisa dilihat di link ini:
NCC