http://ricke-ordinarykitchen.blogspot.co.id/
Rabu, 21 Maret 2018
Buah Galette
Bismillah.
Masih postingan bertema pie. Kali ini posting galette. Galette masih saudaraan dengan pie, bisa dikatakan galette adalah versi 'free rustic' dari pie. Menggunakan adonan base shortcrust pastry yang sama dengan pie. Membuatnya tidak memerlukan cetakan atau loyang pie. Cukup digilas tipis di atas baking paper/kertas roti, beri isi, lalu bagian pinggirannya dilipat untuk menjaga isinya tidak berantakan keluar saat dipanggang. Base-nya bisa juga menggunakan adonan puff pastry, jadi versi puff galette.
Untuk isinya bisa sesuai selera saja atau buah yang muudah didapatkan. Bisa menggunakan berries, peach, apple, mango, banana, dll. Potong-potong buah, campur dengan gula pasir dan sedikit maizena kemudian tata di atas kulit pie yang sudah digilas tipis. Bisa juga dibuat versi savoury atau gurih, misalkan pakai sayuran, mushroom/jamur, daging, tuna, dll. Kali ini saya buat dengan menggunakan sisa isian apple pie, ditambah blueberry dan raspberry yang kebetulan sedang tersedia di rumah. Ketika matang, berries akan melunak. Setelah matang bisa diberi tambahan berries segar di atasnya untuk mempercantik tampilan.
Bagi yang ingin mencoba membuatnya, saya sempat fotokan step by step-nya (lagi rajin, hihii). Semoga bermanfaat ;)
FRUIT GALETTE
by Ricke Indriani
Bahan kulit/shortcrust pastry:
300 gram butter/margarin
3 kuning telur
2 sdm gula halus
1/2 garam
1 sdt vanilla
500 gram terigu protein sedang
Bahan isi:
4 cups buah-buahan sesuai selera (saya memakai berries), potong/iris buah sesuai keperluan
50 gram gula pasir (sesuaikan dengan selera atau tingkat keasaman buah)
3 sdm maizena
Olesan dan taburan:
2 kuning telur
2 sdm susu cair
Kacang-kacangan cincang/slice
Gula pasir kasar
Cara membuat:
1. Kulit: Campur butter/margarin, kuning telur, gula halus, garam dan vanilla. Aduk rata. Masukkan terigu, aduk kembali menggunakan pisau pastry atau dua buah garpu hingga adonan berbutir-butir (seperti pasir kasar) dan tercampur rata. Satukan dan padatkan adonan dengan tangan kemudian bulatkan agar mudah dipulung. Bungkus dengan plastik wrap dan simpan di kulkas 30 menit hingga 1 jam.
2. Panaskan oven 180'C. Siapkan loyang kue kering/loyang datar.
3. Siapkan isi: Campur rata semua bahan isi dalam wadah. Sisihkan.
4. Siapkan selembar baking paper/kertas roti, beri taburan terigu tipis. Bagi 2 adonan. Ambil 1 bagian adonan dan gilas tipis adonan membentuk lingkaran (tidak perlu terlalu simetris tidak apa-apa) dengan ketebalan sekitar 0,5 cm.
5. Beri bahan isi di atasnya dan ratakan, sisakan space sekitar 4-5 cm di bagian pinggir adonan. Lipat bagian pinggir adonan secara perlahan (tidak perlu terlalu presisi).
6. Oles permukaan pinggiran adonan dengan bahan olesan (campuran kuning telur dan susu cair). Beri taburan kacang-kacangan atau gula pasir kasar (polos saja juga tidak apa-apa).
7. Lakukan proses yang sama dengan sisa adonan. Saya sengaja membuatnya menjadi 2 galette agar tidak terlalu besar ukurannya.
8. Pindahkan galette bersama baking paper/kertas rotinya ke loyang kue kering/loyang datar. Panggang dalam oven yang telah dipanaskan 30-40 menit. Isian akan terlihat mendidih dan permukaan galette sudah kecoklatan. Angkat dan dinginkan. Saya beri tambahan berries lagi di atasnya.
9. Potong-potong galette. Bisa disajikan dengan ice cream.
(Campur dan aduk adonan kulit pie sampai berbutir-butir kasar seperti ini)
(Satukan adonan dan padatkan dengan menggunakan tangan dan bulatkan)
(Letakkan adonan di atas baking paper yang ditaburi terigu tipis)
(Tipiskan adonan membentuk lingkaran, tidak perlu terlalu simetris)
(Beri bahan isian dan tata/ratakan)
(Lipat pinggiran adonan. Siap dipanggang)
(Ready to serve warm or cold)
Selamat mencoba and happy baking! ^_
Minggu, 11 Maret 2018
CCHOOCOLATE CPUUDDING
Puddiing chocoolate ini salah satu pudding favorit sering bikin buat dessert di rumah atau kalo ada acara. Tapi disini bikinnya sesekali saja, soalnya agar-agar bubuk dan jelly bubuknya dihemat-hemat pakainya. Kalo habis dapatinnya lagi nggak bisa semudah ngesot ke minimarket terdekat
CHOOCOLAATE PUDDIING
by @rickeindriani_ordinarykitchen
Pudding:
1 bungkus agar-agar bubuk putih
1 bungkus jelly bubuk plain
200-275 gram gula pasir
3 sdm cocoa powder/cokelat bubuk
1/4 sdt garam
1500 ml susu cair
50 gram dark chocolate, cincang
Vla:
500 ml susu cair
50 gram gula pasir
1/4 sdt garam
2 sdm maizena, larutkan dgn sedikit air
1/2 sdt vanilla
Cara membuat:
1. Campur agar-agar bubuk, jelly bubuk, gula pasir, cocoa powder, dan garam dalam panci. Aduk rata. Tambahkan susu cair sedikit demi sedikit sambil diaduk rata dg handwhisk.
2. Masak dgn api sedang sambil sesekali diaduk-aduk agar susu tidak pecah.
3. Setelah larutan agar-agar panas, masukkan dark chocolate. Aduk-aduk hingga seluruh cokelat leleh dan larut. Masak terus hingga mendidih sambil sesekali diaduk-aduk.
4. Angkat dan tuang ke cetakan/loyang. Dinginkan. Masukkan dalam kulkas hingga pudding mengeras.
5. Masak vla: Campur semua bahan kecuali maizena. Masak dgn api sedang hingga mulai mendidih. Kecilkan api, masukkan larutan maizena bertahap sambil diaduk-aduk. Tuang larutan maizena hingga kekentalan yg diinginkan. Masak hingga mendidih meletup-letup. Angkat dan dinginkan.
6. Sajikan pudding bersama vla.
Note:
- Jumlah gula tergantung pada selera manis masing-masing, juga tergantung pada dark chocolate yg dipakai karena kadar pahitnya berbeda (saya kadang pakai dark chocolate yg 50%, kadang yg 70%). Jadi jumlah gula menyesuaikan
- Saya lebih suka vla yg agak encer dan bisa dituang
Sabtu, 10 Maret 2018
CBAKSO SAAPI
(Bakso yang sudah selesai direbus dan mengambang, menggoda selera sekali bukan, hihiii...)
Sekilas berbagi sedikit pengetahuan yang saya tau tentang bakso. Dalam pembuatan bakso memang faktor kekenyalan menjadi nomor satu yang diinginkan. Jika ingin membuat bakso yang kenyal, ada 2 macam cara yang bisa dilakukan. Yang pertama adalah menggunakan daging sapi segar yang baru saja dipotong dari penjagalan, kita harus ke pasar subuh-subuh untuk mendapatkannya kemudian langsung menggilingnya ke tempat penggilingan bakso di pasar dengan menambahkan bahan-bahan lain sesuai resep yang kita punya. Jika menggunakan daging sapi yang segar ini, bakso akan kenyal walaupun tanpa penambahan bahan pengenyal.
Yang kedua adalah dengan menggunakan bahan pengenyal bakso, bubuk pengenyal ini biasanya sudah disediakan oleh tukang jasa penggilingan bakso di pasar bentuknya serbuk berwarna putih (tukang jasa penggilingan bakso biasanya menyediakan bubuk pengenyal dan bubuk penyedap). Bubuk pengenyal ini macam-macam jenisnya, ada yang food grade dan ada juga yang non-food grade (seperti contohnya borax). Setahu saya bubuk pengenyal yang sangat banyak dipakai adalah jenis STP (Sodium Tripoly Phospat) atau di pasar sering disebut 'obat bakso' (poly powder) karena harganya yang murah dibanding pengenyal lainnya, kita bisa dapatkan di toko bahan kimia. STP ini termasuk yang food grade dan diizinkan dengan takaran tertentu (hanya sedikit saja dari total berat adonan), jika penggunaannya tidak sesuai takaran juga bisa berakibat tidak baik untuk tubuh. Ada juga bubuk pengenyal bakso yang alami dari bahan karagenan hanya saja harganya mahal jadi kurang diminati oleh para produsen bakso :)
Di antara 2 cara tersebut, sepertinya lebih banyak tukang bakso yang memilih memakai bahan pengenyal ketimbang harus menggunakan daging super segar yang harus diburu subuh atau dini hari. Walaupun ada juga yang memilih tidak memakai pengenyal dengan rela membeli daging segar subuh hari. Semuanya pilihan masing-masing.
Sewaktu masih di Indonesia, jika saya sedang ke pasar pernah beberapa kali memperhatikan kegiatan di tukang jasa penggilingan bakso. Bahan-bahan yang dimasukkan ke mesin penggilingan berbeda-beda sesuai permintaan dan 'resep' dari masing-masing pedagang baksonya. Kualitas bakso yang dihasilkan pun berbeda-beda, dari yang super sampai yang ekonomis (dengan menambahkan bahan tambahan lainnya ke dalam adonan) dan tidak lupa kedua jenis 'bubuk putih' (bubuk pengenyal dan bubuk penyedap) pun hampir selalu dimasukkan. Berharap semoga saja tidak ada yang menggunakan borax ke dalam baksonya ya, soalnya saya penggemar bakso, hehee...
Membuat bakso sebenarnya tidak begitu sulit, yang sulit itu cari uang buat beli dagingnya secara daging mahal, hahahaaa... (becanda yaa... hehee). Bahan-bahan yang digunakan pun tidak banyak dan mudah didapat. Hanya saja untuk saya yang sedang merantau ke Korea ini, menggunakan daging frozen halal adalah yang bisa saya pilih untuk membuat bakso dan juga saya hanya punya blender daging ukuran kecil yang ternyata tidak mampu menggiling daging dengan basis 500 gram, akhirnya saya harus sabar membagi adonan menjadi 2 bagian dan menggilingnya 2x supaya blender saya tidak rusak dan cepat panas. Hitung-hitung melatih kesabaran lah ya, tapi setelah baksonya jadi alhamdulillah puas dan terbayarkan deh ^_^
Selalu pilih daging yang tidak ada bagian lemak putihnya atau jikapun ada sedikit saja dan usahakan menyisihkan lemak tersebut sebelum dipakai. Jika daging yang digunakan berlemak banyak, hasil baksonya tidak bagus karena lemak akan mencair ketika adonan bakso dimasak yang menyebabkan tekstur baksonya jadi tidak bagus.
Usahakan menggiling daging sehalus mungkin, semaksimal blender atau food processor (FP) yang Anda miliki di rumah, jadi jangan asal tergiling saja tapi juga sampai benar-benar halus (terutama untuk bakso polos) walaupun tetap tergantung kinerja masing-masing alat yang kita punya. Oleh karena itu memang menggiling di rumah tidak akan sampai sehalus mulus adonan bakso yang digiling di pasar menggunakan mesin penggilingan khusus adonan bakso.
Jika dirasa blender atau FP sudah panas, hentikan menggiling dan lanjutkan kembali setelah agak dingin. Panas dari blender atau FP akan merusak tekstur daging yang akan tambah mengurangi kekenyalan daging. Itulah kenapa dalam membuat bakso kerap kali ditambahkan es batu, tujuannya untuk menjaga kekenyalan daging.
Jika kita pernah melihat adonan bakso yang digiling di tukang penggilingan bakso di pasar, hasil akhir adonannya mulus seperti bubur/paste, tapi jika kita membuatnya di rumah mungkin tidak bisa terlalu mulus seperti itu tapi yang penting enak dan sehat lah yaaa karena kita tau bahan-bahan yang digunakan :)
Setiap orang pasti punya resep bakso yang berbeda-beda dengan tekstur bakso yang dihasilkan sesuai selera masing-masing juga. Yang pasti home cooking is always the best lah yaaa (pembelaan diri karena gak bisa jajan bakso di Korea, hahaaa...). Ya, jangankan kita, tukang bakso aja pasti resep baksonya beda-beda kan, hehehee...
Buat yang mau mencoba bikin bakso sendiri di rumah, di bawah ini resep bakso homemade yang saya buat, benar-benar homemade karena menggiling dagingnya di rumah ^^
BAKSO SAPI
by Ricke Indriani
Bahan:
500 gram daging sapi tanpa lemak (jika memungkinkan pilih yang segar, tapi kasus saya pakai yang frozen)
150 gram es batu, hancurkan (bisa juga menggunakan air es super dingin)
50 ml putih telur
3 siung bawang putih, iris tipis, digoreng
3-5 siung bawang putih, haluskan
2 sdt garam (15 gram)
1/2 sdt soda kue (bisa juga baking powder)
100 gram tepung sagu tani/tapioka (ukuran tepung terkadang berbeda-beda sesuai selera masing-masing saja)
Air dalam panci untuk merebus bakso.
Cara membuat:
1. Potong-potong daging agar lebih mudah dihaluskan. Masukkan dalam blender daging atau food processor (FP) beri setengah bagian es batu. Giling hingga halus. Masukkan putih telur, bawang putih goreng, bawang putih halus, garam dan sisa es batu. Giling lagi hingga benar-benar halus.
2. Masukkan tepung sagu tani/tapioka dan soda kue (atau baking powder), giling lagi hingga menjadi adonan pasta yang lembut dan mulus.
3. Didihkan air dalam panci untuk merebus. Setelah mendidih, matikan api (atau pakai api yang kecil sekali agar air jangan bergolak mendidih cukup hanya panas saja).
4. Ambil segenggam adonan bakso kemudian kepalkan tangan dan tekan jemari hingga adonan menyembul keluar dari sela ibu jari dan telunjuk, celupkan sendok ke air dingin (tujuannya agar sendok tidak lengket ke adonan) kemudian angkat bulatan adonan dengan sendok dan masukkan ke dalam air panas dalam panci. Bisa juga dibulatkan dengan bantuan 2 buah sendok teh. Lakukan hingga adonan habis. Biarkan bakso sampai mengambang, kemudian nyalakan/besarkan sedikit apinya dan masak kembali dengan air mendidih kecil selama 5 menit agar bakso matang sempurna.
5. Siapkan air dingin dalam wadah/baskom, angkat bakso yang sudah matang dari panci dan masukkan ke dalam air dingin. Biarkan hingga dingin. Tiriskan dan bakso siap dipakai.
6. Bakso fresh tanpa pengawet hanya tahan seharian saja di suhu ruang, tahan seminggu dalam suhu kulkas/chiller dan tahan hingga 2-3 bulan dalam suhu beku/freezer.
(Bahan-bahan baksonya, tepungnya lupa difoto karena belum ditimbang, hihiii... Yang di talenan itu bagian lemak dan tetelan yang saya pisahkan dari dagingnya)
(Daging yang saya gunakan setelah di-thawing hingga lemas kembali)
(Hasil maksimal daging yang digiling dengan blender daging kecil yang saya punya)
(Hasil akhir adonan bakso, pengennya lebih halus lagi tapi blender sudah gak kuat, hehee...)
Tips:
- Soda kue (atau baking powder) fungsinya untuk membantu bakso mempunyai pori halus di dalamnya. Adanya pori ini membantu bakso menyerap bumbu-bumbu dan kaldu dalam kuahnya sehingga rasanya lebih enak.
- Jika menginginkan bakso dengan tekstur yang lebih renyah, bisa juga dicampur dengan sedikit fillet dada ayam. Misalnya 400 gram daging sapi dan 100 gram fillet dada ayam. Tapi saya hanya menggunakan full daging sapi saja.
- Pada saat membulatkan adonan, telapak tangan bisa dioles dengan sedikit minyak goreng agar adonan tidak terlalu lengket di tangan. Kepal-kepal dulu dengan tangan agar permukaan adonan mulus sebelum digenggam dan ditekan keluar.
- Jangan memasukkan bakso langsung ke dalam air yang bergolak mendidih karena air yang sedang bergolak akan merusak permukaan bakso sehingga hasilnya jadi tidak mulus. Bakso yang matang secara perlahan juga teksturnya jadi lebih baik. Ketika bakso sudah mengambang semua baru didihkan.
- Jumlah bulatan bakso yang dihasilkan tergantung ukuran bakso yang dibuat, semakin kecil bulatannya semakin banyak jumlahnya, hehee...
- Jika akan menyimpan bakso dalam kulkas atau freezer, simpan dalam plastik atau zipper bag yang tertutup rapat agar bakso tidak menjadi kering.
Untuk kuah baksonya, saya dapat tips dari kenalan dan tetangga di Indonesia yang punya usaha bakso. Paling nikmat memang kuahnya dibuat dari kaldu tulang kaki sapi dan juga ditambah dengan daging tetelan sapi. Bumbunya standar saja bawang putih, bawang merah, garam, gula pasir, merica bubuk, pala bubuk (saya suka pakai ini) atau ditambah kaldu bubuk bila suka. Karena di kota saya ini tidak ada tulang kaki sapi halal (di kota lain yang lebih besar mungkin ada), kemarin saya membuat kuah baksonya hanya menggunakan daging tetelan sapi saja yang saya dapatkan dari bagian yang disisihkan dari daging yang dipakai untuk membuat baksonya.
Selamat nge-bakso yaaa... Salam hangat dari South Korea ^_^
Jumat, 09 Maret 2018
CRISOLES RAAGOUT SAYURAN
Terdiri dari wortel dan kentang yang dipotong kotak-kotak kecil, jagung
manis kalengan (atau fresh, karena disini cuma ada jagung manis yang
kalengan), ayam suwir dan daun bawang. Bumbunya bawang putih ditumis
sampai harum, masukkan wortel dan kentang, kemudian diberi susu cair
secukupnya. Masukkan jagung manis dan ayam suwir, masak hingga susu agak
menyusut sedikit. Bumbui dengan garam, merica bubuk dan gula pasir
secukupnya. Beri sedikit terigu untuk mengentalkan masak hingga kental.
Matikan api kemudian panas-panas beri sedikit margarin. Aduk rata.
Dinginkan dan siap dipakai deh :)
(Sebagian kulit risoles yang sudah didadar)
(Risoles beku baru keluar dari freezer, siap digoreng)
(Sebagian kulit risoles yang sudah didadar)
(Risoles beku baru keluar dari freezer, siap digoreng)
Risolesnya sebagian dibikin bentuk segitiga dan sebagian lagi digulung
biasa, isinya sama aja sih, cuma lagi iseng aja dibentuk berbeda-beda.
Buat yang belum tau cara membentuk risoles sigitiga, mohon maaf saya
tidak sempat membuat foto step by stepnya karena waktu bikin sudah
lumayan larut malam dan memang kalau memotret pada saat sedang proses
memasak terkadang suka malas kecuali sedang bagus mood-nya
Kamis, 08 Maret 2018
CSosis CSolo
SOSIS SOLO
by Ricke Indriani
Bahan kulit:
300 gram terigu protein sedang/tinggi
1 sdt garam
1/4 sdt merica bubuk
1 sdm gula pasir
4 buah telur ukuran besar, kocok lepas
700 ml air
3 sdm margarin, lelehkan
Bahan isi:
500 gram daging sapi giling, haluskan (atau daging ayam direbus, suwir dan haluskan)
5 butir bawang merah, iris tipis
3 siung bawang putih, cincang halus
1 batang daun bawang, iris halus
1,5 sdt garam (atau sesuai selera)
1 sdt gula pasir
1/4 merica bubuk
1/4 ketumbar bubuk
100 ml air
2 sdm minyak goreng untuk menumis
Pelapis:
1-2 butir telur, kocok lepas
Cara membuat:
1. Buat isinya: Tumis bawang merah dan bawang putih sampai harum. Masukkan daging giling, aduk hingga berubah warna. Tuang air. Masukkan garam, gula pasir, merica bubuk dan ketumbar bubuk. Aduk rata. Masak hingga airnya kering sambil sesekali diaduk. Masukkan daun bawang, masak sebentar. Matikan api. Cicipi, tambahkan bumbu jika ada yang kurang. Dinginkan.
2. Buat kulit: Campur terigu, garam, merica bubuk, dan gula pasir. Aduk rata. Masukkan telur dan tuangi air sedikit demi sedikit sambil diaduk rata dengan hand whisk sampai halus. Saring agar tidak ada gerindil kasar. Masukkan margarin leleh. Aduk rata.
3. Panaskan wajan datar anti lengket, oles sedikit dengan margarin. Tuang 1 sendok sayur, ratakan adonan dengan memutar wajan. Dadar hingga matang dan lakukan sampai adonan habis.
4. Ambil selembar kulit, beri isi daging. Lipat dan gulung. Lakukan hingga habis.
5. Panaskan minyak untuk menggoreng, celupkan sosis solo ke kocokan telur, goreng hingga kecoklatan. Angkat dan tiriskan. Sajikan dengan cabai rawit atau saus sambal.
Rabu, 07 Maret 2018
CSelai CStrawberry
Membuatnya sangat mudah, bahannya hanya strawberry segar, gula pasir dan air jeruk lemon. Air jeruk lemon ini fungsinya sebagai sumber pektin alami (jeruk lemon mengandung kadar pektin tinggi). Pektin adalah serat alami buah yang larut dalam air, bisa membentuk ikatan dengan gula dan asam buah membentuk 'gel'. Penambahan pektin pada pembuatan selai berfungsi sebagai pengental, jadi selai yang dihasilkan akan lebih cepat mengental dan rendemen (hasil) yg didapatkan lebih tinggi, juga mempersingkat waktu pemasakan sehingga selai tidak banyak kehilangan rasa dan aroma aslinya. Pada pembuatan selai komersial biasanya digunakan pektin dalam bentuk bubuk/serbuk, jika membuat selai di rumah maka kita bisa menggunakan perasan air jeruk lemon sebagai pektin alami. Air jeruk lemon juga memberikan rasa asam yang lebih segar pada selai.
Yuk dicoba membuat selai strawberry sendiri, lebih sehat karena tidak memakai pengawet dan juga tidak perlu memakai tambahan lain seperti pewarna, perisa dan penambah aroma. Membuatnya pun mudah.
Homemade Strawberry Jam
by Ricke Indriani
Bahan:
500 gram strawberry segar yang sudah dibuang bagian daun buahnya (berat bersih), cuci bersih dan tiriskan
300 gram gula pasir (bila strawberry yang digunakan asam sekali, bisa ditambahkan gulanya hingga 400 gram)
1 buah jeruk lemon, peras airnya
Cara membuat:
1. Siapkan botol kaca/jar sebagai wadah selai yang bertutup metal. Rebus dalam air mendidih (tujuannya untuk sterilisasi) selama kurang lebih 5 menit. Matikan api. Biarkan botol direndam air panas hingga akan digunakan.
2. Potong-potong strawberry. Masukkan ke dalam panci atau pan dan masak dengan api sedang hingga strawberry melunak dan keluar airnya. Biarkan mendidih sesaat.
3. Masukkan gula pasir, aduk rata. Masukkan air jeruk lemon. Masak dengan api kecil hingga gula pasir larut sambil diaduk-aduk agar bagian bawah tidak cepat gosong. Tekan-tekan potongan buah dengan punggung penganduk kayu agar potongan buah hancur. Bila menginginkan selai yang masih bertekstur, jangan menghancurkan potongan buah terlalu halus. Saat selai mulai mengental, besarkan api aduk hingga selai benar-benar mendidih sebentar saja. Matikan api.
4. Angkat botol selai dari air panas tadi, keringkan dengan tissue atau lap bersih. Panas-panas masukkan selai ke dalam botol. Tutup rapat. Jika memerlukan sterilisasi kembali botol bisa direbus kembali 5 menit setelah diisi dan pastikan tertutup rapat. Dinginkan. Simpan selai dalam kulkas setelah pemakaian agar lebih awet.
Tips:
- Basis 500 gram strawberry bersih (tanpa daun buah) menghasilkan selai 1 botol/jar ukuran standar. Jika ingin membuat lebih banyak bisa menggunakan 1 kg strawberry bersih (hasil 2 botol/jar selai).
- Jangan memasak selai sampai terlalu kental karena selai akan lebih set ketika sudah dingin
- Sesekali selai diaduk-aduk saat pemasakan untuk menghindari bagian bawah cepat gosong
- Jangan keasyikan memasak selai karena jika terlalu lama dimasak dan menjadi kaku nanti jadinya dodol, bukan selai, hihihiiii...
Langganan:
Postingan (Atom)






























