Tampilkan postingan dengan label Dessert. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dessert. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 April 2018

MARTABAK BOLU PANDAN



Martabak bolu ini bentuknya sama dengan martabak manis biasa (terang bulan), tapi berbeda di teksturnya. Kalau martabak manis/terang bulan bertekstur legit dan kenyal; martabak bolu ini teksturnya seperti bolu/cake dan tidak berminyak (kalau martabak manis/terang bulan kan lebih mantap yang banjir butter leleh, hehehee...).
Soal selera, tergantung Anda. Saya sih suka dua-duanya kok, hehehee... ;)

Martabak bolu skarang sudah cukup dikenal banyak orang, seperti yg ada di Bandung dan di Bogor. Dalam pembuatan martabak bolu ini saya menggunakan ragi instant, berbeda dengan martabak manis/terang bulan yang hanya menggunakan soda kue atau dikombinasikan dengan baking powder (tidak menggunakan ragi).

Saya sendiri tidak tau apakah martabak bolu yang dijual di Bandung atau di Bogor menggunakan ragi instant dalam resepnya, tapi tekstur martabak bolu yang saya buat ini hampir mirip dengan martabak bolu yang dulu pernah dibawa seorang teman dari Bandung.

Kemarin karena melihat Teh Diah Raki bikin martabak bolu an diposting di Facebook, akhirnya pengen bikin juga, tapi resep saya agak sedikit berbeda. Karena loyang martabak saya imut (diameter luar 21, diameter dalam skitar 19 cm) jadi resepnya juga saya sesuaikan dengan ukuran loyang yang saya punya. Anyway, thanks to Teh Diah Raki for inspiring. Saya masih ngiler dengan martabak isi durian montongnya!!!

Untuk fillingnya saya pakai vla santan pandan dan diberi keju cheddar parut. Rasanya lembuuuuuut banget dan gurih-gurih manis gimana gituh, heheheee... Untuk garnish, saya dusting gula halus di permukaannya.



Bahan A:
100 gram terigu protein sedang
25 gram gula pasir halus
1/2 sdt ragi instant
150 ml santan hangat

Bahan B:
1 butir telur
1 buah kuning telur
25 ml air perasan daun pandan
1/2 sdt pasta pandan
1/2 sdt baking powder
1/4 sdt soda kue
1 sdt gula pasir (untuk taburan)

Bahan vla:
100 ml santan encer (saya buat dari santan kental instan ukuran 60 ml ditambah air 40 ml)
1/8 sdt garam
3 sdm susu kental manis
1 lembar daun pandan, sobek-sobek
1/4 sdt pasta pandan
1 sdm maizena, dilarutkan dengan sedikit air

Taburan filling:
Keju cheddar parut

Dusting:
Gula halus

Cara membuat:
Filling: Masak santan bersama garam, susu kental manis, pasta pandan dan daun pandan. Aduk-aduk sampai mendidih. Masukkan larutan maizena. Aduk hingga kental dan meletup-letup. Angkat. Sisihkan.
Martabak:
1. Campur terigu dan gula pasir halus. Tuangi santan hangat. Aduk rata dengan whisker hingga halus dan lembut. Masukkan ragi instant. Aduk rata. Diamkan kurang lebih 30 menit hingga 1 jam (tergantung kondisi tempat masing-masing).
2. Kocok lepas telur. Masukkan ke dalam adonan. Aduk rata. Masukkan air perasan daun pandan dan pasta pandan. Aduk rata. Masukkan baking powder. Aduk rata. Diamkan 15 menit.
3. Panaskan loyang martabak hingga cukup panas (jangan terlalu panas ya...). Masukkan soda kue ke dalam adonan, aduk rata. Segera tuang ke dalam loyang martabak yang telah panas. Kecilkan api. Tunggu sampai muncul gelembung-gelembung dan lubang-lubang yang cukup banyak. Tutup loyang (saya menggunakan tutup panci) sampai permukaan agak kering. Taburi gula pasir, tutup lagi sebentar sampai gula agak mencair. Angkat.
4. Belah 2 martabak. Oles 1/2 bagian dengan vla. Taburi keju parut. Tumpuk dengan 1/2 bagian lagi. Dusting permukaan martabak dengan gula halus. Potong-potong. Sajikan hangat.

*Resep ini jadinya hanya 1 buah martabak ukuran sedang. Jika mau membuat 2x atau 3x resep, tetap soda kue dimasukkan terakhir dan per loyang. Ambil adonan untuk per loyang (masukkan ke mangkuk atau gelas ukur), beri 1/4 sdt soda kue, aduk cepat dan segera tuang ke loyang yang sudah dipanaskan. Begitu seterusnya sampai adonan habis.

Jumat, 06 April 2018

CHURROS





Late post lagi, hehee... Biarlah, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. *ngeles padahal kebiasaan hobby banget late post, hehee... :p
Kali ini posting 'Churros', salah satu snack kesukaan kami sekeluarga yang termasuk mudah dalam membuatnya. Cukup sering membuatnya, kalau sedang tidak ada ide membuat cemilan apa, seringnya bikin gorengan gurih (seperti bakwan, tahu isi, dll), nah yang manisnya bikin Churros atau Olieballen. Di Korea sudah 3x bikin churros ini, pernah juga jadi salah satu suguhan buat tamu, hihiii...

Churros ini adalah pastry goreng yang terbuat dari adonan choux pastry base seperti kue sus/cream puff. Berasal dari Spanyol tetapi juga terkenal di negara seperti Portugis, Meksiko dan Brazil serta negara lainnya. Sering kali disebut 'Spanish Donut' alias donat Spanyol, mungkin karena pembuatannya digoreng seperti donat. Selain disajikan di cafe-cafe, churros ini juga dijual sebagai street food alias jajanan kaki lima. Biasanya churros disajikan dengan chocolate sauce (churros con chocolate) atau dibalut gula pasir halus (atau gula pasir halus yang diberi kayu manis bubuk/cinnamon sugar). Ada juga sekarang yang dalamnya disuntikkan filling, biasanya ukurannya lebih besar. Chocolate sauce dibuat dari fresh cream/dairy whipping cream cair yang dipanaskan kemudian disiramkan ke dark chocolate yang sudah dicincang, lalu biarkan sampai coklat meleleh dan aduk rata sampai licin. Siap dipakai untuk mencelup churros. Kali ini saya hanya menyantapnya dengan taburan cinnamon sugar saja.

Cara pembuatan adonan churros sama dengan cara membuat kue sus/cream puff, hanya saja menurut saya untuk churros diperlukan adonan yang lebih padat, tidak terlalu lembek seperti adonan kue sus/cream puff. Penggunaan telurnya lebih sedikit atau malah ada yang tidak menggunakan telur sama sekali, hanya terigu, air, garam, gula dan butter/vegetable oil. Dulu saya pernah membuat churros mencoba dengan menggunakan adonan kue sus biasa, hasilnya tidak cantik karena adonan jadi lebih mudah mengembang/mekar. Lalu pernah juga menggunakan resep churros yang menggunakan lebih banyak telur, hasilnya juga sedikit kurang cantik (menurut saya lho ya) karena kulit luarnya terdapat banyak bintik-bintik gelembung. Ternyata saya lebih menyukai churros yang tidak terlalu mengembang ketika digoreng, hasilnya renyah diluar tetapi tetap empuk di bagian dalamnya. Karena itu saya mengutak atik komposisi resep sampai akhirnya ketemu yang cocok dengan yang saya inginkan.

Adonan churros memang agak padat, karena itu gunakan spuit bintang/star tip yang ukurannya agak besar seperti model 1M, 4B atau 6B. Atau bisa gunakan spuit apa saja yang penting yang ukurannya cukup besar jadi tidak menyulitkan untuk mencetak adonan keluar dari pipig bag/kantong segitiga. Sebenarnya kalau di gerai-gerai churros untuk mencetak adonan churros biasanya digunakan churros machine yang ada tuas pengepres-nya atau untuk penggunaan rumahan menggunakan alat churros maker semacam cookie gun yang bagian ujungnya berbentuk bintang bergerigi yang juga bagian atasnya ada alat untuk menekan/mendorong adonan churros keluar. Sayangnya sampai sekarang saya belum punya alatnya, hehee... Jadi masih enjoy aja bikin churros pakai piping bag dan spuit ^^





CHURROS
by Ricke Indriani

Bahan:
250 ml air
50 gram butter/margarin
1 sdm gula pasir
1/4 sdt garam
150 gram terigu protein sedang/all purpose flour, ayak
1/4 sdt vanilla
1 butir telur ukuran besar (saya sering pakai 2 butir karena ukuran telur tidak terlalu besar), dikocok lepas
Minyak goreng yang banyak untuk menggoreng churros

Bahan taburan:
4 sdm gula pasir halus (gula kastor)
1/2 sdt kayu manis bubuk

Cara membuat:
1. Masak air, butter/margarin, gula dan garam hingga mendidih dan butter/margarin meleleh. Matikan api. Masukkan terigu yang sudah diayak dan vanilla. Aduk cepat. Nyalakan kembali api kecil, aduk-aduk hingga adonan licin dan kalis (tidak menempel di panci). Angkat. Biarkan sampai agak hangat.
2. Masukkan telur, aduk rata dengan menggunakan sendok kayu. Adonan akhir adalah adonan yang lengket tapi tidak terlalu lembek seperti adonan kue sus. Bila adonan terasa masih agak susah dispuit, tambahkan telurnya (menjadi 2 butir) karena ukuran telur berbeda-beda.
3. Masukkan adonan ke dalam piping bag/kantong segitiga hingga adonan habis. Gunting ujungnya lalu masukkan lagi ke dalam piping bag/kantong segitiga yang sudah diberi spuit bintang ukuran besar.
4. Panaskan minyak goreng dengan api sedang, spuitkan adonan ke dalam minyak goreng sepanjang 10 cm atau sesuai selera. Goreng sampai kuning kecoklatan. Angkat dan tiriskan. Atau bisa juga menyemprotkan dulu adonan churros ke atas loyang yang ditabur terigu tipis, lakukan sampai adonan habis. Simpan sebentar di freezer sampai adonan agak mengeras, baru digoreng. Hasilnya lebih cantik. Kali ini saya bikin versi panjang dan bentuk hati.
5. Tunggu sampai agak hangat, baru balut dengan bahan taburan. Sebaiknya jangan saat terlalu panas langsung dibalut karena gulanya akan sedikit meleleh. Atau sajikan dengan chocolate sauce (churros con chocolate)


Beberapa step by step pembuatan churros yang sempat saya foto:

(adonan terigu setelah dimasak, belum diberi telur)



(adonan setelah diberi telur)



(adonan dicetak memanjang)



(adonan dicetak bentuk hati)



(adonan yang mengeras setelah masuk freezer, bisa mudah dimasukkan ke penggorengan)



(churros digoreng hingga kuning kecoklatan)



(done!)


Selamat mencoba dan semoga berhasil ^_^

Rabu, 04 April 2018

Es Cream Coklat Pops


































Posting yang segar-segar lagi aahhh... Di Korea sedang summer, tentunya ice cream, bingsu (es serut khas Korea), ice coffee, ice soda dan berbagai yang segar-segar lainnya seliweran dimana-mana. Godaan mata untuk Muslim yang sedang menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan yang bertepatan dengan summer ini, hehehee... Tapi tetap semangat donk puasanya ^_^

Sebenarnya sudah sering membuat ice cream pops atau popsicle ini, mulai dari hanya cuma membekukan juice buah saja, atau membekukan yogurt dan susu coklat saja, yang penting dicetaknya di cetakan popsicles, jadi deh ^^ . Tapi paling suka membuat chocolate ice cream pops ini, karena ketika digigit lembut dan lumer di mulut. Seperti layaknya ice cream pops yang dibeli di toko.

Ide awal resep yang saya buat untuk ice cream pops ini teringat seorang teman ibu saya yang dulu berjualan es mambo berbagai varian, beliau jika membuat adonan ice mambonya selalu adonannya dimasak dan kemudian sedikit dikentalkan dengan maizena. Kata beliau tujuannya agar hasil ice mambonya empuk saat digigit dan es mambonya tidak keras seperti es batu. Kalau tidak salah, beliau hanya membuat pengecualian untuk es mambo yang jenis es teh. Saya sendiri tentunya tidak pernah tau resep beliau seperti apa persisnya dulu.

Ini resep yang saya buat, cukup sederhana caranya dan bahan-bahannya pun mudah didapat. Ice cream yang dihasilkan kokoh untuk dijadikan ice cream pops menggunakan stick, tetapi tetap lembut dan empuk saat digigit dan lumer di mulut. Stick ice cream-nya juga bisa diganti menggunakan ice cream stick yang dari kayu, bisa dibeli di toko bahan kue atau perkakas rumah tangga. Bila menggunakan ice cream stick dari kayu, biarkan adonan ice cream sedikit membeku dahulu (setelah disimpan di freezer sekitar 1 jam) baru ditusukkan stick kayunya dan lanjutkan proses pembekuan.





 





























CHOCOLATE POPSICLES (CHOCOLATE ICE CREAM POPS)
Oleh: Ricke Indriani

Bahan:
750 ml susu cair
150 gram gula pasir
25 gram coklat bubuk (cocoa powder)
75 gram dark chocolate, cincang kecil-kecil
20 gram maizena
1 sdt vanilla

Cara membuat:
1. Lelehkan dark chocolate yang telah dicincang dengan cara di-tim di atas air panas. Aduk hingga licin. Sisihkan.
2. Larutkan maizena dengan 50 ml susu cair (diambil dari 750 ml susu cair dalam resep). Aduk rata. Sisihkan.
3. Campur susu cair, gula pasir dan coklat bubuk. Aduk rata. Panaskan di atas api kecil sambil diaduk-aduk sampai gula dan coklat bubuk larut. Angkat dan saring.
4. Masukkan dark chocolate leleh ke dalam larutan susu coklat tadi. Aduk rata. Panaskan kembali di atas api kecil, masukkan larutan maizena. Masak sambil diaduk-aduk hingga mengental dan mendidih. Masukkan vanilla, aduk rata. Angkat dan biarkan sejenak.
5. Siapkan cetakan popsicles, isi dengan adonan ice cream dan pasang bagian stick-nya (bawaan dari cetakan). Bila menggunakan ice cream stick kayu, masukkan dahulu ke dalam freezer sampai sedikit membeku (sekitar 1 jam) baru tusukkan stick kayu dan lanjutkan proses pembekuan.
6. Bekukan ice cream selama minimal 5-6 jam (tergantung kondisi suhu freezer kulkas masing-masing). Ice cream pops siap dinikmati.
7. Untuk mengeluarkan ice cream dari cetakan, rendam cetakan dalam wadah/baskom berisi air hangat. Biarkan beberapa saat saja, kemudian cabut ice cream dengan menarik stick-nya. Ice cream yang telah dicabut semua dari cetakan bisa diletakkan dalam wadah tertutup (atau di zipper bag) dan kembali disimpan di freezer. Jadi saat akan menyantapnya tidak perlu repot mencabutnya dari cetakan.




































Untuk lapisan chocolate shell-nya, saya menggunakan white chocolate (biar kontras saja gitu). Coklatnya saya lelehkan dengan cara di-tim dengan ditambah sedikit minyak sayur (vegetable oil). Setelah leleh masukkan ke dalam gelas dan biarkan sampai agak hangat (jangan celupkan ice cream dalam keadaan coklat masih panas). Setelah ice cream beku kemudian dicelupkan ke coklat leleh, bisa diberi tambahan topping sesuai selera (kacang tanah cincang, almond, sprinkle sugar, dll). Bisa juga ice cream popsnya dibiarkan polos saja tanpa balutan apa-apa lagi, sudah enak kok ^^






Note:
- Untuk mengeluarkan ice cream dari cetakan, rendam cetakan dalam wadah/baskom berisi air hangat. Biarkan beberapa saat saja, kemudian cabut ice cream dengan menarik stick-nya. Ice cream yang telah dicabut semua dari cetakan bisa diletakkan dalam wadah tertutup (atau di zipper bag) dan kembali disimpan di freezer. Jadi saat akan menyantapnya tidak perlu repot mencabutnya dari cetakan.
- Untuk membuat chocolate popsicles dengan sensasi mint, saya biasanya menambahkan daun mint segar yang saya blender halus dengan sedikit susu cair. Kemudian ditambahkan ketika adonan sudah dimasak hingga mengetal dan akan diangkat. Aduk rata.

Selamat mencoba ^_^

Minggu, 25 Februari 2018

Piie Suusu





Tertarik membuat egg tart ini karena terpesona melihat kue yang satu ini wira wiri terus di dapurnya si Ratu Pie Surabaya Mba Enno Alura Kurniawan.
Waktu trial pertama kali saya mencoba menggunakan maizena ke dalam adonan crust. Tapi ternyata hasilnya jadi agar rapuh, walaupun tetap enak. Kemudian dapat info dari Teh Iyam di Garut, katanya gak usah pakai maizena karena bikin rapuh. Akhirnya maizena saya skip dan terigunya ditambah menjadi 500 gram.




Egg Tart (Pie Susu)
by Ricke Indriani

Bahan kulit/crust:
300 gram margarin/butter
2 sdm gula halus (munjung)
3 kuning telur
500 gram tepung terigu protein sedang/all purpose flour

Cara membuat:
Campur semua bahan menjadi satu menggunakan pisau pastry atau sendok kayu hingga adonan berbutir-butir dan tercampur rata. Padatkan dan bulatkan hingga mudah dipulung. Cetak dalam cetakan pie yang sudah dioles tipis dengan margarin/minyak oles loyang. Sisihkan.

Bahan filling:
300 ml susu kental manis (kurang lebih 1 kaleng)
400 ml air
8 kuning telur, kocok lepas
30 gram tepung custard
1-2 sdt vanilla susu

Cara membuat:
Campur susu kental manis dan air, aduk rata. Masukkan kuning telur. Aduk rata. Masukkan tepung custard dan vanilla. Aduk rata. Saring.
Tuang filling ke dalam adonan kulit pie yang sudah dicetak sampai penuh. Panggang dalam oven suhu 160'C selama 45 menit hingga filling set dan menguning.
Angkat dan keluarkan dari oven. Diamkan sekitar 10 menit hingga hangat, baru keluarkan dari cetakan. Dinginkan. Simpan di lemari es/kulkas agar lebih nikmat.



Tips:
- Kulit pie/crust bisa dipanggang langsung bersama fillingnya, atau dipanggang dulu sendiri selama 10 menit untuk hasil kulit yang lebih kering. Kalau saya biasanya langsung dipanggang bersamaan. Anda juga bisa menggunakan resep kulit pie/crust favorit Anda yang sudah biasa Anda pakai.
- Sebaiknya gunakan suhu rendah, agar kulit pie/crust bisa matang sempurna tetapi tidak membuat filling menjadi cepat menggembung dan pecah karena suhu yang terlalu tinggi.
- Patokan lama memanggang terkadang berbeda-beda, sesuai oven masing-masing walau dengan settingan suhu yang sama. Jadi, sesuaikan saja ya :)
- Jangan memanggang hingga filling menggembung tinggi bahkan pecah. Filling yang menggembung tinggi, jika dikeluarkan dari oven dan dingin akan menjadi terlalu cekung dan mengkerut/keriput. Dari rasa tidak ada masalah, hanya saja tampilannya jadi tidak mulus :)
- Perhatikan jika filling terlihat sudah mulai naik mengembang, segera keluarkan dari oven. Atau jika dirasa kulit belum cukup kokoh, rendahkan lagi suhunya dan lanjutkan memanggang.
-Jumlah kue yang dihasilkan tergantung ketebalan kulit pie dan ukuran cetakan. Jika adonan filling masih bersisa sedangkan adonan kulit sudah habis, silahkan membuat kembali tambahan adonan untuk kulit. Atau sebaliknya.

Selamat mencoba! ^__^

Jumat, 16 Februari 2018

CCHOCOLATE TTIRAMISU TORTE




Tiramisu mousse-nya masih menggunakan pakem resep dasar tiramisu yang menggunakan mascarpone cheese dipadukan dengan krim kental/whipping cream cair. Tapi tidak pakai 'zabaglione' alias egg free. Juga tidak menggunakan Marsala/Kahlua/Rhum alias alcohol free ^_^
Krimnya menggunakan takaran yang sama dengan mascarpone cheese, biar rasa kejunya lebih terasa, secara si keju maskaryo ini mahal booooo... >_<
Malah tiramisu klasik ada yang gak pakai krim sama sekali, hanya mascarpone cheese saja. Tapi kayaknya kurang cocok ya di lidah orang Indo, hehehehh...

Layernya menggunakan spongecake coklat 3 susun, tiap layer dibasahi dengan espresso syrup, dioles tipis dengan coklat Nutella, tiramisu mousse dan parutan dark cooking chocolate. Terakhir atasnya di-dusting dengan coklat bubuk dan diberi taburan coklat serut hitam-putih. Savoiardi/lady fingers biscuits digunakan sebagai pagar.

Bahan:
Spongecake coklat, ukuran sesuai kebutuhan, belah tipis menjadi 3 bagian dengan tebal kurang lebih cukup masing-masing 1 cm saja.

Espresso syrup:
1 sdm kopi espresso intant (kopi hitam instant tanpa ampas), klo yang suka lebih pahit bisa ditambah jadi 2 sdm
150 ml air
1 sdm gula pasir
1/2 sdt essence coffee noir (optional, gak pakai juga gak apa-apa, hanya sebagai penguat aroma kopinya saja)
*Original pakai Marsala/Kahlua/Rhum --> Alkohol

Tiramisu Mousse:
250 gram mascarpone cheese
1 sdt essence vanilla
50 gram gula pasir halus (aku pakai gula pasir yang aku blender sebentar sampai halus)
250 ml krim kental/whipping cream cair

Olesan:
Chocolate spread Nutella (atau pakai selai coklat apa saja yang mudah didapat)
Dark cooking chocolate diserut halus

Topping:
Coklat bubuk
Coklat hitam utih, diserut
Fresh strawberry dan coklat praline (optional)

Cara membuat:
1. Espresso syrup: Didihkan air, masukkan kopi instant dan gula pasir. Aduk sampai larut. Matikan api, masukkan essence coffee noir. Aduk rata. Dinginkan.
2. Kocok manual mascarpone cheese, hanya sampai lembut saja dan gerindilannya hilang. Gak usah lama-lama. Sisihkan.
3. Kocok krim kental/whiping cream cair dan gulapasir halus dengan mixer sampai mengembang dan kaku. Masukkan essence vanilla dan 3 sendok makan espresso syrup, kocok rata.
4. Campurkan whipped cream dengan mascarpone cheese sedikit emi sedikit sambil diaduk rata perlahan (bisa menggunakan mixer keceatan aling rendah).

Penyelesaian:
Dengan menggunakan ring cutter besar/mika/loyang bongkar pasang, letakkan selembar cake di bagian dasar (ukuran diameter cake lebih kecil dari diameter rin/mika/loyang), basahi dengan espresso syrup.
Tata savoiardi/ladyfingers di bagian sisi ring/mika/loyang. Beri olesan Nutella, kemudian 1/3 bagian tiramisu mousse dan beri dark coklat parut. Tutup lagi dengan selembar cake. Begitu seterusnya dan diakhiri dengan tiramisu mousse. Masukkan kulkas minimal 4-5 jam, disimpan 24 jam lebih bagus agar krimnya lebih kokoh untuk dipotong.
Sebelum disajikan, ayakkan coklat bubuk kemudian beri taburan coklat hitam putih serut.

Rabu, 14 Februari 2018

CES CPISANG IJO




Bahan pisang ijo:
5 buah pisang raja, kukus, kupas (saya tidak dikukus dulu coz pisangnya sudah matang banget)
125 gram tepung terigu serba guna (protein sedang)
300 ml santan kental (aku pakai Kara 200 ml ditambah air 100 ml)
1/2 sdt air kapur sirih
1/4 sdt garam
2 sdm gula pasir
1 sdt pasta pandan
2 tetes pewarna hijau (optional)
*kalau ada daun suji pewarnanya bisa diskip dan diganti air daun suji yang dicampur air daun pandan
1 sdm mentega
5 lembar plastik bening, belah 2 melebar

Saus/Vla Santan:
400 ml santan kental
1 lembar daun pandan, sobek-sobek
1/4 sdt garam
1/4 sdt vanili bubuk
2 sdm gula pasir (ga pake juga ga apa-apa, jadi vlanya hanya gurih saja)
3 sdm tepung maizena, larutkan dengan 4 sdm air

Pelengkap:
Es batu, hancurkan agak halus
Sirup merah (aslinya pakai sirup merah DHT khas Makassar, tapi saya ga punya jadi pakai sirup cocopandan)
Susu kental manis

Cara membuat:
Pisang ijo:
1. Dalam mangkuk campur santan, air kapur sirih, garam, gula pasir, pasta pandan dan pewarna hijau. Aduk rata. Sisihkan.
2. Tempatkan tepung terigu pada panci, masukkan larutan santan sedikit demi sedikit sambil diaduk rata dan tidak menggumpal. Kemudian masak di atas api kecil sambil diaduk-aduk, masukkan mentega. Aduk rata hingga mentega larut. Aduk terus hingga adonan licin dan tidak lengket di panci. Angkat. Biarkan agak hangat.
3. Ambil selembar plastik, oles sedikit minyak goreng. Ambil sekitar 3 sendok makan adonan, pipihkan, beri pisang, gulung sambil dipadatkan. Bentuk menyerupai pisang utuh. Bungkus padat dengan plastik.*
Lakukan sampai habis. Kukus selama kurang lebih 20 menit. Angkat. Buka plastiknya. Dinginkan.

Saus/Vla santan:
Campur santan, garam, vanili bubuk, gula pasir dan daun pandan. Masak sambil diaduk-aduk sampai mendidih. Masukkan larutan maizena. Aduk rata hingga mengental dan meletup-letup. Angkat. Dinginkan.

Penyajian:
Taruh pisang ijo dalam piring/mangkuk saji. Potong-potong. Beri es batu yang banyaaaakkkkk... :D
Beri saus/vla santan. Beri sirup merah dan susu kental manis. Sajikan dengan penuh CINTA, heheheee.... ^_^

*Saya membungkus pisang ijo dengan plastik agar adonan tidak mengembang saat dikukus yang biasanya akan membuat kulit menjadi pecah. Bisa juga dibungkus dengan daun pisang.
Tapi jika waktu pengukusan pas, ga dibungkus juga ga apa-apa, semoga tidak mengembang dan pecah. Maklum diriku belum berpengalaman ;)

Minggu, 11 Februari 2018

CECLAIRS CWITH CHEESE CUSTARD FILLING



Resepnya sama saja seperti resep Soes Vla Keju yang pernah saya posting dulu, bisa dilihat disini.

Tapi fillingnya gak saya kasih taburan keju parut lagi, dan tinggal dicelup ke dark choholate cair permukaannya, coret-coret dengan white chocolate. Atau bisa juga dicelup ke chocolate ganache yang cair, lebih maknyus lagi, hehehee... Sesuaikan dengan selera saja.



Resepnya saya tulis lagi ya...

Eclairs with Cheese Custard Filling
by Ricke Indriani

Bahan choux pastry:
200 ml air
100 gram margarin atau salted butter
1 sdm gula pasir
1/4 sdt garam
125 gram terigu (bisa pakai protein sedang/all purpose, bisa pakai protein tinggi, atau kombinasi keduanya)
3 butir telur ukuran besar (jika kecil pakai 4 butir), kocok lepas
Kantong segitiga (piping bag) dan spuit bintang (saya pakai spuit no.22)

Cara membuat:
1. Campur air, margarin/butter, garam dan gula pasir. Didihkan di atas api kecil.
2. Matikan api, masukkan terigu yang sudah diayak. Aduk rata dengan sendok kayu hingga tercampur dengan baik. Nyalakan kembali api kecil saja, masak adonan sambil diaduk-aduk hingga kalis (adonan sudah tidak menempel lagi di panci). Angkat dan dinginkan.
3. Masukkan telur yang sudah dikocok lepas sedikit demi sedikit secara bertahap sambil adonan dimixer dengan kecepatan rendah. Jika dirasa adonan sudah cukup lembut untuk dispuit dan telur masih bersisa, hentikan penambahan telur karena adonan akan terlalu cair dan susah untuk dispuit.
4. Masukkan adonan ke dalam kantong segitiga. Spuitkan memanjang ke atas loyang yang telah dioles margarin tipis. Beri jarak yang cukup satu sama lain.
5. Panggang dalam oven yang sudah dipanaskan dengan suhu 200'C selama kurang lebih 30 menit. Sesuaikan dengan oven masing-masing. Jika terlihat adonan sudah mengembang kokoh, kuning kecoklatan dan busa yang terdapat pada adonan sudah hilang berarti kue sudah matang dan siap dikeluarkan.
6. Dinginkan di rak kawat.

Cheese custard filling:
250 ml susu cair
25 gram gula pasir
1/8 sdt garam
50 gram keju cheddar, parut halus
30 gram maizena, larutkan dengan sedikit air
50 gram white cooking chocolate, cincang
1 kuning telur, kocok lepas
1 sdm margarin/butter
1/2 sdt vanilla (saya pakai bubuk vanilla susu L'Arome)

Cara membuat:
1. Panaskan susu cair, gula pasir, garam di atas api kecil sampai mulai mendidih pinggirannya. MAsukkan keju parut halus. Aduk hingga keju mulai larut. Masukkan larutan tepung maizena. Aduk-aduk hingga mengental dan meletup-letup.
2. Masukkan white cooking chocolate cincang. Aduk-aduk hingga coklat larut. Matikan api.
3. Masukkan kuning telur yang sudah dikocok lepas. Aduk rata. Nyalakan kembali api kecil. Masak hingga meletup-letup. Angkat dan matikan api. Masukkan margarin/butter dan vanilla. Aduk-aduk hingga licin. Selagi didinginkan, vla harus sering diaduk-aduk agar tidak berkulit. Selain itu bila vla diaduk-aduk hingga dingin maka vla akan cantik mengkilap dan licin. Siap dipakai.

Chocolate topping:
Dark chocolate, lelehkan
White chocolate, lelehkan

Penyelesaian:
Ambil choux/soes yang sudah dingin, isi dengan cheese custard filling, lakukan sampai habis.
Celupkan permukaan bagian atas kue ke dark chocolate cair, lakukan sampai habis. Biarkan coklat membeku kembali.
Coret-coret dengan white chocolate cair atau hias sesuai selera.


Senin, 22 Januari 2018

CBUDAPEST CCAKE








Here's the recipe...

Ingredients:
6 putih telur
1/4 sdt garam (aslinya ga pake)
200 gram gula pasir (aslinya 250 gram)
3 sdm tepung custard
3 sdm almond bubuk (aslinya ga pake)
Almond slice secukupnya untuk taburan (mentah aja ntar juga matang saat dipanggang)
250 ml whipping cream cair (pilih yang plain aja soalnya cakenya udah manis)
1 kaleng kecil jeruk mandarin, tiriskan
Gula donat untuk dusting (optional)

Directions:
1. Panaskan oven 175'C. Siapkan loyang ukuran 30x30x3 cm (loyang bolu gulung), oles dengan margarin dan alasi dengan kertas roti. Sisihkan.
2. Kocok putih telur dan garam sampai setengah mengembang dan berbusa, masukkan gula pasir bertahap sambil terus dikocok sampai adonan putih telur mengembang dan kaku soft peak (terlihat mengkilat dan creamy).
3. Masukkan tepung custard dan almond bubuk. Kocok lagi dengan mixer kecepatan rendah sampai merata.
4. Tuang adonan ke loyang, ratakan permukaannya. Taburi almond slice.
5. Panggang dalam oven selama kurang lebih 20 menit, sampai permukaannya agak merekah dan kering.
6. Keluarkan dari oven, langsung balikkan di atas kertas roti baru, keluarkan dari loyang. Kelupas kertas roti yang menempel pada cake. Dinginkan.
7. Kocok whipping cream sampai kaku dan siap oles. Belah dua cake sama besar. Oles salah satu bagian dengan whipped cream, tata jeruk mandarin kemudian tumpuk dengan cake lagi. Beri dusting gula donat jika suka. Simpan dalam kulkas (refrigator) sampai saat disajikan. Potong-potong.

Notes:
- Cake ini akan mengembang banget saat dipanggang, maklum kan dari putih telur. Tapi dia akan langsung turun ketika keluar dari oven. Don't panic! It's normal :)
Memang aslinya cakenya tipis aja soalnya biasanya budapest cake ini disajikan sebagai roll cake, jadi digulung gitu.
- Cake ini lembut banget dalamnya, tapi crunchy dan kering di bagian permukaannya. Tapi walaupun masuk kulkas cake ini ga berubah teksturnya, tetap lembut, empuk dan permukaannya pun tetap renyah ^_^
- Klo bisa mandarin orange-nya jangan diskip, soalnya memberikan sensasi segar untuk menyeimbangkan rasa manis dari cakenya. Klo mau ganti dengan buah lain misalnya kiwi atau strawberry. Tapi aslinya memang pake mandarin orange.

Try it! ^_*

Senin, 15 Januari 2018

CApple CPie



Di resep asli juga apelnya ga dimasak dulu, tapi air apelnya yang dimasak (air yang dihasilkan dari apel yang ditiriskan). Klo aku apelnya langsung aja dipanasin bersama bahan lain sampe mengental dan apel agak lunak.



Apple Pie
(Source: Joy of Baking, Modified by Ricke)

Bahan crust:
250 gram terigu all pupose (segitiga biru)
2 sdm gula bubuk
175 gram margarin/butter, bekukan dan potong-potong dadu
1/2 sdt garam
5 sdm air es (airnya dingin banget yah), tambahkan sesendok demi sesendok yaaaa....

Bahan filling:
3 buah apel granny smith/apel malang/apel apa aja yg ada deh, hehehee...
1 sdt air jeruk lemon
50-75 gula pasir halus (tergantung selera manisnya)
1-2 sdm gula aren bubuk (bisa pake gula merah yg disisir halus)
1/2 sdt kayu manis bubuk (bisa ditambah sesuai selera)
1/4 sdt pala bubuk (aku gak pake)
Sejumput garam (1/8 sdt)
1 sdm maizena/terigu
25 gram margarin/butter, bekukan dan potong-potong dadu kecil

Olesan:
1 kuning telur, kocok lepas

Cara membuat:
Crust:
1. Campur terigu, gula bubuk dan garam. Aduk rata. Masukkan margarin/butter beku, proses dengan menggunakan pisau pastry (atau dua buah pisau biasa) hingga adonan berbutir-butir. Masukkan air es sesendok demi sesendok sambil diuleni dengan sendok kayu hingga kalis. Hentikan penambahan air jika adonan dirasa sudah cukup kalis, atau tambahkan jika dirasa masih kering.
2. Bagi 2 adonan. Bungkus masing-masing dengan plastik wrap (atau plastik biasa juga bisa). Istirahatkan dalam lemari es selama kurang lebih 1 jam.

Filling:
1. Kupas apel dan iris tipis. Campur dengan air jeruk lemon. Aduk rata. Masukkan gula pasir halus, gula aren bubuk, kayu manis bubuk, dan garam. Aduk rata. Simpan dalam lemari es minimal 30 menit hingga apel berair (keluar juicenya).
2. Keluarkan dari lemari es. Taburi maizena dan aduk rata. Panaskan apel bersama juicenya di atas api hingga mengental dan apel agak lunak. Angkat. Sisihkan.

Penyelesaian:
1. Ambil 1 bagian adonan, gilas tipis setebal kira-kira 1/2 cm. Letakkan dalam loyang pie diameter 18 cm yang telah dioles margarin. Ratakan dan cetak sesuai bentuk loyang.
2. Masukkan dan tata 1/2 bagian filling apel di atas adonan, kemudian tata potongan margarin/butter beku menyebar. Masukkan lagi 1/2 bagian sisa filling. Ratakan.
3. Gilas sisa adonan crust. Gunakan sebagai penutup di bagian atas, bisa dengan:
- Dipotong memanjang untuk membentuk lattice (anyaman)
- Langsung diletakkan selembar di atas loyang dan bentuk lingkaran sesuai loyang, kemudian tekan-tekan pinggirannya agar merekat dan buat sayatan (lubang) di beberapa tempat untuk tempat keluarnya uap panas.
- Dibentuk dengan cookies cutter (seperti yang aku lakukan) kemudian tata di atas loyang.
4. Oles dengan kuning telur dan panggang dengan suhu 180'C selama 45 menit hingga matang kecoklatan dan juice apelnya terlihat mendidih. Angkat.
5. Biarkan dalam loyang hingga agak dingin. Baru keluarkan dari loyang dan dipotong-potong.

Notes:
- Jangan mengaduk adonan dengan tangan langsung. Panas dari tangan akan membuat hasil pienya menjadi keras.
- Adonan diistirahatkan dalam lemari es bertujuan untuk melunakkan gluten dalam terigu dan mendinginkan margarin/butter dalam adonan. Jadi hasil pienya renyah dan tidak keras.
- Letakkan loyang pie di atas loyang tipis (loyang kuker) baru dimasukkan ke dalam oven. Untuk menjaga aja klo ada juice apelnya yang keluar saat dipanggang.

Yang mau nyobain resepnya monggo... Semoga suka deh yaaa... ^_^

Minggu, 17 Desember 2017

CKLAAPPERTAART



Metode pembuatannya juga ada 2 macam, baked dan unbaked. Yang versi baked klappertaart dipanggang dengan cara au bain marie di dalam oven dan biasanya menggunakan topping meringue (putih telur yg dikocok kaku), kalau yang versi unbaked semua bahan dimatangkan diatas api (kompor) kemudian didinginkan dan dibekukan dalam kulkas seperti membuat pudding. Menurutku teksturnya sama saja lembutnya karena yang dipanggang pun dengan cara au bain marie (steam bake) jadi tetap lembut hasilnya.

Klappertaart yang aku posting kali ini yang menggunakan metode unbaked, jadi tanpa dipanggang alias need no oven. Resepnya hasil utak atik dari resep Wilton, Teh Uceu dan Hanna’s Klappertaart, heheheee… Maklum amatiran jadinya cuma bisa modifikasi doank, xixixixixiiiii… Resepnya adaptasi dari Wilton dan Teh Uceu, cara membuatnya adaptasi dari Hanna’s Klappertaart yang menggunakan metode unbaked. Yang pasti sebagai Muslim aku ga pake rhum/pasta rhum/essence rhum yang menurut fatwa MUI tetap haram bagi Muslim (silahkan baca infonya disini)


Bahan:
750 ml susu cair (fresh milk)
150-200 gram gula pasir (tergantung kadar kemanisan yang disuka)
250 ml fresh cream/whip cream cair (atau bisa dibuat dari whip cream bubuk dicampur dengan air takaran sesuai instruksi pada kemasan)
125 gram tepung maizena
75 gram terigu protein sedang (all purpose)
150 gram butter/margarine
6 butir kuning telur, kocok lepas
5 butir kelapa muda, dikeruk (pilih yang berdaging putih tapi masih lunak) ~ bisa ditambah/dikurangi sesuai keperluan, lebih banyak kelapa mudanya lebih asyik ;)
½ sdt essence vanilla
Topping (Original):
Kenari, panggang dan cincang atau iris memanjang
Kismis, potong 2, rendam air panas sebentar, peras dan tiriskan
Kayu manis bubuk

Cara membuat:
1. Campur fresh cream/whip cream cair, tepung maizena, tepung terigu dan telur. Aduk rata hingga lembut dan tercampur rata tidak bergerindil. Sisihkan.
2. Panaskan susu cair dan gula pasir, aduk hingga gula pasir larut dan susu mendidih (gunakan api kecil saja dan aduk terus agar susu tidak pecah). Masukkan campuran fresh cream/whip cream ke dalam susu. Aduk dengan cepat sampai rata dan halus sampai mengental. Aduk terus perlahan dan continue sampai adonan panas dan meletup-letup. Matikan api.
3. Panas-panas, masukkan butter/margarine, aduk rata hingga seluruh butter/margarine larut. Masukkan kelapa muda. Aduk rata. Masukkan essence vanilla. Aduk rata.
4. Tuang ke dalam pinggan kaca atau cup alumunium. Dinginkan hingga uap panasnya hilang, beri topping (kismis, kenari dan kayu manis bubuk) dan dinginkan dalam lemari es/kulkas. Siap disajikan dingin lebih nikmat.

Jika ingin menggunakan topping putih telur (dipanggang au bain marie):
6 putih telur
¼ sdt garam
1 sdt air jeruk lemon/nipis (membantu untuk menstabilkan kocokan putih telur, diskip juga boleh)
4 sdm gula pasir
2 sdm terigu

Cara membuat:
1. Kocok putih telur, garam dan air jeruk nipis sampai berbusa (setengah mengembang), masukkan gula pasir sedikit demi sedikit sambil terus dikocok sampai kaku. Masukkan terigu. Aduk rata perlahan dengan spatula. Masukkan ke dalam kantong segitiga (piping bag).
2. Semprotkan ke atas adonan klappertaart sampai cukup tinggi (tidak apa-apa sampai lebih tinggi dari permukaan pinggan atau cup alumuniumnya karena putih telurnya akan sedikit turun jika sudah keluar oven). Beri kismis, kenari dan kayu manis bubuk. Panggang dengan cara au bain marie sampai topping berwarna kuning kecoklatan.

* Jika ingin menggunakan tepung custard, tambahkan sebanyak 50 gram. Kurangi jumlah terigunya menjadi 50 gram dan maizenanya menjadi 50 gram juga (seperti resep Klappertaart Wilton)

Jenis klappertaart ini adalah klappertaart pudding yang makannya harus disendoki, buka dipotong-potong. Skarang sudah banyak variasi klappertaart, ada keju, blueberry, durian, tiramisu, dll. Tinggal qta kreasikan saja.

Sabtu, 09 Desember 2017

CBread CPudding




Bread Pudding
by Ricke 'Bunda Nadhifa'

Bahan:
6 lembar roti tawar, potong-potong (saya potong jadi 4 bagian per lembar)
Kismis secukupnya
Keju secukupnya, potong kotak kecil-kecil
Coklat meisyes atau DCC serut secukupnya

3 butir telur utuh
3 butir kuning telur
(kocok lepas semua telur)

400 ml susu cair
100 ml fresh cream/whipcream cair
80-100 gram gula pasir halus (tergantung selera manis)
1 sdt vanilla
50 gram butter/margarin, lelehkan

Taburan:
Keju parut
Kismis

Cara membuat:
1. Siapkan pinggan tahan panas atau loyang/cup alumunium foil. Oles dengan margarin Sisihkan.
2. Campurkan telur, susu, fresh cream/whip cream, gula pasir halus dan vanilla. Aduk menggunakan whisk hingga rata. Masukkan butter/margarin cair. Sisihkan.
3. Tata setengah bagian roti di pinggan/loyang/cup. Tuang 1/3 campuran susu. Biarkan meresap. Beri keju yg dipotong-potong, coklat meisyes/DCC parut dan kismis. Tata lagi setengah bagian roti tawar. Siram dg 1/3 bagian campuran susu. Biarkan meresap. Siram kembali sisa campuran susu, beri taburan keju parut dan kismis.
4. Panggang dg cara au bain marie (steam bake) dg suhu 160'C selama 45 menit - 1 jam sampai matang dan permukaannya kuning kecoklatan.
5. Angkat. Biarkan beberapa saat hingga agak hangat. Potong-potong dan sajikan.

Selamat mencoba :)

*Jika tidak ada fresh cream/whip cream bisa mengganti semuanya dengan susu cair

Jumat, 08 Desember 2017

DOUBBLE CHOCOOLATE CHOUUX



Douuble chocoolate choux/kue soes dobel cokelat ini dibuat dgn basic vanilla pastry cream/vla yg sama dgn yg biasanya. Hanya menambahkan cokelat bubuk dan dark chocolate untuk pastry cream. Atasnya diberi topping cokelat dan almond slice. Chocolate pastry cream-nya enak deh, mirip ganache 😊 .

Resep kulit choux seperti biasa, sudah sering saya posting (lihat foto sebelah). Ini resep fillingnya saja ya. .

DOUBLE CHOCCOLATE CHOOUX

Choux: 1 resep kulit choux pastry/kue soes (lihat di postingan sebelumnya) .

Filling:
500 ml susu cair
75 gram gula pasir
1/4 sdt garam
20 gram cokelat bubuk
2 kuning telur, kocok lepas
60 gram maizena
100 gram dark chocolate, cincang kecil
1-2 sdt vanilla
2 sdm butter/margarin


Topping:
100 gram dark chocolate, cincang kecil
50 ml susu cair
25 gram butter
Almond flakes secukupnya, sangrai


Cara membuat:
1. Campur rata kuning telur, maizena dan 100 ml susu cair dlm wadah. Aduk rata dgn handwhisk. Sisihkan.
2. Dlm panci, campur rata sisa 400 ml susu cair, gula pasir, garam dan cokelat bubuk.
Panaskan sambil diaduk2 hingga cokelat bubuk larut dan mendidih halus. Matikan api.
3. Masukkan bertahap susu cokelat panas tadi ke campuran telur dan maizena, segera aduk cepat merata dgn handwhisk setiap memasukkan susu.
4. Tuang kembali campuran ini ke panci, nyalakan api kecil. Masak sambil diaduk-aduk hingga mengental meletup2. Masukkan vanilla. Aduk rata. Matikan api.
5. Panas-panas masukkan dark chocolate cincang. Aduk2 hingga seluruh cokelat meleleh dan tercampur rata. Masukkan butter, aduk rata hingga licin dan smooth.
6. Tuang ke dalam wadah/mangkuk. Tutup permukaannya dgn plastic wrap hingga menyentuh permukaan pastry cream/vla. Dinginkan dan simpan di kulkas agar set.
7. Setelah dingin dan set, aduk2 pastry cream/vla dgn handwhisk sampai smooth kembali dan creamy. Siap dipakai utk filling.
.

Topping:
1. Panaskan susu cair hingga mendidih halus sambil diaduk-aduk. Matikan api. Masukkan dark chocolate cincang. Aduk-aduk hingga seluruh cokelat meleleh. Tambahkan butter, aduk rata hingga licin.
2.Isi kulit choux dgn bahan filling, celup permukaannya ke bahan topping dan taburi almond flakes.

Minggu, 29 Oktober 2017

CMARTABAK CMANIS PANDAN




Resepnya masih menggunakan resep martabak manis yg biasa aku pakai (seperti di foto sebelumnya). Hanya ditambahkan 1/2 sendok teh pasta pandan dan 2 sendok makan air perasan daun pandan (biar aroma dan rasa pandannya lebih terasa dan alami). Tapi karena loyang martabakku kecil (diameter dalam 18 cm), aku hanya pakai 1/2 resep saja, jadinya hanya 1 loyang.
Isinya pakai keju slice lembaran yg dipotong-potong (kehabisan stok keju batangan, hehee...) dan coklat meisyes dan diberi susu kental manis sedikit. Hmmm...yummy....

Jumat, 27 Oktober 2017

CMARTABAK CMANIS (TERRANG BULAN)




Resep ini bisa juga dipakai untuk membuat martabak manis (terang bulan) ukuran standar (tebal dan besar). Loyang martabak saya berukuran diameter dalam 18 cm (bisa jadi 2 buah). Jika tipis bisa menggunakan wajan teflon biasa. Tetapi jika tebal sebaiknya menggunakan loyang khusus martabak agar hasilnya matang sempurna tetapi kulitnya tidak mudah hangus.

Bahan:
250 gram terigu protein sedang
400 ml air (bisa diganti susu cair/santan)
30 gram gula pasir
1/2 sdt garam
2 buah telur (klo mau lebih lembut pakai kuningnya saja)
1 sdt baking powder (aku pake BPDA)

Bahan tambahan per loyang:
1/4 sdt soda kue
Gula pasir untuk taburan

Bahan isi:
Sesuai selera (coklat, kacang, keju, selai, dll)
Susu kental manis

Bahan olesan:
Butter/margarin

Cara membuat:
1. Ayak terigu dan baking powder. Sisihkan.
2. Kocok telur, gula dan garam sampai gula larut. Tambahkan susu. Aduk rata.
3. Masukkan campuran terigu dan baking powder. Kocok rata sampai lembut dan tidak ada lagi gumpalan terigu. Bila masih ada bisa disaring. Diamkan 1 jam atau lebih.
4. Panaskan loyang martabak sampai panasnya merata dan cukup (loyang tidak usah dioles). Jika sudah panas, kecilkan api (kecil banget ya). Biarkan sekitar 10 menit agar panasnya stabil.
5. Bagi 2 adonan. Tambahkan 1/4 sendok teh soda kue yg dilarutkan dg 1 sensok makan air. Aduk cepat merata. Langsung tuang ke loyang yg sudah panas. Biarkan sampai muncul gelembung dan berlubang-lubang. Taburi gula pasir. Tutup loyang dan biarkan sampai matang (permukaan sudah tidak cair/basah).
6. Angkat. Segera oles dengan butter/margarin. Beri isian. Beri susu kental manis. Belah jadi 2 bagian, tumpuk. Oles lagi permukaan kulit luarnya dengan butter/margarin. Potong-potong. Sajikan hangat.
7. Lakukan hal yang sama pada sisa adonan.

Selamat mencoba.

Note:
- Jangan lupa untuk memasukkan soda kue terakhir kali saat adonan akan dituang ke loyang. Jangan dimasukkan di depan dan didiamkan 1 jam, efek soda kue akan hilang. Menurut informasi soda kue hanya bereaksi dan memberi efek maksimal 10 menit setelah dicampur ke dalam adonan. Ini kuncinya martabak akan menghasilkan serat/sarang yg bagus.
- Jika terburu-buru adonan bisa langsung digunakan tanpa didiamkan dulu 1 jam. Tapi akan agak beda di teksturnya ya, klo didiamkan dulu adonan akan lemas dan menghasilkan tekstur martabak yang lembut.

Minggu, 08 Oktober 2017

CHHEESE CBUTTER CAKE



Kali ini saya memakai resep 'Butter Cake Dasar 2 Telur' dari NCC (by Ibu Fatmah Bahalwan).
Saya tambahkan 30 gram keju cheddar parut ke dalam adonan. Untuk topping saya oles butter cream tipis saja dan beri keju cheddar parut di atasnya (finishing touch dengan kismis, karena adanya cuma itu, hehee...). Itulah kenapa saya beri nama 'Cheese Butter Cake' ^_^

Bahan:

120gr mentega
½ sdt vanili
250 g gula pasir
2 butir telur
200 g tepung terigu
1 sdt Baking Powder
150ml susu segar

Topping:
Buttercream
Keju cheddar parut
Kismis/cherry merah

Cara membuat:
1. Panaskan oven 180 derajat Celcius.
2. Kocok mentega, gula, vanili hingga mengembang dan pucat. Masukkan telur, kocok lagi hingga tercampur rata dan mengembang.
3. Masukkan tepung dan susu secara bergantian, sambil diaduk hingga rata.
4. Oven hingga matang (lebih kurang 30 menit untuk loyang kotak 22 cm, tinggi 3-4 cm).
5. Angkat, dinginkan. Beri topping, potong-potong.